
Skip
(Ulang tahun Ana)
Pagi hari
Trining...trining
Ana segera melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari pacar nya.
Lalu ia segera mengangkat panggilan telepon tersebut.
"Hallo, No" ucap Ana.
"Na, kayaknya aku berangkat ke sekolah nya gak bisa bareng deh" ucap Lino.
"Kenapa emang?" tanya Ana.
"Soalnya aku mau ke bengkel dulu" ucap Lino.
"Oh ya udah gak apa-apa, nanti aku berangkatnya sama ojek aja" ucap Ana.
Lalu Lino langsung mematikan panggilan teleponnya.
"Loh! kok langsung dimatiin sih" keluh Ana.
"Lino gak bisa anter kamu ya?" tanya mamah.
"Iya gak bisa, soalnya dia mau ke bengkel dulu" ucap Ana.
"Ya udah biar mamah aja yang anterin" ucap mamah.
Akhirnya Ana dan mamahnya berangkat menuju sekolah dengan mengendarai mobil.
* Sekolah
Sesampainya di sekolah, Ana segera turun dari mobil.
"Mah, Ana sekolah dulu ya" ucap Ana.
"Iya, belajar yang bener ya" ucap mamah.
"Iya" ucap Ana.
Ana segera pergi menuju kelasnya.
* Kelas
Ana segera menaruh tas nya di meja.
"Kayaknya gue kepagian deh datang nya" ucap Ana karena hanya dia yang berada di kelas.
Beberapa menit kemudian seseorang masuk kedalam kelas, lalu orang itu langsung menghampiri Ana.
"Ana" panggil Bagas.
Sontak Ana langsung melihat kearah Bagas.
"Iya, kenapa?" tanya Ana.
"Happy Birthday ya" ucap Bagas.
Ana segera melihat ke ponselnya dan ia langsung membuka kalender dan ternyata hari ini adalah ulang tahunnya.
"Hmm..makasih Gas" ucap Ana.
"Kadonya nanti nyusul ya" ucap Bagas.
"Gak usah, gak kasih kado juga gak apa-apa kok" ucap Ana.
"Pokoknya nanti gue bakal kasih kado ke luh" ucap Bagas.
"Ya udah gue duduk ke kursi gue ya" ucap Bagas.
"Iya" ucap Ana.
Bagas segera duduk di kursinya.
"ANAAA!!!" teriak Clara yang baru datang.
Clara langsung menghampiri Ana.
"Selamat ulang tahun" ucap Clara.
"Makasih, Ra" ucap Ana.
"Oh iya! ini kado buat luh" ucap Clara sambil memberikan kado kepada Ana.
"Makasih" ucap Ana.
"Iya sama-sama" ucap Clara.
"Oh iya! Lino mana?" tanya Clara.
"Dia lagi ke bengkel katanya" ucap Ana.
"Dia gak bareng luh?" tanya Clara.
"Enggak" ucap Ana.
"Terus luh berangkat ke sekolah nya sama siapa?" tanya Clara.
"Sama mamah" ucap Ana.
"Oh iya, gue yang ngucapin pertama kan?" tanya Clara.
"Bukan" ucap Ana.
"Yah, kirain gue yang pertama" keluh Clara.
"Hmm...pasti mamah luh ya yang ngucapin pertama?" tanya Clara.
"Bukan" ucap Ana.
"Papah luh?" tebak Clara.
"Bukan" ucap Ana.
"Oh, pasti Lino ya" ucap Clara.
Ana hanya menggelengkan kepalanya.
"Raka?" tebak Clara.
"Bukan" ucap Ana.
"Lah! terus siapa?" tanya Clara.
"Bagas" jawab Ana.
"HAH?!" ucap Clara sedikit terkejut.
"Lino emang gak inget hari ulang tahun luh ya?" tanya Clara.
"Gue gak tahu, mungkin dia lupa kali" ucap Ana sedikit sedih.
"Gue chat Lino ya supaya dia tahu bahwa hari ini ulang tahun luh" ucap Clara.
"Gak usah, Ra" ucap Ana.
"Kalau gak dikasih tahu, dia gak bakal inget, Na" ucap Clara.
"Gak apa-apa, jangan dikasih tahu" ucap Ana.
"Ya jangan aja" ucap Ana.
Skip
Anak-anak kelas XII MIPA 4 sedang memperhatikan guru yang sedang menjelaskan materi didepan.
Ana melihat kearah kursi Lino sekilas.
"Lino kok belum datang ya" batin Ana.
"Pagi, Bu" ucap Lino yang baru datang.
"Kamu kenapa telat?" tanya guru.
"Saya tadi habis ke bengkel dulu, Bu. Soalnya motor saya mogok" ucap Lino.
"Ya sudah silahkan duduk" ucap guru.
Lino segera berjalan menuju tempat duduknya.
...****...
Krining...krining
Bel istirahat berbunyi
Ana segera pergi menghampiri Lino.
"No, ke kantin yuk!" ajak Ana.
"Aku lagi main game, Na. Jadi kamu ke kantin nya bareng temen-temen kamu aja" ucap Lino yang sedang fokus bermain game.
"Ya udah deh" keluh Ana.
Ana segera pergi menuju kantin.
* Kantin
Sesampainya di kantin Ana segera membeli makanan dan minuman. Setelah itu, ia segera menghampiri Clara dan Felisa.
"Gak istirahat bareng Lino, Na?" tanya Clara.
"Enggak, Lino nya lagi sibuk main game" ucap Ana sambil memakan makanan yang telah ia beli.
"Oh iya, Na! selamat ulang tahun ya" ucap Felisa.
"Makasih, Fel" ucap Ana.
"Iya" ucap Felisa.
"Nanti kadonya nyusul ya" ucap Felisa.
"Guys" ucap Lia sambil menghampiri Ana, Clara dan Felisa.
Sontak Ana, Clara dan Felisa langsung melihat kearah Lia.
"Iya, kenapa?' tanya Ana.
"Gue boleh duduk disini gak?" tanya Lia.
"Boleh kok" ucap Ana.
Lalu Lia langsung duduk disebelah Ana.
Clara dan Felisa langsung melihat ke satu sama lain.
"Hmm...kalian udah baikan?" tanya Felisa.
"Iya, udah" ucap Ana sambil tersenyum.
"Nah gitu dong! kan jadi enak lihatnya kalau akur kayak gini" ucap Clara.
"Kapan baikan nya?" tanya Felisa.
"Satu Minggu yang lalu" ucap Ana.
"Kok gue baru tahu sih" ucap Felisa.
"Gue juga baru tahu loh" ucap Clara.
"Oh iya, Na! luh ulang tahun ya hari ini?" tanya Lia.
"Iya" ucap Ana.
"Selamat ulang tahun ya" ucap Lia.
"Iya makasih ya" ucap Ana.
"Iya" ucap Lia.
"Kado nya besok ya" ucap Lia.
"Ya ampun, gak usah repot-repot kali" ucap Ana.
"Gak apa-apa, lagian gue pingin kasih kado buat luh" ucap Lia.
"Oh iya, Na! Lino udah ngucapin belum ke luh?" tanya Clara.
"Belum, Ra" ucap Ana.
"Ya ampun, sebagai pacar harusnya dia inget dong hari ulang tahun luh" ucap Clara.
"Mungkin Lino lupa kali, Ra" ucap Ana.
"Lino sengaja kali gak ngucapin, biar nanti dia ngucapin terakhir" ucap Felisa.
"Hmm...mungkin juga sih" ucap Ana.
Setelah selesai beristirahat, mereka berempat segera pergi menuju kelasnya.
Sesampainya di kelas, Ana langsung melihat kearah Lino sekilas. Kemudian ia segera duduk dikursinya.
"Na" panggil Lino sambil menghampiri Ana.
"Kenapa, No?" tanya Ana.
"Nanti pulang sekolah aku mau ke rumah Gilang" ucap Lino.
"Iya terus kenapa?" tanya Ana.
"Kamu gak apa-apa kan pulang sendiri?" ucap Lino.
"Iya, gak apa-apa" ucap Ana.
"Oh iya, tadi pas istirahat kamu makan gak?" tanya Ana.
"Makan kok, tadi aku nitip makanan ke Gilang" ucap Lino.
"Syukur deh kalau kamu udah makan" ucap Ana.
"Selamat siang anak-anak" ucap guru yang baru datang.
"Siang, Bu" ucap semua murid kelas XII MIPA 4.
"No, sana duduk di kursi kamu" usir Ana.
Lino segera pergi menuju kursi nya.
Setelah Lino pergi, Ana langsung fokus memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru.