ARLINO

ARLINO
Episode 80



"Enak gak?" tanya Lino.


"Enak kok" ucap Ana sambil tersenyum.


"Habisin makannya" ucap Lino.


"Iya" ucap Ana.


"Na, makan apa tuh?" tanya Clara sambil melihat kearah Ana.


"Nasi goreng, Ra" ucap Ana.


"Dapet dari mana?" tanya Clara.


"Dapet dari Lino" ucap Ana.


"Oh jadi itu buat Ana, kirain gue buat luh sendiri" ucap Raka sambil melihat kearah belakang.


"Bukannya luh belum makan ya, No?" tanya Gilang.


"Kamu belum makan?" tanya Ana.


"Aku udah makan kok" bohong Lino.


"Kamu bohong ya?" tanya Ana.


Lino pun langsung terdiam.


"Ya udah aku ambilin lagi ya nasi gorengnya, selagi belum berangkat" ucap Ana.


"Gak usah, Na! lagian aku gak lapar kok" bohong Lino.


"Gak apa-apa" ucap Ana sambil pergi.


"Gara-gara luh sih! Ana jadinya harus ngambil nasi goreng lagi" kesal Lino kepada Gilang.


"Siapa suruh ngebohong" ucap Gilang.


...****...


Setelah sampai di lapangan, Ana pun segera mengambil nasi goreng dan 2 air mineral untuk dirinya dan juga Lino.


Setelah selesai mengambil nasi goreng dan air mineral, Ana pun berniat untuk pergi ke bis.


Saat diperjalanan, Ana pun berpapasan dengan Bagas.


"Luh jadian ya sama Lino?" tanya Bagas.


"Kalau iya kenapa?" tanya Ana.


"Nanti kalau luh udah putus sama dia, mau jadian sama siapa lagi? mau jadian sama Gilang? atau mau jadian sama Aldi?" sindir Bagas.


Ana pun tidak menghiraukan ucapan dari Bagas dan ia langsung pergi menuju bis.


Setelah sampai, Ana pun segera masuk kedalam bis. Lalu ia pun segera duduk disamping Lino, didekat jendela bis.


"Nih" ucap Ana sambil memberikan nasi goreng dan air mineral kepada Lino.


"Maafin aku ya" ucap Lino karena tadi ia membohongi Ana.


"Iya gak apa-apa" ucap Ana sambil melanjutkan makannya.


Lalu Lino juga segera memakan nasi goreng tersebut.


"Kenapa, Na?" tanya Lino karena Ana memakan nasi goreng sambil melamun.


"Gak apa-apa" ucap Ana.


"Kamu males pulang ke rumah ya?" tanya Lino.


Ana pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Lino, padahal sebenarnya ia sedang sedih gara-gara perkataan Bagas.


"Atau kamu mau main dulu ke rumah aku? atau jalan-jalan dulu gitu sama aku?" ucap Lino agar Ana tidak merasa sedih.


"Emang kalau jalan-jalan, kamu gak cape gitu?" tanya Ana.


"Enggak, kan jalan-jalannya naik motor" ucap Lino.


"Kamu mau jalan-jalan?" tanya Lino lagi.


"Mau, tapi aku pingin ke rumah dulu soalnya aku belum mandi" ucap Ana.


"Ya udah, nanti aku jemput ke rumah kamu ya" ucap Lino.


"Iya" ucap Ana.


Lalu supir bis pun datang dan supir tersebut segera melajukan bis nya menuju sekolah.


"Udah habis makannya?" tanya Lino.


"Udah" ucap Ana.


"Ya udah siniin sampahnya" ucap Lino.


Lalu Ana pun segera memberikan sterofoam dan bekas air mineral kepada Lino.


Kemudian Lino pun segera memasukan sterofoam dan bekas air mineral tersebut kedalam kantong plastik.


"Oh iya, jalan-jalannya mau kemana?" tanya Lino.


"Terserah kamu" ucap Ana.


"Kamu mau gak ikut ke basecamp Skz?" tanya Lino.


"Hmm..gimana ya" pikir Ana.


"Ya udah deh, aku mau" ucap Ana.


...****...


Setelah sampai disekolah, semua siswa dan siswi pun segera turun dari bis.


"Kamu pulang naik apa?" tanya Lino.


"Aku naik ojek online aja" ucap Ana.


"Lebih baik kamu bareng sama aku aja naik taksi" ucap Lino.


"Enggak ah! aku naik ojek online aja. Lagian jalan ke rumah aku sama ke rumah kamu kan beda arah" ucap Ana.


"Ya udah hati-hati ya" ucap Lino.


"Iya" ucap Ana.


"Udah, bentar lagi juga abang ojol nya nyampe" jelas Ana.


"Kalau kamu udah pesen taksi online nya?" tanya Ana.


"Udah, tuh" tunjuk Lino.


"Terus kenapa kamu masih disini?" tanya Ana kepada Lino.


"Aku nungguin kamu dulu, baru aku pulang" ucap Lino.


"Kamu duluan aja, aku gak apa-apa kok. Lagian bentar lagi nyampe abang ojol nya" jelas Ana.


"Enggak, aku tungguin aja sampe abang ojol nya datang" kata Lino.


"Kasihan tuh supir taksi nya nungguin" ucap Ana.


"Gak apa-apa, lagian dia lagi nyantai kok" ucap Lino.


Kemudian abang ojol pun datang.


"Permisi, neng yang pesen ojol ya?" tanya Abang ojek online.


"Iya" ucap Ana.


"No, aku pulang dulu ya" ucap Ana.


"Iya, hati-hati ya" ucap Lino.


Lalu Ana pun segera menaiki motor abang ojek online itu. Kemudian abang ojek online itu pun segera melajukan motornya menuju rumah Ana.


Setelah Ana pergi, Lino pun segera menghampiri taksi yang dia pesan. Lalu ia pun langsung masuk kedalam taksi tersebut.


"Maaf ya, pak! udah nunggu lama" ucap Lino.


"Iya gak apa-apa" ucap bapak supir.


"Nanti saya bayar dua kali lipat deh" ucap Lino.


"Beneran nih?" tanya bapak supir.


"Iya, beneran" ucap Lino.


...****...


Setelah sampai, Ana pun segera masuk kedalam rumahnya.


"Eh anak mamah udah pulang" ucap mamah yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


Ana pun hanya tersenyum mendengar ucapan mamahnya.


"Ya udah, mah! aku mau mandi dulu ya" ucap Ana.


"Iya" ucap mamah.


Lalu Ana pun segera pergi menuju kamarnya, setelah itu ia pun segera mengambil pakaiannya. Kemudian ia pun segera pergi menuju kamar mandi.


15 menit kemudian...


Setelah selesai mandi, Ana pun langsung pergi menuju ruang tamu. Lalu setelah sampai, Ana pun segera duduk disebelah mamahnya.


"Kamu udah makan belum?" tanya mamah.


"Udah, mah" ucap Ana.


"Makan sama apa?" tanya mamah.


"Nasi goreng" ucap Ana.


"Seru gak camping nya?" tanya mamah.


"Seru banget" ucap Ana.


"Karena ada Lino ya, makanya jadi seru" ucap mamah sambil tersenyum.


"Enggak kok, mah" ucap Ana.


"Masa?" ucap mamah sambil tersenyum.


"Iya" ucap Ana.


"Lino orangnya baik gak?" tanya mamah.


"Baik banget" jelas Ana.


"Tadi juga dia ngasih Ana nasi goreng, padahal dia nya sendiri belum makan" ucap Ana.


"Perhatian banget ya dia" ucap mamah.


"Iya" ucap Ana.


"Papah kemana, mah?" tanya Ana.


"Papah kan lagi kerja" ucap mamah.


"Beneran kerja?" tanya Ana.


"Maksud kamu?" tanya mamah.


"Enggak jadi, mah" ucap Ana.


"Oh iya, mah! aku sekarang mau jalan-jalan sama Lino" ucap Ana.


"Mau jalan-jalan kemana?" tanya mamah.


"Hmm...ke pantai" bohong Ana.


"Oh ya udah, tapi jangan main air ya" ucap mamah.


"Iya, mah. Lagian kan aku udah mandi, masa main air" ucap Ana.


"Oh iya, mamah hampir lupa" ucap mamah.


"Kenapa, mah?" tanya Ana.


"Kamu tunggu bentar ya" ucap mamah.


Lalu mamah pun segera pergi menuju kamarnya.