My Kenzo

My Kenzo
Sinopsis Musim Ke 2



πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€**Ini cuma sinopsis, rangkuman cerita, musim ke dua!! Bukan lanjutan chapternya!!


Dalam artian, nanti akan dijabarkan di musim ke dua bagaimana mereka bertemu...πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€**


Seorang pemuda melangkah duduk di samping temannya di sebuah warung pinggir jalan. Penampilannya berubah dari yang terbiasa memakai kaos berbahan spandek bergambar calon presiden dan wakil presiden, beserta gambar paku.


Menjadi pria berbalut pakaian bermerek, jam tangan yang entah berapa harganya.


"Barang bermerek..." temannya tertawa tiada henti.


"Diam!! Kamu kira menjadi pria simpanan itu menyenangkan!?" wajahnya terlihat gusar, menghela napasnya berkali-kali.


"Kenapa? Bukannya bagus? Istri pengusaha yang membiayai seluruh hidupmu. Kita tiru saja YouTubers ternama, 'Jam tangan satu milyar? Murah banget!!'," tawa sahabatnya makin kencang saja.


"Omong-ngomong kenapa kamu bisa menjadi pria simpanan?" tanya sahabatnya.


"Ini dimulai saat aku menjadi cosplayers di pesta ulang tahun sepasang anak kembar. Dua orang anak yang manis,"


"Ibu mereka tiba-tiba memelukku, begitu juga kedua anak itu..." ucap Dava menghela napas kasar.


"Lalu?" sahabatnya memasang telinganya baik-baik penuh rasa penasaran.


"Aku mendorongnya, walaupun cantik, bodynya bagus tetap saja istri orang..." Dava, kembali menghela napas.


"Lalu...lalu ..." temannya seolah ingin bujangan lapuk itu melanjutkan cerita perselingkuhannya. Mendamba istri orang lain, dosa indah yang dilakukannya.


"Ayahku membuat masalah lagi, setelah berhutang besar akibat temannya menjaminkan namanya untuk meminjam uang. Temannya melarikan diri setelahnya..."


"Aku yang tidak punya koneksi dan kenalan, akhirnya menghubunginya meminta bantuan, dijemput olehnya menggunakan mobil. Dia menyingkap model rambutku, meraba dahiku. Setelahnya dia berbisik, akan membantuku, jika aku bersedia menjadi pria simpanannya," pemuda itu meraih sekaleng soda berwarna bening, meminumnya. Mengingat malam panasnya sebagai pria simpanan.


"Lalu...lalu..." temannya bertambah antusias mendengarkan ceritanya.


"Dia membawaku ke sebuah villa, menyuruhku membuka kemeja. Meraba bekas luka di perut dan punggungku. Dia berkata 'Aku mencintaimu,' setelahnya menangis terisak. Menciumku... kemudian... kemudian..." Dava mengacak-acak rambutnya sendiri, merutuki hal bodoh yang dilakukannya.


"Kemudian tidak tahan dengan godaannya, menerkamnya tanpa ampun. Menikmati segalanya hingga pagi..." temannya tertawa terbahak-bahak.


"Bagaimana kamu bisa tau, a...aku sampai heran dengan diriku sendiri..." Dava mengacak-acak rambutnya frustasi. Tidak pernah menyentuh tubuh wanita selama ini. Namun dengan istri konglomerat itu rasanya berbeda. Menatap wajahnya dari dekat saja rasanya ingin memeluknya. Hatinya bagaikan berdebar tiada henti, darahnya berdesir, bagaikan tidak dapat mengendalikan tubuhnya.


Dan sialnya perbuatan dosanya itu sudah terjadi berulang kali."Aku harus mengakhiri ini..." lanjutnya.


"Kenapa harus diakhiri? Hidup sebagai pria simpanan tidak buruk. Ibumu dapat berobat, ayahmu yang sering membuat masalah, kamu tidak perlu mencemaskannya lagi. Bahkan bisa menginjak-injak mantan tunanganmu yang tidak setia," temannya yang berpakaian security menghela napas kasar.


"Siapa?" sahabatnya itu mulai meminum kopi susu ABC, yang disuguhkan penjaga warung.


"Kenzo, pemilik W&G Company. Kamu pasti tidak pernah mendengarnya kan? Perusahaan itu tidak memiliki cabang di negara ini. Desas-desus yang beredar, karena suaminya, salah satu jaringan mafia tertangkap kepolisian federal, pria itu juga menghancurkan beberapa perusahaan besar. Beberapa waktu ini W&G semakin berkembang pesat, karena iblis bernama Kenzo..." wajah Dava pucat pasi, mengingat sosok yang sempat dicari informasi tentangnya di internet.


Walaupun tidak dapat menemukan satupun fotonya. Namun, dari artikel yang dibacanya bisa dibayangkan. Betapa mengerikian suami dari wanita yang menjadikannya pria simpanan.


Mungkin dalam bayangan Dava, sosok Kenzo bagaikan pengusaha muda, membawa senjata laras panjang bersiap untuk menebak dirinya. Yang berani meniduri istri seorang Kenzo.


"Pemilik W&G Company? Anak kembar yang berusia 7 tahun bukan?" tanya sahabatnya dengan wajah pucat pasi. Dijawab dengan anggukan polos oleh Dava.


"Anak kembar itu bahkan lebih mengerikan, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri. Mereka mendatangi club'malam, mencari orang yang berani menyamar menggunakan nama 'Kenzo' ayah mereka, bersama dua orang kakak angkat mereka, dan dua orang bodyguard. Orang gemuk yang menggunakan nama Kenzo itu dihajar hingga masih berada di rumah sakit sampai saat ini..." ucapnya yang memang bekerja sebagai security di club'malam.


"Satu lagi, aku dengar-dengar ibu mereka bahkan lebih sadis daripada kedua anaknya..." lanjutnya.


Dava mengenyitkan keningnya,"Mereka anak yang baik dan manis. Amel juga, dia pandai memasak, dan baik hati..." ucapnya tidak mengerti dengan penjabaran sahabatnya.


Hingga sebuah mobil berharga fantastis berhenti di depan warung. Menurunkan sepasang anak kembar, laki-laki dan perempuan.


"Paman Dava, aku membuatkan kue untukmu. Tapi maaf kuenya terlalu matang..." mata Febria berkaca-kaca, membawa sebuah paperbag.


"Paman, menginap lah di villa, kita main PS bersama..." Ferrell memegang tangan Dava.


Dua iblis ini, kenapa jadi jinak... teman Dava hampir saja menjatuhkan gelas kopinya.


Tin...tin...tin...


Wanita rupawan bertubuh menggoda membuka kaca jendela mobil,"Sayang, ayo kita bersenang-senang malam ini..."


Wajah teman Dava seketika pucat pasi, singa betina dan dua parasit pembunuh menjadi jinak di hadapan pria polos yang bekerja sebagai cosplayer di taman hiburan?


"Aku harus mengakhiri semua ini, sebelum iblis bernama Kenzo memenggal kepalaku..." gumam Dava, menghela napasnya berkali-kali.


Takut akan permainan yang dimulainya dengan istri orang lain. Permainan panas yang membuatnya kesulitan berhenti. Perlahan menginginkan keluarga itu menjadi miliknya sendiri.


"Nikmati, dan matilah dalam bahagia, karena malam ini kamu tidak akan dapat menahan diri. Berakhir pasrah di tempat tidur, menikmati tubuh istri iblis... kemudian mati dipenggal oleh suaminya..." teman Dava kembali tertawa tiada henti.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€Itu saja sinopsis dari musim ke dua. Sebelum musim ke dua dimulai, akhir musim pertama akan ada bonus chapter, tapi tidak sepenuhnya tentang Kenzo dan AmelπŸ€πŸ€πŸ€πŸ€