Hopeless

Hopeless
Chapter 138 - Special Darrel's PoV



Kemarin kalian dapat cerita sedikit tentang kisah hidup Lunetta ya? Pantas aja kemarin dia nangis – nangis di depan saya. Emang dasar author suka bikin Luna yang notabene kekasih saya. Kalian tahu? Tadi malam Author paksa saya buat ceritain juga seikit kisah hidup saya yang gak kalian tahu. Tentu saya menolak, tapi setelah dipikir, mungkin saya perlu melakukan hal ini karna Author gak mau lanjutin dulu kisah saya yang masuk jurang.


Sial memang, sudah saya dibuatnya masuk jurang, dia tidak berniat menolong saya keluar dari sana dan malah minta saya buat mengulur waktu kalian. Kalau kalian bertanya bagaimana saya dan Radith keluar dari jurang itu, yah, mungkin bulan depan akan diceritakan oleh Author, ada cerita seru sekaligus menegangkan yang akan mengisi satu part penuh di sana.


Tunggu saja yaaa. Oke, karena saya diminta untuk mengulur waktu kalian, ijinkan saya Giovan Darrel Atmaja, mencerikatan sedikit kisah dari hidup saya hingga sampai seperti ini. Namun karna saya suka kerapian, saya tidak akan menggunakan bahasa saya sendiri dalam menceritakan kisah ini. Tanpa berlama lagi, Let's the Story begin.


Suara tangisan dua bayi kembar memenuhi ruangan itu. Mereka bersuka cita karna semua selamat, baik ibu maupun bayi kembar itu. Tuan Atmaja yang sudah menanti datangnya putra tentu merasa bahagia, apalagi dia langsung mendapat dua sekaligus.


Mereka kembali ke rumah besar nan nyaman yang terletak di salah satu tempat tersembunyi, mengingat tuan Atmaja memiliki tak sedikit musuh yang selalu mengincar nyawa keluarganya. Mereka tak bisa mengambil resiko dengan tetap tinggal di tengah masyarakat. Saat terdengar kabar putra tuan Atmaja lahir. Ketegangan akan keselamatan dua anaknya tentu menjadi taruhannya.


Tuan atmaja tak mau rugi banyak, mereka semua tahu jika tuan Atmaja memiliki putra yang baru lahir, namun tak ada yang tahu jika beliau juga memiliki putri yang lahir bersama putra mereka. Mereka akhirnya memutuskan untuk menyembunyikan kelahiran putri mereka dan menitipkan puteri itu pada saudara mereka yang cukup jauh dan sangat mereka percaya untuk melindunginya.


Benar saja, tak lama berselang setelah putri tuan Atmaja dititipkan. Mereka diserang habis – habisan pada malam hari, beruntung karna mereka bisa melarikan diri dari rumah itu dan membakar rumah itu serta memalsukan kematian putra mereka untuk sementara waktu sampai putra mereka sedikit lebih besar.


Orang tua itu memilih menamai anaknya dengan Giovan Darrel Atmaja dan Giovanni Dara Atmaja. Nama yang tidak kreatif, namun mereka bahagia bisa menamai anak mereka dengan nama yang memiliki arti yang indah. Beberapa kali mereka mengunjungi Dara, namun tentu menjadi hal yang sulit karna gerak – gerik mereka selalu diawasi.


Hingga pada akhirnya, mereka mulai mengetahui bahwa Dara tak mau menganggap orang tua Darrel sebagai orang tuanya. Gadis itu salah paham akan semua yang terjadi, dia menganggap orang tuanya membuangnya tanpa tahu semua itu dilakukan untuk melindunginya. Hingga akhirnya Darrel dimasukkan ke sekolah yang sama dengan Dara sejak SD untuk melindungi gadis itu.


Saat SD, Dara selalu mengalami waktu yang sulit, gadis itu tahu bahwa Darrel adalah kakak kembarnya, namun gadis itu dilarang untuk mengungkapkan semua itu. Sedang keberadaan Darrel yang selalu di dekatnya seringkali membuat banyak orang salah paham dan menyimpulkan hal lain.


Waktu itu Dara sedang duduk di kantin, memakan bakso yang dia beli dari kantin, duduk sendiri karna dia tak memiliki seorang temanpun. Tiba – tiba ada segerombolan anak datang kepadanya, nemunpahkan saos yang sangat banyak ke mangkok gadis itu lalu pergi begitu saja. Bagaimana bisa anak SD melakukan hal sekeji itu pada teman sebayanya? Yah, tapi itu sungguh nyata terjadi, Dara harus menerima semua hal itu dalam hidupnya.


Darrel yang mengetahui Dara menjadi korban bully teman kelasnya tentu tak bisa menerima hal itu. Darrel berusaha membela Dara dan melindungi serta selalu ada di samping adiknya selama di sekolah tanpa tahu hal yang dilakukannya justru menambah kemarahan teman – teman Dara yang memang menyukai Darrel


Mereka semua menganggap Dara terlalu centil dan sombong karna memiliki Darrel di sisinya. Ingin Dara memberitahu satu sekolah itu bahwa Darrel dan Dara adalah saudara, saudara satu dara, satu ibu, bahkan satu rahim di waktu yang sama, meski wajah mereka tak identik karna bukan satu sel telur yang dihuni dua sprema. Mereka hidup di dua sel telur berbeda selama sembilan bulan.


Kisah pembullyan terus berlanjut sampai akhirnya mereka lulus dari SD itu dan bersekolah di SMP yang sama dengan kelas yang berbeda. Hal itu membuat Darrel tak lagi dekat dengan Dara, meski Darrel masih bisa mengontrol adiknya, dia cukup mengerti untuk tak begitu dekat demi melindungi adiknya itu.


Saat masa Sekolah Menengah Pertama inilah Darrel menemukan cinta monyetnya. Kala itu dia masuk ke kelasnya dan duduk diam di tempatnya. Tiba – tiba datang seorang gadis yang duduk di sebelahnya karna tak ada lagi tempat kosong di kelas itu. Darrel kira orang itu akan menggodanya atau sekadar memancing perhatiannya seperti yang sudah – sudah.


Namun gadis itu ternyata sungguh pendiam dan lugu, bahkan tak mengajak Darrel bicara apapun, tak membuat Darrel merasa tak nyaman dengan kehadirannya. Hal itu membuat Darrel malah jadi penasaran dengan gadis yang ada di sebelahnya dan mulai mengajak gadis itu bicara.


" Hei, nama kamu siapa?" tanya Darrel muda pada gadis itu. Gadis itu menengok ke arah Darrel dan menatap lelaki itu heran, lalu melihat sekeliling untuk memastikan pada siapa Darrel bicara. Setelah memastikan tak ada orang lain lagi yang mungkin diajak bicara, gadis itu meletakkan bukunya dan fokus pada Darrel.


" Nama aku? Fera, kalau kamu?" tanya gadis itu dengan ramah namun tak berelbihan, tak berusaha melakukan kontak fisik pada Darrel. Senyum manis itu langsung terukir rapi di benak Darrel, bahkan sampai saat ini dia tak bisa melupakan senyum itu mski semua rasa yang Darrel punya sudah hilang bersama berubahnya sikap Fera.


Darrel semakin akrab dengan Fera, bahkan sesekali lelaki itu main ke rumah Fera dengan dalih mengerjakan tugas bersama, namun malah berakhir dengan Darrel yang bermain bersama dengan Fera. Tapi mohon kalian semua jangan salah paham, karna semua yang dilakukan Darrel tak melangkahi batas normal atau norma yang berlaku.


Merka hanya main video game di ruang tamu dimana pelayan rumah berlalu lalang untuk membereskan rumah itu. Tak ada hal lain yang terjadi, hanya normalnya cinta anak yang masih labil dan bahkan tak tahu apa arti dari yang mereka rasakan. Namun karna mengikuti tren yang ada, Darrel mencoba untuk menyatakan cintanya untuk Fera.


Seperti yang kalian duga, Fera menerima cinta Darrel dan bahkan dengan suka cita menerima segala yang dimiliki lelaki itu, baik sifat maupun paras. Bahkan mungkin hanya Fera yang tahu jika Darrel memiliki sedikit gangguan mental, ya, lelaki itu tak bisa mengontrol perbuatannya jika lelaki itu merasa depresi.


Namun anehnya, Darrel langsung melupakan semua yang sudah dia lakukan saat depresinya sudah hilang dan menganggap semua tak pernah terjadi. Fera tak pernah tahu gangguan mental macam apa itu, dia bahkan tak pernah mencoba mencari tahu karna yang dia tahu Darrel mencintainya dan dia juga mencintai Darrel. Hal itu sudah cukup bagi Fera.


Sampai pada akhirnya Fera menghilang. Gadis itu menghilang tanpa jejak, tanpa kabar, dan bahkan gadis itu menghapus semua akses komunikasi mereka. Darrel tak tahu apa yang terjadi, yang dia tahu Fera meninggalkannya, jiwa anak SMP yang labil langsung mendominasi lelaki itu. Lelaki itu berubah menjadi dingin dan tak peduli pada gadis manapun lagi.


Sampai akhirnya Darrel lulus dari SMP itu dan dipaksa papanya untuk mengambil sekolah khusus bisnis, namun karna Darrel tahu jika hal itu bukan bakat dan minatnya, Darrel menolak dengan tegas dan memilih untuk masuk ke STM Taruna dimana memang dia menyukai hal yang berhubungan dengan elektronika.


Tuan Atmaja tak suka dibantah, pria tua itu memilih untuk menghukum Darrel dengan membuang lelaki itu k apartemen kecil dengan fasilitas yang minim, uang saku yang sangat sedikit srta menantang lelaki itu untuk membuktikan keniatannya dalam bidang yang dia minati. Tuan Atmaja memberikan sedikit modal untuk Darrel memulai usahanya, dan dengan berani lelaki itu mengambil keputusan untuk menerima tantangan itu.


Darrel mulai hidup miskin meski gelar Atmaja tetap ada di name tag bajunya. Lelaki itu mulai membuka warung kecil – kecilan hanya dengan bantuan Angga, sahabat yang dia miliki di STM Taruna. Bakat memasak Darrel yang memag mengesankan membuatnya dengan mudah mengembangkan usaha warung kecil itu hingga menajdi besar.


Semakin besar dengan jumlah pegawai yang kian banyak. Akhirnya Darrel memberanikan diri untuk meminjam modal pada papanya dan mendirikan restornnya sendiri. Restoran dengan resepnya yang menjadi koki di sana. Darrel mulai mengajari pegawainya untuk memasak sesuai resepnya hingga dia memiliki koki khusus sendiri.


Kini usaha itu sudah berkembang pesat. Bahkan Darrel bisa mengembalikan modal kurang dari satu tahun dan bisa membeli berbagai barang termasuk sebuah mobil dari hasil bisnis restorannya. Kini Restoran itu sudah memiliki banayk cabang hingga Darrel tak perlu bekerja lagi untuk mendapatkan uang.


Tak lama setelah kesuksesan Darrel, lelaki itu dipanggil kembali oleh papanya yang merasa cukup dengan pembuktian Darrel. Lelaki itu akhirnya diijinkan melakukan sesuatu sesuai keinginannnya namun tetap pada tanggung ajwabnya sebagaai anak yang baik. Semua fasilitas Darrel dikembalikan dan lelaki itu kmbali menjadi keluarga Atmaja yang sesungguhnya.


Darrel aktif di STM Taruna dengan mengikuti organisasi OSIS dan bahkan menjadi ketua OSIS, meski sebenarnya Darrel yakin mereka semua memilih Darrel karna tampang rupawannya. Namun Darrel bisa membuktikan bahwa bukan hanya tampangnya yang rupawan, namun strategi dan otak serta instingnya bisa membuat sekolah ini menjadi maju dibanding sekolah lain.


Hal itu sungguh terjadi. Darrel menjadi juara nasional LKS saat dia kelas sepuluh dan OSIS STM Taruna jadidiperhitungkan oleh Sekolah lain. Bahkan banyak siswa dari sekolah lain mulai tahu dan mengenal bagaimana Darrel Atmaja dan bagaimana STM Taruna, hingga banyak siswa yang berbondong – bondong mengikuti Tes untuk masuk ke sekolah yang memang epic dalam bidang akademik maupun non akademik.


Hingga tibalah hari itu, dimana Darrel sedang mengendarai mobil sport nya dan tiba – tiba mobil itu berhenti dan tertabrak dari belakang. Lelaki itu terkejut bahkan kepalanya terbentur stir mobil karna itu. Tiba – tiba seorang gadis muncul dihadapannya dan mengetuk pintu mobilnya dengan wajah yang marah. Darrel langsung terpesona dengan wajah gadis itu.


Ini adalah pertama kali setelah Fera pergi, Darrel tertarik pada gadis yan gbahkan tak pernah dilihat atau ditemuinya. Darrel kelaur dari dalam mobil dengan wajah bersalah, namun wajah bersalah itu berubah jadi bingung saat gadis di hadapannya memaku menatapnya


" Lo pasti jodoh gue."


Itulah kalimat yang sampai saat ini terniang jelas di benak Darrel sampai detik ini, tak pernah menyangka jika semua yang di katakan Luna membuat lelaki itu terus mencari tahu keberadaan Luna. Mereka sempat bertukar kartu nama, namun karna kecerobohan Darrel, kartu nama itu lenyap entah kemana dan Darrel tak bisa lagi menemukan jejak gadis itu.


Lebih dari satu minggu kemudian, saat lelaki itu mengawasi jalannya MOS di STM Taruna, dia mendapat kabar bahwa salah seorang siswi yang dihukum karna terlambat pingsan. Karna Darrel adalah ketua OSIS, Dia langsung menghampiri orang itu dan terkejut seketika. Bagaimana tidak? Gadis yang coba dia cari kini muncul dengan sendirinya dihadapannya.


Darrel langsung menggunakan kesempatan ini untuk berkenalan dan ingin mengetahui tentang gadis itu lebih lanjut. Sampai Darrel mendapat fakta kedekatan Luna dengan Radith. Darrel tetap mengawasi Luna dan Radith dari jauh. Menjadi pengagum rasahia meski banyak gadis yang juga kagum padanya. Pertama kali dalam hidup Darrel dia melakukan hal itu untuk seorang gadis. Bahkan Darrel tak sampai seperti ini pada Fera.


Sampai akhirnya Darrel menyadari, dia jatuh hati pada gadis bernama Lunetta, dia jatuh hati meski gadis itu telah memberikan hatinya pada Radith. Darrel tetap setia dan teguh pada pilihannya, meski Angga selalu mengatai bodoh karna keputusannya.


Pada suatu sore Darrel melihat Luna yang berlari ke arah atap sekolah itu. Tempat yang baru Darrel ketahui keberadaannya setelah mengikuti Luna ke tempat ini. Di sana Luna melihat Radith berdebat dengan Luna, bahkan Radith tega mengata – ngatai Luna dan membuat gadis itu menangis sesenggukan.


Lelaki itu langsungmeninggalkan Luna setelah meminta Luna berhenti menyukainya, Lunaterduduk seketika, lelaki itu terkaget karna keberadaan Darrel, namun dia mengabaikan Darrel dan langsung pergi dari sana. Tanpa Luna sadari, Darrel ada di tempat itu, menunggu Luna dan menjaga gadis itu tanpa gadis itu ketahui.


Meski setelah itu Luna berubah padanya, dia tetap melindungi Luna dari jauh, meski jika soal hati, dia tak bisa memaksa Luna untuk tak mencintai Radith. Namun akhirnya dia bisa menyampaikan semua perasaannya pada Luna dan rela menanggung beban perasaan karna Luna masih menyukai Radith.


Percayakah kalian jika Darrel tak pernah menyesali hal itu? Bahkan jika Darrel tak melakukan hal senekat itu, sampai saat ini mungkin Luna yak akan pernah ada di pelukannya. Luna tak akan mengetahui bahwa Darrel akan ada dan akan selalu berusaha untuk ada bagaimanapun kondisi Luna.


Ini adalah sedikit kisah cinta buta yang dirasakan oleh Giovan Darrel Atmaja. Untuk kalian yang masih ragu akan arti pengorbanan, percayalah, kalian akan mendapat jauh lebih banyak jika kalian berani ambil resiko untuk mengorbankan suatu hal. Entah itu ke arah yang baik, ataupun sebaliknya.