Ex Mafia Hot Daddy

Ex Mafia Hot Daddy
# Part 63 EMHD



Aisyah dan Nikita sedang sibuk ber swa foto di taman depan rumah seorang Alexander Smith mantan mafia senjata ilegal di Rusia. Mereka sedang menunggu Reisya, sahabat Aisyah berkebangsaan Indonesia yang akan datang makan siang di rumah itu. Nyonya cantik itu berharap Reisya tidak kesasar karena sampai sekarang gadis itu belum datang juga.



Sedangkan Alex menemani kedua perempuan beda usia yang lebih mirip kakak beradik itu sambil menunggu kabar dari pengacara dan orang-orang penting di negara ini tentang kasus yang membelit Omar sang kakak ipar.


Alex menatap istrinya dengan gemas karena sedari tadi sibuk dengan handphonenya yang baru dan tidak memperdulikan dirinya yang sudah lama duduk di sana dengan diam seperti seorang bodyguard yang menjaga majikannya.



"Aisyah, lihat aku sayang, aku bisa mengambil kembali handphone itu jika kamu lebih sibuk dengannya daripada aku." ujar Alex dengan wajah tak bersahabat.


"UPS, maaf sayang. Kamera handphone ini bagus sekali. Aku kelihatan cantik setiap berfoto di kamera ini hihihi." jawab Aisyah polos tidak mengerti kalau suaminya sudah ingin menyerangnya dengan ciuman bertubi-tubi.


cekrek


cekrek


"Iyya Daddy, ayo kemari kita ambil gambar bertiga." panggil Nikita karena gadis kecil itu juga sangat bahagia dengan aksi mereka yang mengambil gambar dengan gaya berbeda-beda.


"Ini bukan kameranya yang cantik tapi kalian berdua memang cantik." ujar Alex sembari ikut berfoto bertiga. Ia meraih pinggang Aisyah agar semakin rapat padanya. Dan saat kamera sudah siap membidik ia malah mengambil kesempatan dengan mencium pipi istrinya lembut hingga hasil dari gambar itu sangatlah bagus. Mereka nampak seperti keluarga kecil yang sangat bahagia.


Tiba-tiba sebuah mobil hitam memasuki halaman luas di rumah itu. Dan ternyata yang turun bukan cuma Albert sang pemilik mobil tetapi juga Reisya tamu yang sedang ditunggu-tunggu.




Gadis itu langsung berlari ke arah Aisyah dan memeluknya dengan senang hati.


"Selamat datang Reisya di rumah suamiku." ujar Aisyah dengan wajah gembira.


"Wah terima kasih sudah mengundang aku kemari, aku senang sekali." jawab Reisya dengan menatap kagum rumah yang sekarang ditempati oleh Aisyah bersama suaminya.


"Reisya ini suamiku, Alexander Smith." ujar Aisyah memperkenalkan sosok pria tampan yang sangat dicintainya itu.


"Senang berjumpa dengan mu tuan, Smith." ujar Reisya sembari menunduk hormat. Ia tahu sosok ini adalah orang yang cukup berpengaruh di Rusia.


"Aku sudah pernah melihat anda tuan di kantor KBRI beberapa hari yang lalu." ujar Reisya lagi karena Alex hanya tersenyum tipis padanya.


"Dan ini adalah putriku yang sangat cantik." lanjut Aisyah memperkenalkan Nikita sang putri.


"Halo, Aunty Reisya, aku Nikita. Aku sangat suka melihat permainan angklungmu."


"Terima kasih Nikita. Aunty juga suka sama Nikita yang sangat bersemangat belajar."


"Kalian tidak memperkenalkan aku?" tanya Albert yang baru ikut bergabung.


"Kenapa kalian bisa datang bersama?" tanya Aisyah sambil memandang Reisya dan Albert bergantian.


"Oh, itu aku yang iseng menghubungi Reisya dan kebetulan ia menanyakan dimana alamat rumah ini, jadi aku jemput deh di flatnya." jawab Albert dengan gaya sok coolnya.


"Ayok Reisya kita masuk. Aku akan memasak masakan Rusia yang aku bisa hehehe."


"Hum, baiklah aku akan melihatmu memasak. Semoga saja enak." ujar Reisya sambil mengikuti langkah sang nyonya rumah ke dalam rumah yang sangat luas dan indah itu.


"Eh, kamu meragukan aku ya?"


"Wow dapur ini cantik sekali, aku jadi tidak tega berkotor- kotor di dalam sini." ujar Reisya takjub. Ide untuk membuat makanan di dalam tempat itu jadi hilang karena tidak rela membuat kekacauan di dapur itu.


"Baiklah nona Reisya, aku akan membuatkan mu Beef Stroganof, kuliner khas Rusia." ujar Aisyah bersemangat karena baru pertama kali ini diizinkan oleh suaminya untuk memasak. Biasanya hanya ikut menata makanan di atas meja setelah semua disiapkan oleh para pelayan. Ia sekarang memakai celemek dan memberikannya juga pada Reisya.


"Apa yang bisa aku bantu mom?" tanya Nikita yang ikut bergabung bersama mereka.


"Kamu duduk saja sayang, nanti tanganmu teriris pisau yang tajam ini." bujuk Aisyah agar putrinya itu duduk tenang saja.


"No, mommy aku juga ingin ikut membantu."


"Baiklah, kamu cuci paprika ini dan simpan di sini." ujar Aisyah mengalah. ia tahu putrinya itu suka keras kepala.


"Baiklah mommy, aku siap." jawab Nikita dengan semangat. Reisya tersenyum dengan keakraban dua ibu dan anak ini. Meskipun ia sangat penasaran bagaimana kisah keluarga Aisyah ini karena selama 3 tahun bersamanya, ia tak pernah mendengar kalau sahabatnya ini punya keluarga lain selain Omar dan ayahnya.


Setelah berkutat di dapur hampir satu jam, siaplah beberapa makanan seperti, Beef Stroganof,


Makanan khas Rusia ini merupakan sajian dari daging sapi. Citarasa yang didapat ketika menikmati stroganoff adalah citarasa yang gurih, asin, pedas, dan sedikit asam. Yup, rasa asam didapatkan dari penggunaan saus khas Rusia yaitu smetana yang bercitarasa asam.


Daging sapi yang telah disiapkan kemudian ditumis bersama saus smetana, paprika, bawang bombay, dan bubuk oregano.


Stroganoff tidak hanya dapat dimasak dengan daging sapi, namun jika tidak ada daging sapi, kita dapat juga menggunakan ayam dan jamur.


Honey cake dari Rusia atau biasa disebut Medovik ini merupakan hidangan penutup atau dessert.


Dari namanya saja sudah kita sudah bisa membayangkan jika hidangan yang satu ini merupakan hidangan kue yang manis. Tekstur dari medovik ini tentunya sangat lembut dan berlapis.


Medovik terbuat dari adonan kue yang dicampur dengan madu. Dalam membuatnya, medovik ini biasanya terdiri dari 5-10 lapisan kue yang lembut dan dicampur dengan krim dan madu.


Dalam penyajiannya, medovik ini diberi topping taburan kacang yang sudah dihancurkan. Selain menambah kekayaan citarasa, taburan kacang tersebut juga membuat paduan tekstur yang lembut dan renyah.


Salted Hering Fish, di Rusia juga terdapat hidangan seafood yang segar. Jika dilihat dari namanya, jelas hidangan yang satu ini merupakan hidangan ikan yang diawetkan dengan garam seperti yang bisa kita jumpai di Indonesia.


Jika di Indonesia, kita dapat menemukan banyak ikan yang diawetkan dengan garam seperti tongkol, atau pun pari, di Rusia ada yang namanya ikan hering.


Ikan hering ini mengalami proses pengawetan yang diasapi dengan garam yang menjadikannya awet. Hidangan ini dapat disajikan dengan menggunakannya dalam masakan.


Selain ikan hering, di Rusia juga sering menggunakan ikan salmon sebagai pengganti ikan hering.


Aisyah tampak puas dengan hasil masakannya bersama Reisya dan Nikita. Ia kemudian meminta pelayan untuk memanggil para pria yang masih sangat sibuk di taman membahas tentang kasus yang menimpa Omar.


"Rusia sekarang sedang giat-giatnya memberantas korupsi di tubuh pejabat-pejabat pemerintahan." ujar Alex dengan nafas berat. Ia sangat berharap kalau Omar benar-benar tidak melakukan apa yang dituduhkan oleh beberapa orang yang ada di rumah sakit itu.


"Mohon maaf tuan. Nyonya Aisyah memanggil anda untuk makan siang sekarang." ujar pelayan itu sopan.


"Kami akan segera kesana." jawab Alex dengan pikiran yang masih sangat kacau. Berharap Anna Pominov, salah satu agennya bisa menemukan bukti secepatnya yang akan membantu Omar keluar dari penjara.


---Bersambung--


Hai readers tersayangnya othor, mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang banyak supaya othor tetap semangat update nya.


Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍


Eh, wait. Mampir dulu dong di sini di karya teman aku, dijamin oke punya .