
Maksim bersama beberapa bocah sedang sibuk membuat sebuah pesta kejutan untuk putri pertama keluarga Smith yaitu Nikita Smith.
Sedangkan para ibu sedang menata kue ulang tahun yang sangat besar dan juga cantik di atas sebuah meja besar di dalam ruang tamu itu. Berbagai macam kado juga ada di sana.
Danil dan Emran serta ElRasyid sudah sejak tadi berdiri di depan pintu utama untuk menyambut kedatangan Nikita putri tertua di keluarga itu.
Mereka membawa beberapa botol bedak baby berwarna warni untuk disemprotkan ke wajah Nikita kalau gadis itu tiba di Rumah.
Danil berlari ke dalam rumah dan berteriak meminta semua orang berkumpul.
"Kak Niki datang!" teriak Danil saat mengintip dari balik tirai jendela besar yang mengarah ke halaman depan rumah yang sangat luas itu.
Sebuah mobil mewah berwarna hitam milik Albert memasuki pintu gerbang besar. Danil tahu kalau Uncle Albert yang menjemput Nikita di lapangan merah Red Square.
Semua orang mengatur posisi untuk memberikan kejutan. Danil, Emran dan juga ElRasyid kembali lagi ke arah pintu.
Ding dong
Ding dong
Bunyi bel yang cukup nyaring dari pintu utama membuat Danil bersiaga dan mulai mengatur posisi. Matanya menatap pintu besar dihadapannya dengan wajah tegang.
Dengan gerakan bibirnya, ia pun menghitung, 1, 2, 3...
Pintunya terbuka dan Bushhhh... Door...Door...
Bedak dari dalam botol itu disemprot oleh ketiga bocah itu begitupun balon yang ditusuk dan meletus dimana-mana.
Sofia putri bungsu Maksim dan juga Ekbal putra Albert yang baru berusia 2 tahun menangis karena kaget dan takut akan bunyi balon yang meletus-letus itu.
Suasana semakin seru dan Kekacauanpun terjadi tetapi tetap membuat acara kejutan berwarna karena dipenuhi keriuhan bocah-bocah lucu dari keluarga Smith dan juga Omar.
Ribuan potongan kertas warna-warni beterbangan di udara diiringi sebuah lagu yang paling populer di seluruh dunia.
Happy Birthday to you
Happy Birthday to you
Happy Birthday to Nikita
Happy Birthday to Mommy
Happy Birthday both of you
Happy Birthday both of you
Happy Birthday to you...
Nikita melompat kegirangan dengan wajah gembira penuh haru sedangkan Albert menyapu wajahnya yang dipenuhi oleh bedak warna-warni bagaikan sedang mengikuti perayaan Dewaali di negara Hindustan sana.
"Terimakasih semuanya, kalian keluarga terhebat. Aku sayang kalian. Terutama anak-anak ini yang memberi kejutan pada uncle Al, hahahahaha," Nikita tertawa terpingkal-pingkal karena melihat seluruh tubuh Albert dipenuhi oleh bedak baby yang sudah dikasih warna.
"Waduh maafkan kami uncle Al, ini harusnya kak Niki yang dapat bedak itu." ujar Danil dengan wajah takut begitupun anak yang lain seperti Emran dan juga ElRasyid.
"Tidak apa, itu artinya kalian meminta uncle mandi dulu baru bisa potong kuenya," jawab Albert sembari menepuk-nepuk bedak di seluruh tubuhnya.
Bocah perempuan yang lainnya tak berhenti tertawa begitupun para ibu yang ada di sana.
"Nikita, sini peluk Daddy sayang," ujar Alex sembari membuka tangannya ke depan ingin meraih gadis kecilnya yang sudah remaja sekarang.
"Hum Daddy aku mencintaimu, terimakasih sudah membesarkan Niki sampai seperti sekarang ini." Nikita memeluk tubuh Alex dan mendapatkan ciuman di puncak kepalanya. Nikita melepaskan pelukannya dan meraih Aisyah kedalam dekapannya.
"Mommy selamat ulang tahun, aku mencintaimu, terimakasih banyak sudah memberi banyak cinta padaku," Nikita menciumi wajah cantik mommynya sembari meneteskan air matanya.
Semua ini datang memeluk gadis remaja itu. Dan Nikita hanya bisa berbisik dalam tangis harunya. "Terimakasih banyak semuanya."
"Ayo potong kuenya kak Niki," semua bocah-bocah itu menarik pakaian gadis remaja itu agar berhenti menangis dan mulai memotong kue kemudian membuka hadiahnya.
Dengan membaca do'a agar semua kebahagiaan tercurah untuk semua anggota keluarga, Nikita memotong kuenya dan membagikannya kepada semua orang yang ada di ruangan itu.
Aisyah mencium kening putrinya kemudian menyerahkan sebuah kotak berwarna biru warna kesukaan gadis itu.
"Bukalah sayang," ujar Aisyah kepada putrinya itu. Nikita tersenyum kemudian membuka kado itu. Ada rasa haru saat melihat kado itu terbuka dan menampilkan sesuatu di dalamnya.
Aisyah mengangguk dengan tersenyum kemudian menjawab.
"Kado itu dari Daddy sayang, dan ia mau kamu juga memakainya seperti kami, ia takut akan dimintai pertanggungjawaban nanti dihadapan Tuhan,"
"Iya mom, insyaallah. Dan ini luar biasa Mom, aku sudah lama tidak membacanya karena sibuk," ujar Nikita kemudian mengangkat satu benda suci yaitu sebuah mushaf Al-Qur'an.
"Mommy mengerti kamu terlalu sibuk akhir-akhir ini tetapi ibadah harus tetap jalan sayang, sebagai rasa syukur atas nikmat Tuhan yang banyak ini."
"Iya Mom, terimakasih banyak."
Sementara itu di luar sana. Sebuah Lykan Hypersport sedang terparkir cantik di depan gerbang tinggi dan kokoh rumah kediaman keluarga besar Smith.
Crisstoffer Anderson keluar dari mobilnya dan menatap gerbang itu. Ia baru saja mencari data pemilik mobil Mercedez Maybach yang membawa gadis itu pulang.
"Hem, Albert Smith, apa dia itu ayahnya? terus apa aku harus jadi pencuri untuk bisa masuk ke istana ini?' Pria itu terus bermonolog menyusun rencana untuk mendapatkan benda yang sangat berharga itu.
"Aku tidak mungkin pulang ke rumah dan bertemu dengan kakek kalau aku tidak membawa benda itu."
Dua orang bagian keamanan rumah itu yang selalu berjaga di depan gerbang menghampiri Christoffer yang sangat mencurigakan itu.
"Maaf tuan, apakah anda ada masalah?" tanya pria kekar membawa senjata api itu. Crisstoffer mencoba tersenyum sopan.
"Ah tidak, aku cuma lewat saja di daerah ini dan kurasa rumah ini sangat luas seperti istana Kremlin. Dan maaf kalau itu mengganggu," ujar Crisstoffer dan memasuki mobil kemudian pergi dari situ dengan banyak rencana di otaknya.
🍁
Nikita sedang sibuk-sibiuknya belajar untuk mengikuti ujian. Karena sebelum melanjutkan ke pendidikan tinggi, para siswa harus lulus tes negara bernama EGE atau Unified State Examination.
Ada 2 mata pelajaran wajib yang diujikan, yaitu matematika dan bahasa Rusia. Sementara, beberapa mata pelajaran lain seperti sejarah, sains, ilmu sosial dan bahasa asing bersifat opsional.
Tidak seperti negara Barat pada umumnya, Rusia tak memberikan hak kepada para siswanya untuk memiliki mata pelajaran yang mereka sukai.
Kebebasan untuk memilih baru diberikan saat mereka lulus EGE dan melangkah ke jenjang pendidikan tinggi.
Singkat cerita setelah ujian selesai, ia pun mengikuti acara prim night disekolahnya.
Prom night adalah kependekan dari promenade yang berarti parade tamu di awal pesta atau acara formal.
Praktik tersebut dimulai pada pada pertengahan hingga akhir 1800an di Northeast. Pada awalnya, prom adalah adalah yang ditujukan untuk mengembangkan etiket sosial dan sopan santun (manner) mahasiswa (diacara formal) setiap menjelang kelulusan.
Sekitar awal 1900an, tradisi yang berasal dari Northeast tersebut akhirnya semakin terkenal dan menjangkau pelajar SMA Amerika. Pada saat itu, hampir seluruh SMA di berbagai negara bagian menggelar prom.
Orang tua dan guru berharap melalui pesta dansa dan makan malam resmi tersebut, para siswa bisa belajar tentang etika. Oleh sebab itu prom pada tahun 1900an masih mendapat pengawasan yang ketat dari orang tua dan guru.
"Ingat sayang, pakai pakaian yang sopan," ujar Aisyah saat Nikita meminta izin untuk menghadiri acara promnight itu.
"Iya mom, aku akan memakai pakaian yang tertutup seperti ini," jawab Nikita kemudian mengeluarkan sebuah gaun hitam sederhana dari dalam lemarinya.
"Dan hati-hati kalau bertemu dengan orang asing, Daddy akan mengirim beberapa bodyguard untuk menjagamu." timpal Alex yang tak rela putri cantiknya dilihat oleh banyak orang.
"Astaga Daddy, kamu membatasi pergaulanku,"
"Tidak sayang, demi keamananmu saja, ada banyak orang jahat di luar sana,"
"Dan ada banyak juga orang baik, dad." timpal Nikita mulai kesal dengan pengaturan sang Daddy. Aisyah cuma memberi kode pada Alex untuk diam.
Dan akhirnya malam itu Nikita pergi menghadiri acara promnight diikuti oleh sepuluh bodyguard yang tak terlihat karena harus bersembunyi dari gadis cantik itu.
---Bersambung--
Apakah Nikita akan bertemu dengan Crisstoffer Anderson di tempat itu?
Like dan komentarnya dong agar othor semangat updatenya.
Hadiah Bunga dan Votenya juga ya jangan lupa.
Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍