Ex Mafia Hot Daddy

Ex Mafia Hot Daddy
# Part 126 EMHD



Omar sudah bersiap di rumahnya sendiri. Sejak kemarin ia sudah menyewa tukang bersih-bersih untuk membersihkan dan mendekor rumahnya agar nampak seperti rumah yang akan melakukan pesta pernikahan.


Selama ini ia tinggal di Moskow sendiri. Dan selalu melakukan sesuatunya juga sendiri kecuali yang berhubungan dengan bersih-bersih dan menata rumah dan taman. Untuk hal yang seperti itu ia tidak lagi mempunyai waktu.


Hari ini adalah hari pernikahannya dengan Anna Peminov. Sejak beberapa hari yang lalu ia sudah membawa ayahnya serta bibi Sarah, serta Nikita dari rumah besar milik Alexander Smith sang ipar untuk menginap disana.


Beberapa pelayan dari rumah Alex sengaja didatangkan untuk membantu persiapan acara yang sangat sakral dan dinanti-nantikan oleh seluruh keluarga terutama calon pengantin pria.


Bagi kebiasaan orang di Rusia. Beberapa pasang suami istri mengungkap berapa lama mereka menabung, apa yang paling mahal, dan apakah mereka harus mengajukan pinjaman demi menggelar pesta pernikahan.


Pernikahan di Rusia pada umumnya terdiri dari beberapa langkah berikut: mendaftar di ZAGS (Kantor Pendaftaran Pernikahan), pemotretan di luar ruangan dengan pemandangan yang indah, dan pesta makan malam besar-besaran di restoran. Pendaftaran dapat diajukan paling lambat satu bulan sebelumnya.


Sebenarnya, hanya ada satu langkah resmi yang diperlukan, yaitu membayar pajak negara (pada 2019 naik menjadi 350 rubel atau sekitar Rp77.000). Di luar itu, tergantung pada apa yang mampu dikeluarkan oleh pasangan pengantin baru.


Ada yang memilih menggelar pesta di rumah-rumah tua yang mewah, ada yang tak mau pusing dan memilih menggunakan jasa wedding organizer (sekitar 10 persen dari total biaya pernikahan), sementara yang lain memilih untuk menggelar makan malam sederhana dengan teman dan kerabat dekat.


Bagi Omar yang selama ini sudah banyak menabung dari hasil kerja kerasnya sebagai dokter selama bertahun-tahun, ia sudah memiliki tabungan yang sangat cukup untuk melaksanakan pernikahan besar-besaran untuk seorang perempuan istimewa yang sangat ia cintai. Tetapi sang ayah selalu menasehatinya untuk tidak melaksanakan hal-hal yang berlebih-lebihan.


"Apakah kakak menyewa Event organizer untuk acara ini?" tanya Aisyah yang sudah tiba dua hari sebelumnya di rumah sang kakak. Ia membawa serta baby boynya dan juga tentu saja Nikita serta suaminya Alexander Smith.


"Iya, aku ingin pesta yang istimewa untuk pernikahanku ini Aisyah. Lagipula aku dulu tidak menghadiri pernikahanmu kan, jadi aku tidak mengerti apa saja yang harus aku lakukan kecuali dengan bantuan mereka." jelas Omar sembari duduk disamping sang adik.


“Pagi ini kita akan menjemput calon istriku di rumahnya untuk berangkat ke Masjid Agung Moskow. Aku dan Anna akan menikah di sana."


"Dan selanjutnya?" tanya Aisyah dengan antusias. Ia tak tahu bagaimana pengaturan dari EO itu.


"Setelah itu kita semua akan berkumpul di studio untuk pemotretan."


"Lalu?"


"Setelah itu saat waktu sudah siang hari, kalian akan mengantar kami pergi ke Kantor Catatan Sipil untuk mencatat pernikahan kami agar terdaftar di mata hukum dan negara."


"Pendaftaran pernikahan dan makan malam untuk 30 orang diadakan di kantor pendaftaran pernikahan Griboyedovsky — tempat paling terkenal untuk menikah di Moskow."


"Dan?"


"Apakah aku harus menyebutkan satu-satu acaranya Aisyah?" tanya Omar dengan senyum diwajahnya.


"Tentu saja kakak, sekarang aku mau tanya, apakah kamu sudah memilih cincin pernikahan?"


"Wah ini cantik sekali kak." ujar Aisyah dengan pandangan mata berbinar. Ia sangat kagum melihat cincin itu hingga Alex yang kebetulan ada disana segera memotret cincin itu diam-diam dan meminta orang kepercayaannya untuk membelikan cincin yang sama untuk istrinya dan dia sendiri.


"Terus apa lagi kak yang akan kamu lakukan setelah makan malam di sana kak?"


“Kami juga akan mengadakan pesta seni — semua orang menggambar di bawah pengawasan seorang pelukis."


"Acara ini kami persembahkan untuk Nikita yang suka melukis."


"Orang tua Anna juga suka melukis dan itu adalah semacam cara untuk menyatukan kedua keluarga kita, Semua orang akan membawa pulang lukisannya masing-masing.”


"Wahh bagus sekali kak. Itu sangat menarik. Kapan itu diadakan?"


"Besoknya, satu hari setelah hari pernikahan kami." jawab Omar kemudian segera bersiap memakai setelan pakaian pengantinnya yang ia pilih bersama Anna. Mereka sengaja menggunakan warna nontradisional, seperti putih susu, agar bisa dipakai pada kesempatan lain.


"Maharmu untuk Anna apa kak?"


"Uang senilai 550.000 Rubel (sekitar 120,8 juta rupiah)."


"Itu bagus Omar, ayah senang mendengarnya. Mahar adalah harta yang diberikan pihak calon suami kepada calon istri untuk dinikahi sebagai penghalal hubungan keduanya. karena itu mahar merupakan bentuk pemuliaan Islam kepada seorang wanita."


Mohammad Yusuf menepuk bahu putranya dengan bangga. Ia yakin Omar bisa membahagiakan seorang Anna Peminov.


"Ayo segera kalian bersiap, kita akan segera berangkat." ujar Omar dan memastikan semua persiapan pernikahannya sudah ada di atas mobil. Termasuk hadiah atau hantaran untuk calon isterinya.


Sementara itu di apartemen Anna Peminov, gadis itu sedang didandani oleh tim make up yang sudah dikirim oleh Omar. Beberapa keluarga dari Omar sudah ada disana terlebih dahulu untuk menjemput. mereka.



---Bersambung--


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat update nya okey???


Mau ikutan berpesta dengan Omar dan Anna???


Kirim bunga dong yang banyak.