Ex Mafia Hot Daddy

Ex Mafia Hot Daddy
# Part 241 EMHD



"Ya ampun Elif, apa benar yang kamu katakan itu?" tanya Nikita pada sahabatnya dengan wajah tak percaya.


"Iya Niki, dan sepertinya aku akan melanjutkan kuliah di Kazakhstan," jawab Elif sembari tersenyum malu. Semburat merah diwajahnya nampak kentara karena kulitnya yang putih.


"Apa kamu sadar kalau kita masih sangat muda Elif? kita masih 19 tahun dan kamu menerima lamaran kak Roman? oh ya ampun." sekali lagi Nikita mengucapkan kalimat-kalimat dengan nada tidak percaya.


"Kata kak Roman, ia sudah ingin sekali mempunyai anak dan tidak mau merusak aku Niki, jadi aku terima saja," Elif menatap Nikita masih dengan senyum diwajahnya. Ia nampak polos sekali ketika mengatakannya.


"Astagfirullah, pria dewasa itu langsung mengatakan hal seperti itu tanpa menyaringnya samasekali?" Nikita menutup mulutnya dengan mata melotot.


"Iya Niki, aku juga sebenarnya kaget karena kak Roman mengatakan itu. Tapi kurasa itu wajar sih kita kan sudah dewasa, ingat, kita ini mahasiswa kedokteran. Membahas alat reproduksi pun sering kita lakukan Niki," jelas Elif dengan wajah berubah serius.


"Ah iya juga sih, tapi menurutku itu terlalu vulgar Elif, hei apakah pria itu sudah menyentuhmu ya?" pertanyaan Nikita membuat Elif merasakan pipinya semakin menghangat kemudian menggeleng dan mengangguk.


"Elif kamu mulai nakal ya?" Nikita menggoyang-goyangkan telunjuk di depan hidungnya sendiri.


"Tidak Niki, ia hanya menyentuh tanganku dan mengatakan kalau ia bisa saja membuat aku..." Elif menutup wajahnya karena tak mampu melanjutkan kata-katanya.


"Membuat apa Elif?" tanya Nikita penasaran.


"Membuatku ketakutan, hihihi," gadis polos itu tertawa dengan pikiran kotornya sendiri.


"Elif, kamu mencurigakan, hemmm," ujar Nikita dengan tatapan penasaran.


"Tidak Niki, aku tidak pernah melakukan yang kamu pikirkan, aku tentu takut pada Tuhan," jelas Elif membela dirinya.


"Iya aku percaya, dan aku ucapkan selamat. Jangan lupakan aku ya," ujar Nikita sembari memeluk tubuh sahabatnya itu.


"Kamu juga suatu saat akan menikah dengan orang yang kamu cintai Niki," ujar Elif dengan mata berkaca-kaca.


"Iya Elif semoga saja," jawab Nikita dengan senyum diwajahnya.


"Good afternoon Mr. Anderson!" sapa semua mahasiswa yang ada di dalam ruangan saat dosen anatomi itu memasuki ruangan kelas.


Nikita dan Elif saling melepaskan pelukan karena baru menyadari kalau mereka ternyata sedang berada di dalam kelas.


Mereka berdua saling menghapus airmata mereka masing-masing dengan punggung tangan mereka.


"Good afternoon class!" jawab Crisstoffer Anderson dengan pandangan mata tertuju pada Nikita yang juga sedang menatapnya.


Dua detik sampai lima detik mereka saling bertatapan tetapi Nikita segera tersentak karena Elif memukul lengannya pelan.


"Niki, jangan menatap benci seperti itu, aku adalah orang pertama yang akan menertawaimu kalau kamu jatuh cinta padanya," bisik Elif sembari tersenyum manis pada dosen tampan bermata biru itu.


"Okey Class, Dalam tubuh manusia terdiri dari beberapa susunan organ, dari susunan organ tersebut membentuk suatu sistem organ." jelas Crisstoffer Anderson memulai kelasnya siang itu setelah tatapannya terputus dengan mata Indah Nikita.


"Ada yang bisa jelaskan sistem anatomi pada tubuh manusia?" tanyanya pada seluruh kelas.


"Saya pak," jawab Elif dengan semangat.


"Silahkan Elif," ujar dosen anatomi itu mempersilahkan tetapi matanya masih terus berada pada Nikita yang sibuk mencoret-coret di kertasnya.


"Tubuh manusia terdiri dari sistem kerangka, sistem otot, sistem peredaran darah, sistem pernapasan, Sistem Indera, Sistem Pencernaan, Sistem Imun, Sistem Reproduksi, Sistem Syaraf, Sistem Endokrin." jelas Elif tanpa bernafas.


"Dan dalam setiap sistem terdapat beberapa organ bagian tubuh, contohnya pada sistem kerangka terdapat beberapa organ tubuh antara lain tulang kepala, tulang kerangka dada, tulang wajah dan lainnya."


Nikita yang sepertinya sedang menghayal langsung tersentak dan terlambat memberikan tepuk tangannya saat seluruh kelas sudah sepi. Alhasil gadis itu menjadi pusat perhatian di seluruh ruang kelas.


Crisstoffer Anderson hanya tersenyum samar melihat wajah cantik itu tampak kebingungan.


"Niki, kamu sedang menghayal ya?" tanya Jeffery yang terkenal sebagai mahasiswa yang agak badung dan juga suka mengganggu para mahasiswi cantik.


"Ah tidak, aku mendengar kok penjelasan Elif," sangkal Nikita sembari menggelengkan kepalanya.


"Lihat pak, Nikita menghayal di dalam kelas dan tidak mengakuinya. Berikan ia pertanyaan Pak." ujar Jeffrey berusaha membuat gadis itu malu. Ia cukup dendam dengan gadis muslimah itu yang tidak pernah mau menerima ajakannya untuk berkencan.


"Well Nikita Smith, kalau begitu jelaskan ulang apa yang sudah disampaikan oleh Elif Kaya!" Nikita terdiam sejenak dan berusaha mengingat apa yang disebutkan oleh Elif tentang sistem anatomi pada tubuh manusia.


Tapi sepertinya yang ia ingat adalah tentang sesuatu yang mereka bicarakan sebelum Crisstoffer Anderson itu masuk ke dalam kelas.


"Sistem reproduksi, Elif membicarakan tentang salah satu sistem anatomi itu, yaitu suatu rangkaian dan interaksi organ dalam yang berfungi untuk berkembang biak." semua mahasiswa melongo tak percaya dengan apa yang ia jelaskan.


Tetapi sepertinya ia sedang tidak perduli bahkan ketika Elif mencolek tangannya agar ia menyadari kesalahannya pun sepertinya tak berguna.


Nikita begitu bersemangat menjelaskan dengan segamblang mungkin tentang sistem reproduksi itu.


"Sistem reproduksi pada perempuan berpusat di ovarium yang fungsinya untuk menghasilkan ovum dan hormon. Alat reproduksi perempuan terdiri dari rahim, indung telur, liang seng gama."


"Indung telur merupakan kelenjar ke lamin yang menghasilkan sel-sel telur. Sedangkan alat reproduksi pada laki-laki yaitu tes tis yang berfungsi sebagai penghasil sper ma dan hormon testosteron,"


Prok


Prok


Prok


Semua mahasiswa sepertinya diberi kode untuk bertepuk tangan heboh kemudian mereka semua tertawa terbahak-bahak.


"Oh my God Nikita Smith, jadi yang kamu pikirkan dan khayalkan adalah sistem reproduksi? wah hebat," Jeffery White kembali mengajak teman-temannya untuk tertawa.


Satu kelas kembali tertawa dengan heboh sedangkan Nikita menatap semua orang dengan bingung.


"Diam semuanya!" seru Crisstoffer Anderson dengan suara tegas. Ia tidak ingin Nikita dipermalukan seperti itu oleh teman-temannya di depan hidungnya sendiri.


"Yang dijelaskan Nikita Smith tadi tidak salah, karena itu adalah bagian dari sistem anatomi tubuh manusia. Hanya saja ia melompat ke sistem anatomi ke delapan dan juga masih terlalu jauh dari materi kita." jelas Crisstoffer Anderson sembari menatap dalam pada gadis cantik itu.


"Dan sebagai hukuman karena kamu menghayal dijam pelajaran, kamu tuliskan kembali sistem Anatomi tersebut dan kirim ke email aku, 60 menit kedepan, paham Nikita?"


"Paham pak," jawab Nikita dengan suara rendah.


"Baiklah, kita lanjutkan dengan sistem kerangka pada tubuh manusia,"


---Bersambung--


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍