
Nikita langsung melempar tubuhnya keatas kasur karena merasa sangat lelah seharian keliling Gum dan juga Red Square.
Hari ini adalah hari yang melelahkan dan juga membahagiakan baginya. Berbelanja dan juga mengunjungi salon untuk merilekskan tubuh membuat perasaannya kembali ceria.
Tak berapa lama kemudian ia pun tertidur sedangkan Crisstoffer Anderson baru saja keluar dari kamar mandi setelah membersihkan dirinya.
Pria itu hanya bisa tersenyum melihat gaya tidur istrinya yang begitu gampangnya tertidur padahal belum menggantikan pakaiannya. Crisstoffer memandang penanda waktu yang ada di ruangan itu. Dan merasakan kalau istirahat istrinya sudah sangat cukup.
Ia pun melangkah ke arah tempat tidur dan menyentuh perempuan cantik itu agar segera bangun.
"Nikita, bangun sayang, ini sudah malam dan kita belum juga sholat ashar," panggil Crisstoffer sembari mengusap wajah istrinya dengan telapak tangannya. Nikita hanya melenguh pelan dan kembali melanjutkan tidurnya.
"Nikita bangun, aku sudah lama menunggumu," panggil pria itu lagi sembari memaksa Istrinya itu untuk bangun. Tetapi Nikita kembali melorotkan tubuhnya tidak mau bangun. Pegal pada kakinya karena berjalan sepanjang siang ini rasanya membuatnya ingin tidur lebih lama.
Akhirnya pria itu memasukkan tangannya ke dalam pakaian Nikita dan mengelus lembut permukaan kulit istrinya yang terasa lebih halus dan menggoda setelah dari salon.
"Ayo bangun sayang, kita sholat dulu," bisik Crisstoffer dikuping istrinya dengan sangat lembut. Tangannya terus bergerak berirama sangat indah hingga Nikita semakin merasa nyaman dan tidak ingin bangun.
"Criss, kamu sholat sendiri saja. Aku masih sangat lelah. Biarkan aku tidur dulu ya," ujar Nikita bagaikan gumaman.
"Tidak Niki, kata kamu sholat berjamaah lebih banyak pahalanya sayang, ayo bangun. Setelah sholat aku akan memijit kakimu. Ayo bangun." ujar pria itu lagi.
"Hum baiklah Criss. Tapi janji kamu harus memijitku setelah ini. Karena aku sangat lelah."
"Iya aku berjanji, Nah sekarang ayo bangun." Nikita pun bangun dan segera melangkah ke kamar mandi dengan tubuh masih sangat lemas dan lelah.
Tak lama kemudian ia pun keluar dan naik lagi ke tempat tidur untuk melanjutkan tidurnya.
"Hey, kenapa tidur lagi?" tanya Crisstoffer Anderson sembari menarik kaki istrinya itu.
"Aku sedang datang bulan Criss. You know Menstruasi on period?" pria itu tampak
bingung.
Ia tahu kalau perempuan itu pasti mengalami siklus bulanan seperti itu tapi ia tidak tahu kalau menstruasi bisa membuat orang libur untuk sholat.
"Baiklah, aku akan sholat sendiri saja," ujar Crisstoffer mengalah. Ia sudah lelah mengajak istrinya tetapi sekarang Nikita malah memberinya alasan yang sangat membingungkan baginya.
"Allahu Akbar!" Nikita melompat ke arah suaminya yang sedang takbiratul ihram itu.
"Hey, Criss! kamu sudah bersuci belum?" tanya Nikita di depan pria itu.
"Tentu saja aku sudah bersuci. Setelah mandi tadi aku sudah melakukannya. Memangnya kenapa?" tanya Crisstoffer dengan wajah kembali bingung.
"Tanganmu sudah menyentuhku tadi kan? setelah kamu berwudhu'?" tanya Nikita sembari memandang wajah suaminya.
"Iya, aku tadi membangunkanmu."
"Nah itu masalahnya. Cepat berwudhu lagi Criss baru kemudian kamu sholat."
"Tapi Niki aku tidak mengerti."
"Sholatlah dulu setelah itu kita akan berdiskusi, okey?" pria itu akhirnya mengikuti permintaan istrinya.
Ia melangkah ke arah kamar mandi dan berwudhu kembali kemudian melaksanakan sholat.
Nikita menunggu suaminya selesai melaksanakan sholat. Lalu ia menyerahkan kitab Fiqih tentang taharah kepada suaminya dan meminta pria itu untuk membacanya.
Crisstoffer Anderson membaca dengan serius kitab Fiqih karangan Sulaiman Rasyid yang berjudul Fiqih Islam.
Yang membatalkannya Wudhu'
Keluar sesuatu dari dua pintu atau dari salah satunya, baik berupa zat ataupun angin, yang biasa maupun yang tidak biasa, seperti darah, baik itu yang keluar itu najis ataupun suci, seperti ulat.
Bersentuhan kulit laki-laki dengan kulit perempuan. Dengan bersentuhan ini batal wudhu yang menyentuh dan yang disentuh, dengan syarat bahwa keduanya sudah sampai umur atau dewasa. Dan antara keduanya bukan "Mahram", baik mahram turunan, pertalian persusuan, ataupun mahram perkawinan.
Dalam firman Allah SWT dalam surat An-nisa, 43, "Atau kamu telah menyentuh perempuan,"
Menyentuh ke*maluan atau pintu ***** dengan telapak tangan, baik ******** sendiri maupun ke*maluan orang lain, baik ke*maluan orang dewasa maupun ke*maluan kanak-kanak. Menyentuh ini hanya membatalkan wudhu yang menyentuh saja.
Crisstoffer Anderson memandang kitab itu bergantian dengan wajah istrinya.
"Oh begitu ya? jadi kalau aku sudah menyentuhmu itu berarti wudhu'ku batal Niki dan aku tidak bisa lagi melaksanakan sholat kalau aku tidak mengulanginya," ujar pria itu dengan manggut-manggut.
"Iyes itu betul sekali sayangku," jawab Nikita tersenyum. Suaminya memang cerdas dan bisa cepat paham.
"Dan sekarang aku masih bingung, kenapa kamu tidak ikut sholat bersamaku karena alasan Menstruasi?"
"Karena aku sedang tidak suci Criss, coba kamu perhatikan tadi pada nomor satu hal-hal yang membatalkan wudhu adalah, Keluar sesuatu dari dua pintu atau dari salah satunya, baik berupa zat ataupun angin, yang biasa maupun yang tidak biasa, seperti darah, baik itu yang keluar itu najis ataupun suci, seperti ulat."
"Sabda Rasulullah SAW, Allah tidak akan menerima shalat seseorang apabila ia berhadas (keluar sesuatu dari salah satu kedua lubang) sebelum ia berwudhu."
"Dan juga Haid atau datang bulan, apabila seorang perempuan telah berhenti dari haid, ia wajib untuk mandi agar ia dapat shalat dan dapat bercampur dengan suaminya."
"Dengan mandi itu tubuhnya pun akan menjadi segar dan sehat kembali. Rasulullah SAW bersabda, Beliau berkata kepada Fatimah binti Abu Hubaisy, " Apabila datang haid itu, hendaklah engkau tinggalkan shalat, dan apabila habis haid itu, hendaklah engkau mandi dan sholat," (Riwayat Bukhari)
Crisstoffer Anderson terdiam sejenak dan mulai menghubungkan ilmu kedokteran yang ia miliki dengan aturan-aturan dalam agama yang baru dianutnya itu.
Tentang konsep kebersihan dalam Ilmu kesehatan itu sudah sejalan dengan apa yang dijelaskan dalam kitab maupun referensi yang sudah ia baca. Semuanya jelas adalah untuk kebaikan.
"Bagaimana Criss?" tanya Nikita pada suaminya yang masih terdiam itu. Terkait kondisinya yang sedang haid dan janjinya untuk melanjutkan kegiatan menyenangkan tadi di Toko pakaikan.
Perempuan cantik itu menyerahkan lagi satu sumber penting yang bisa dipelajari oleh suaminya agar tidak kecewa.
Dalam sebuah hadist pun disampaikan bahwa, “Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Dalam hadits lain disebutkan bahwa bercumbu dengan wanita haidh tidak masalah selagi tidak terjadi proses di ke*maluan. “Lakukanlah segala sesuatu (terhadap wanita haid) selain jima’ “(HR. Muslim)
Selain karena alasan agama, dalam ilmu kesehatan pun hal ini menjadi suatu yang dilarang. Sel telur yang meluruh dalam dinding rahim harus keluar terlebih dahulu dan tidak boleh dibuahi.
Jika terjadi pembuahan, padahal sel telur tersebut sudah mengalami peluruhan maka akan terjadi penyakit pada wanita tersebut. Sel telur yang sudah meluruh sudah berbeda kondisinya dengan yang belum meluruh.
Crisstoffer Anderson tersenyum setelah membaca referensi yang diberikan oleh istrinya. Pria itu meraih Nikita kedalam pelukannya lalu berucap,
"Aku mencintaimu sayang, dan aku tak akan menyakitimu dengan melanggar perintah Tuhan. Aku akan bisa bertahan kalau cuma 5 sampai 6 hari," pria itu meraih bibir Istrinya dan mengulumnya lembut.
"Tapi aku bisa melakukan yang lain kan?" Nikita tersenyum dan mengangguk.
---Bersambung--
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍