
POV Alexander Smith
Entah apa yang terjadi pada diriku hingga aku begitu betah memperhatikan apa saja yang dilakukan oleh Aisyah, istri baruku itu. Ia tampak sangat cantik dimataku saat ini. Melihatnya keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan bathrobe sebatas lutut membuat sesuatu dari dalam diriku merasa berkedut.
Aku tahu ia tak menyadari kalau sedari tadi aku memperhatikannya hingga matanya dan mataku berada pada satu titik yang sama. Aku merasa aku sudah masuk dalam pesonanya sekarang. Kami baru saling melepaskan tatapan ketika Nikita mengagetkan kami berdua.
"Hem, aku lepaskan kamu saat ini." gumamku dalam hati. Kulihat ia segera berlari ke kamar mandi untuk berganti pakaian padahal aku sangat berharap ia melakukannya di hadapan ku saja. Bayangan tubuhnya yang polos waktu itu membuatku frustasi dalam diam. Ah ini mungkin karena aku sudah lama tidak melakukan pelepasan sehingga normalnya aku sudah berada di puncak imajinasi. Diriku sudah terlalu penuh. Oh Ya ampun apa yang terjadi padaku, kenapa pikiranku begitu sangat mesum sekarang ini.
Setelah ia keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang tertutup barulah aku bisa menarik nafas lega karena itu artinya aku tak perlu berpikir yang tidak-tidak lagi. Meskipun begitu aku tetap merekam apa saja yang ia lakukan. Sampai cara makannya pun tak luput dari perhatianku. Dalam hati aku mengutuk diriku yang begitu ingin memilikinya sekarang juga. Hatiku terlalu penuh dengan bunga yang bermekaran apalagi melihat kedekatan putriku dengannya. Hatiku tak berhenti bersyukur karena Allah sudah mengirimkan pengganti Paula Andersson mama kandung Nikita.
Aku mengajak mereka, Nikita dan Aisyah untuk menikmati siang itu dengan mengunjungi Red Square. Saat berada di tempat itu Maksim mengingatkan aku untuk memperlihatkan penampilan Aisyah yang cukup sederhana itu, agar aku membawa istriku ke Toko yang menjual pakaian-pakaian untuk orang kelas atas agar ia tampak serasi denganku yang selalu memakai pakaian bermerk. Dan disinilah kami sekarang berada di GUM sebuah pusat perbelanjaan di Kota ini, hatiku sedikit kesal karena Aisyah menolak pemberianku. Ia sudah jadi milkku yang diserahkan sendiri oleh ayahnya harusnya ia menerima semua apa yang aku berikan, untungnya Nikita kulihat memberi tahu kalau aku sedang tidak suka jika ditolak dan akhirnya ia menerimanya.
🍁
Nikita mulai merengek minta susu dan juga makan. Berkeliling di semua toko dan membeli semua barang yang disukai oleh Alex membuat mereka semua tampak lelah dan lapar.
Tangan Maksim dan juga Albert sudah sangat penuh dengan kantong belanjaan. Sedangkan para perempuan diminta hanya berjalan santai di depan mereka.
Alex memilih makan siang di sebuah restoran yang khusus menjual makanan untuk orang muslim di dekat Masjid Agung Moskow, sekaligus mereka melaksanakan sholat duhur di masjid itu.
Masjid Agung Moskow secara resmi dibuka pada 23 September 2015.
Rekonstruksi masjid menghabiskan 170 juta dolar AS. Sebagian besar dari jumlah tersebut diperoleh dari sumbangan pengusaha dan sekaligus senator Rusia Suleiman Kerimov dalam rangka mengenang ayahnya. Sebanyak 25 ribu dolar AS disumbangkan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas nama anak-anak Palestina. Turki menyumbangkan mimbar — tempat imam memimpin salat Jumat — dan mihrab tempat imam berdiri saat salat berjamaah.
Rekonstruksi masjid memakan waktu 10 tahun. Selama rekonstruksi, para jemaah tetap dapat melakukan salat di dalam masjid meski pelaksanaan ibadah kerap terganggu oleh pekerjaan tukang bangunan.
Setelah renovasi, wilayah kompleks Masjid Agung Moskow diperluas sebesar 20 kali lipat. Dulu, masjid ini hanya memiliki luas 980 meter persegi, dan kini menjadi 19 ribu meter persegi. Bangunan baru masjid dapat mengakomodasi sekitar 10 ribu jemaah. Di wilayah sekitar masjid selama hari raya dapat menampung hingga 20 ribu jamaah.
Sebanyak 12 kilogram lapisan dari kertas emas menghiasi kubah masjid. Warna emas pada kubuh masjid ditujukan untuk mengingatkan orang akan “Moskow yang berkubah emas”. Ini berarti, ketika orang mendengar kata Moskow, orang akan langsung berpikir tentang banyak kubah emas, termasuk masjid ini. Lukisan di dinding dan langit-langit dibuat oleh seniman Turki atas dasar ornamen nasional muslim Rusia.
Sebanyak 131 tiang pancang ditanam ke dasar masjid untuk memperkuat struktur bangunan hingga mendekati kereta bawah tanah. Sungai bawah tanah Neglinka mengalir tepat di bawah bangunan.
Ada 6 lantai, 7 elevator, dan 15 pintu masuk yang terdapat di dalam gedung. Ada pula akses khusus bagi penyandang cacat.
Lebih dari 500 pekerja terlibat dalam proses restorasi masjid. Di antara mereka antara lain tukang bangunan, arsitek dan seniman dari Rusia, Turki, dan negara-negara lain.
Lebih dari 320 lampu kristal tergantung di dinding dan langit-langit yang menerangi masjid. Kebanyakan dibuat dalam bentuk kubah masjid.
Lampu kristal utama di ruang tengah memiliki bobot 1,5 ton, lebarnya 4,3 meter dengan tinggi 7,6 meter. Di dalamnya terdapat 350 bola lampu. Lampu raksasa ini dibuat oleh 50 seniman asal Turki selama tiga bulan.
Sebanyak 13 amplifier dipasang di sekitar masjid. Jumlah paling sedikit dipasang pada sisi bangunan yang menghadap komplek perumahan. Tingkat suara dari masing-masing speaker dikendalikan dari pusat kontrol khusus di dekat aula.
Kubah yang dilapisi dengan kertas emas dan dimahkotai bulan sabit di atasnya memiliki tinggi 59 meter. Dari aula, ketinggiannya dari lantai ke atas atap adalah 42 meter.
Salah satu bagian utama dari masjid adalah kiswah (kain dari sutra hitam yang menutupi dinding Kakbah di Mekah). Sekali dalam setahun, kain akan dilepaskan dan dipotong. Salah satu potongan-potongan ini disulam ayat Al-Quran dengan benang emas dan perak yang diberikan oleh Raja Arab Saudi kepada muslim Rusia saat berkunjung ke Moskow.
Terdapat lebih dari 300 halaman buku yang berisikan nama seluruh jemaah dan dermawan yang ikut menyumbang biaya pembangunan masjid.
Maksim dan Albert tiba-tiba mengikuti keluarga kecil Alex memasuki Masjid yang membuat Alex mengernyit dan ingin menegur dua asistennya itu. Tetapi mereka berdua dengan tersenyum menyatakan kalau ingin juga bergabung dan ingin mengucapkan kalimat syahadat.
Alex terharu, ternyata Maksim dan Albert sudah mendapatkan hidayah dari Allah sang pemilik hati. Segera ia menghubungi imam di masjid itu untuk menuntun dua asisten dan sahabat yang sekaligus sebentar lagi akan menjadi saudaranya yang seiman.
Setelah proses pengislaman bagi keduanya. Mereka pun pulang ke hotel untuk beristirahat dengan hati penuh syukur.
---Bersambung---
Hai, readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat update nya, okey????
Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍
Sambil menunggu update berikutnya mampir dong di karya teman othor nih dijamin bagus dan tentu saja keren.
Steve pemuda ganteng yang telah dua kali di sakiti karena pengkhianatan. Dia lalu menjauh dari lawan jenis.
Namun siapa sangka dia malah tertarik pada gadis kecil adik temannya.
Gadis kecil yang sulit dia dapat karena mengira Steve beda keyakinan, sebab sejak ibunya meninggal memang steve ikut omanya.
Saat mereka mulai dekat, ada saja batu sandungan dari pemuja Steve
Mampukah Steve memiliki cinta anak bau kencur itu?
Mampukah si kecil bertahan terhadap badai kiriman pemuja Steve?