
"Minum susu lagi ya," tawar Crisstoffer Anderson saat istrinya baru bangun dari tidurnya.
"Astaga Criss, kamu memperlakukanku bagai seorang bayi. Aku kan sudah minum tadi sebelum tidur, ingat?" mata bulat istrinya menatap tajam pria tampan itu.
"Kamu masih tampak lemas Niki, kalau begitu minum air putih yang banyak." Crisstoffer segera bangun dari posisinya dan melompat turun ke bawah mencari air mineral yang juga sudah ia siapkan.
"Minum sayang," ujarnya dan menyerahkan satu botol kecil berisi air putih. Nikita menurut dan meminumnya sampai habis.
"Bagaimana perasaanmu sudah beristirahat?"
"Alhamdulillah. Tubuhku lebih baik Criss. Terimakasih banyak karena mau merawatku," jawab Nikita sembari meraih tangan suaminya dan membawanya ke bibirnya. Perempuan cantik yang masih berbalut selimut itu mengecup tangan suaminya lembut.
"Criss, kamu baik sekali. Aku tidak tahu kenapa kamu mau menuruti permintaan kakek Will untuk menikahiku, tapi aku bahagia Criss karena kamu mau bertahan meskipun aku awalnya sangat membencimu." Nikita memandang wajah suaminya dengan pandangan penuh cinta. Mata bulat hitamnya seakan ingin menelan suaminya itu bulat-bulat.
"Hey, apa yang kamu bicarakan sayang, aku yang seharusnya menanyakan itu. Kenapa kamu akhirnya mau menikahiku yang sangat brengsek ini." balas pria itu kemudian meraih bibir Istrinya dan mengulumnya lembut.
"Kamu tahu Niki? andaikan kamu menolakku terus-menerus maka aku mungkin akan berbuat nekad lagi. Aku mungkin akan menculikmu dan membawamu pergi jauh keujung dunia." Crisstoffer menyentuh bibir yang masih basah itu dengan ibu jarinya.
"Aku bisa mati sayang, kalau kamu menolakku," Nikita merasakan hatinya dipenuhi ribuan kupu-kupu. Ia tak menyangka jatuh cinta akan sangat indah seperti ini.
"Peluk aku Criss, aku mencintaimu," ujarnya kemudian meraih tangan suaminya agar kembali naik ke tempat tidur.
"Nikita, Maafkan aku sayang," ujar pria itu berusaha menolak dengan halus. Ia yakin dirinya akan kembali turn on kalau berdekatan kembali dengan istrinya yang bagaikan candu yang sangat nikmat baginya itu.
Apalagi saat ini Nikita bahkan sengaja membuka selimut yang menutupi tubuh bagian atasnya dan berhasil memancing kembali dirinya.
"Kamu akan menyiksaku sayang dan aku takut akan membuatmu lemas lagi. Sekarang aku bantu kamu berpakaian. Lalu kita mengunjungi Birmingham Central Mosque."
Nikita tersenyum dan menyanggupi permintaan suaminya. Ia pun berdiri dan langsung keluar dari ranjang dengan sangat santai setelah selimut itu terbuka.
Crisstoffer meraup wajahnya kasar karena sepertinya Nikita benar-benar sengaja mengacaukan pikirannya. Akhirnya ia menangkap kekasih hatinya itu dan memberikan satu pelajaran penting padanya yang membuatnya berteriak minta ampun.
Crisstoffer menepuk bokongnya setelah mendapatkan nutrisi yang sangat ia butuhkan untuk mengobati hausnya.
"Kamu benar-benar sengaja ya," bisik Crisstoffer diantara endusannya pada squishi lembut milik istrinya.
"Ampun Criss, aku mau berpakaian sekarang. Lepaskan aku ya plis."
"Hem."
"Criss aaaakh!"
"Okey selesai."
Puk
"Awwww!
"Hahahaha," Nikita tertawa-tawa sembari berlari ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan berpakaian.
"Astagfirullah. Nikita Anderson!" pria itu mengerang sembari meraup wajahnya. Ia bisa mati tersiksa melihat istrinya yang selalu pintar menggodanya itu.
"Ayo kita berangkat tuan Anderson," ujar Nikita saat sudah selesai berpakaian dengan lengkap. Suaminya tersenyum dan meraih tangannya untuk keluar dari kamar itu. Mereka akan melaksanakan sholat di Birmingham Central Mosque.
Di depan lorong kamar mereka. Tak sengaja Crisstoffer Anderson menabrak seorang gadis yang sedang mabuk bersama dengan seorang pria yang sangat ia kenal di Rumah Sakit Birmingham.
"July? apa yang kalian berdua lakukan di sini?" tanya Crisstoffer sembari membantu Julia Webber berdiri dengan benar karena sempat terhuyung ke dinding lorong.
"Okey, silahkan Jack." balas pria itu dengan mengangkat kedua tangannya di udara dan meraih tangan istrinya kembali.
Sedangkan tangan kanannya membawa wadah bekal untuk istrinya. Mereka berdua meninggalkan tempat itu dengan pikiran yang yang berkecamuk di kepala masing-masing.
"Criss, kenapa kamu diam saja? apa kamu masih mengharapkan Julia Webber kembali padamu?" tanya Nikita dengan perasaan khawatir dan curiga.
"Tidak sayang. Aku tidak pernah sedikitpun tertarik untuk kembali. Aku cuma kasihan padanya. Jackson itu bajingan."
"Itu artinya kamu peduli padanya Criss. Dan aku tidak suka," rengek Nikita manja.
"Ya ampun Niki. Kita harus peduli kalau ada orang yang akan merusak dirinya sendiri. Kita perlu memberikan nasehat agar kembali ke jalan yang baik. Jackson itu bajingan."
"Dan bagaimana dengan nona Webber? apa ia wanita baik-baik?" Crisstoffer terdiam. Ia tidak ingin berdebat dengan istrinya saat ini. Ia tahu emosi Nikita akhir-akhir ini susah ia tebak.
Mereka berdua tidak ada lagi yang membahas masalah yang tadi sampai mereka tiba di Birmingham Central Mosque. Kedua pasangan itu sholat bersama dengan para jamaah lainnya.
"Kamu ingin kemana lagi sayang?" tanya pria bermata biru itu saat mereka sudah melaksanakan shalat.
"Hatiku masih kesal padamu Criss. Dan aku lebih ingin makan coklat daripada memakanmu." jawab Nikita dengan wajah masih cemberut.
Crisstoffer tersenyum dan mengiyakan permintaan Nikita. Ia pun mengarahkan mobilnya ke sebuah tempat yang pasti akan disukai oleh istrinya itu.
"Kita akan kemana Criss?" tanya perempuan itu dengan wajah bingung. Ia sekarang sedang sangat ingin makan coklat untuk meredakan rasa kesalnya pada suaminya yang sedari tadi diam saja itu.
"Wow ini Cadbury World. Thank you Criss. Iike it." ujar Nikita dengan pandangan takjub saat mobil suaminya sudah memasuki area tempat wisata yang sangat terkenal di Birmingham itu.
Cadbury World menjadi destinasi wisata yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi saat liburan bersama anak-anak. Hal ini dikarenakan, Cadbury World akan menawarkan tur pameran yang dijalankan langsung oleh perusahaan cokelat Cadbury.
Di Cadbury World, wisatawan akan bisa langsung menjelajahi dan bermain untuk membuat cokelat secara langsung. Selain itu, wisatawan bisa menikmati Cadbury cafe dan Cadbury shop untuk belanja berbagai makanan dan minuman yang enak.
Setiap tahun, Cadbury World dikunjungi oleh lebih dari 500.000 pengunjung yang ingin belajar membuat cokelat dan menikmati pertunjukan yang menyenangkan.
Nikita langsung keluar dari mobil suaminya dan segera berswafoto didepan tempat wisata itu. ia Ingin mengirimkan posisinya saat ini dan memanas-manasi semua adik dan sepupunya yang sangat suka akan cokelat.
Cekrek
Cekrek
Nikita mengirimkan beberapa gambarnya dengan coklat raksasa dengan caption, Tertarik untuk liburan ke salah satu tempat wisata terbaik di Birmingham ini bersama dengan keluarga?
#Danil, Asma, ElMira, ElRasyid, Sofya, Emran, kalian harus datang kesini. Paksa Daddy dan Mommy untuk membawamu kesini.
😆😆😆😆😍
Nikita tertawa sendiri dengan kejahilannya. Ia yakin adik dan sepupunya itu akan membuat kekacauan di Moskow. Sedangkan Crisstoffer hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya sembari menarik nafasnya dalam-dalam. Ia sepertinya sedang menikahi bocah yang sangat menggemaskan.
---Bersambung--
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya ya dan happy reading 😍😍😍