
Setelah mendengarkan kabar yang begitu menggembirakan hati mereka. Kelima orang itu kembali ke kamarnya masing-masing.
"Aku mau memberikan ciuman selamat malam sebelum tidur untuk Nikita terlebih dahulu, Alex." ujar Aisyah saat mereka berdua melewati kamar putri kesayangan mereka. Alex juga ingin masuk ke kamar tetapi dilarang oleh sang istri.
"Kamu jangan masuk, ada Anna didalam sana." ujar Aisyah dengan mata melotot memberi peringatan. Alex hanya tersenyum dan mengecup bibir istrinya sekilas,
"Aku mengerti sayang. Aku menunggumu di kamar saja kalau begitu." Alex pun berlalu ke kamarnya sendiri sedangkan istrinya masuk kamar Nikita dengan langkah pelan berusaha tidak bersuara. Ia tak mau membangunkan kedua orang yang ada di dalam kamar yang mungkin sudah lama tertidur.
"Niki, mommy minta maaf sayang, mommy sudah mengambil perhatian dan waktu Daddymu." ujar Aisyah kemudian mencium dahi gadis kecil itu dengan rasa sayang.
"Kami berdua sangat menyayangimu Niki." lanjut Aisyah dengan mata berkaca-kaca.
Anna yang berbaring disamping Nikita segera terbangun. Pekerjaannya yang biasa berhubungan dengan hal-hal yang berbahaya selalu membuatnya selalu waspada. Ada gerakan sedikit saja ia langsung merasa itu bahaya.
"Hum nyonya Smith. Anda sudah lama di sini?' tanya Anna sembari mengucek matanya.
"Baru saja Anna. Maafkan aku karena telah membangunkanmu, Lanjutkan tidurmu." ujar Aisyah kemudian meninggalkan kamar itu. Anna kembali berbaring dan memeluk tubuh gadis kecil yang sudah lama terlelap itu. Mimpinya yang sempat terpotong tadi, ingin ia lanjutkan kembali.
Aisyah membuka pintu kamarnya dan menemukan sang suami sudah berada diatas ranjang dan sudah mengganti pakaiannya menjadi piyama untuk tidur.
"Alex, aku merasa bersalah sama Nikita." ujar Perempuan cantik itu kemudian duduk di sisi tempat tidur.
"Bersalah kenapa?"
"Aku merasa telah mengambilmu dari dirinya dan sekarang mengabaikan perasaannya." ujar Aisyah dengan wajah sedihnya.
"Kamu memang sudah mengambilku seutuhnya Aisyah, tak ada lagi yang tersisa." jawab Alex tersenyum samar.
"Jangan bersedih seperti itu, kemarilah sayang. Aku akan membantu mengganti pakaianmu supaya kamu nyaman beristirahat." Aisyah pun berdiri dan menghampiri suaminya. Perasaannya masih sangat galau dengan protes dari Nikita. Perasaan bersalahnya masih terus menghantui hatinya.
Aisyah mulai membuka hijab yang ia kenakan sedangkan Alex membuka tali pengikat baju panjang yang sedang istrinya itu pakai. Tak berapa lama tubuh sang istri pun polos di depan matanya dan yang tersisa adalah pakaian dalam yang hanya bisa menutupi tempat-tempat tertentu dari tubuh istri.
"Aisyah, kamu sangat indah sayang." ujar Alex dengan pandangan memuja. Ia tak pernah berhenti memuji kecantikan istrinya meskipun ia sudah berulang-ulang melihat pemandangan yang sangat indah ini.
Aisyah hanya tersenyum malu-malu merasa tersanjung meskipun ia sering merasa rendah diri karena tubuhnya tak lagi seperti dulu. Sekarang ia tampak seperti kura-kura sedang berjemur di pantai dengan keadaan perut yang semakin membesar.
"Tubuh istri yang sedang hamil itu punya daya tarik tersendiri sayang, jadi jangan kamu tutupi.' ujar Alex memulai rayuannya.
Dengan tak sabar ia membuka pakaiannya sendiri dan mengaktifkan kelincahan tangannya untuk membuat sang istri rilex dan santai.
Bibirnya seperti biasa dengan agresif menggoda keseluruhan permukaan kulit sang istri sampai Aisyah mendessah nikmat dan akhirnya mereka berdua memanjat bersama untuk menggapai kenikmatan yang lebih dan lebih diatas nirwana sana. Yang selalu menjanjikan perasaan indah tak bertepi.
Sedangkan di kamar lain, tepatnya di kamar Pria bujang yang tak bisa diragukan ketampanannya yaitu Albert Smith sedang dalam kondisi yang sangat bahagia.
Ia sedang melakukan panggilan video dengan Reisya si gadis pujaan hati. Jam menunjukkan tengah malam dengan perbedaan waktu yang tidak terlalu jauh antara Rusia dan Makassar saat itu. Bagi mereka yang sedang dilanda rindu, begadang pun tak masalah bagi keduanya yang penting mereka bisa saling bertukar kabar dan saling memandang.
Reisya tersenyum sangat manis di depan kamera handphonenya. Ia sudah mencuci wajahnya dengan air dingin agar tidak tertidur menunggu Albert menghubunginya.
Albert tersenyum lebar di depan kamera dan memandang Reisya lembut, ada kerinduan yang sang besar di matanya. Gadis itu membalasnya dengan senyum malu-malu. Lama mereka bertatapan tanpa ada yang bicara.
"Reisya, boleh aku melihat rambutmu?" tanya Albert dengan pandangan memohon.
"Eh, ini tidak benar Al? kita kan belum halal." jawab Reisya dengan wajah berubah kaget dengan permintaan aneh pria yang sedang berjarak ribuan pulau darinya itu.
"Hanya rambutmu saja Reisya, dan aku berjanji besok aku akan terbang ke negaramu untuk menikahimu segera, Plis boleh ya?" pinta Albert dengan terus memohon, entah apa yang terjadi padanya malam ini hingga ia begitu ingin melepaskan sesuatu dari dalam dirinya.
Dan dengan memandang wajah sang kekasih ia merasa sedang berada pada dimensi lain. Ia ingin melakukan pelepasan sambil memandang wajah Reisya tanpa penutup di kepalanya itu.
Reisya tampak berpikir dan hanya diam saja, Sedangkan Albert berusaha menahan dirinya untuk tidak memaksa, sungguh berat menahan sesuatu yang selama ini sering ia lakukan dengan gadis-gadis diluar sana.
Akhirnya Reisya kalah, ia begitu kasihan melihat wajah Albert yang nampak sangat tersiksa. Ia membuka kerudungnya dan memperlihatkan rambutnya yang tergerai indah, dalam hati ia terus beristighfar memohon ampun pada Tuhan.
'Ini tidak benar Al, ini dosa. Kamu harus menikahiku." ujar Reisya dengan suara pelan saat Albert mengerang nikmat di seberang sana.
"Al? Albert! apa yang kamu lakukan?" tanya Reisya panik karena tiba-tiba kamera berubah gelap dan akhirnya tak ada suara selain suara yang membuat gadis itu meremang. Ia langsung mematikan panggilan video itu dan pergi berwudhu dan melakukan sholat taubat.
"Ya ampun apa aku sudah membuat orang lain melakukan sebuah dosa besar?" ujarnya sambil mengelus tangannya yang tiba-tiba meremang aneh.
---Bersambung--
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat update nya okey???
Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍