Ex Mafia Hot Daddy

Ex Mafia Hot Daddy
# Part 224 EMHD



Bandar Udara Internasional Nursultan Nazarbayev; (IATA: NQZ, ICAO: UACC) adalah bandar udara internasional yang terletak 167 km (104 mi) di sebelah tenggara ibu kota Kazakhstan.


The Smith sedang berada di bandara itu saat ini.


Sepanjang hari ini mereka terus berusaha mengumpulkan bukti-bukti dari rekaman cctv sepanjang jalan dari bandara sampai tempat terakhir yang didatangi oleh kendaraan beroda empat yang membawa Nikita.


Dan itu tentu saja perlu koneksi orang dalam yang sangat kuat untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk itu.


Beruntunglah Nurzhan Subkhan dan putranya menyediakan banyak waktu dan juga koneksinya hingga mereka bisa dengan cepat mendapatkan informasi yang mereka inginkan.


"Terimakasih tuan Subkhan atas bantuannya." ucap Alex sembari menjabat tangan 2 pria berkewarganegaraan Kazakhtan itu.


"Sama-sama tuan Smith, jangan sungkan. Anggap kami keluarga kalian, dan kuharap setelah putri anda ditemukan kita bisa segera mengatur perjodohannya dengan putraku." ujar Nurzhan Subkhan dengan wajah gembira.


"Ekhem," Roman Subkhan yang merasa sedang jadi topik pembicaraan langsung berdehem.


"Hey apa kamu malu?" goda Nurzhan Subkhan pada putranya. Roman hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal.


Tadinya pria itu memang tertarik pada Nikita Smith tetapi saat melihat pandangan ayah dari gadis itu yang seakan ingin menelannya bulat-bulat, ia akhirnya menjatuhkan pilihannya pada Elif Kaya, sahabat gadis itu yang juga tak kalah menarik dan cantiknya.


Alex, Maksim, dan juga Albert ikut menggaruk kepalanya yang sama-sama tak gatal. Mereka adalah hot Daddy yang sangat melindungi putri pertama mereka.


Mereka sepakat untuk membiarkan Nikita menikmati masa-masa remajanya tanpa ada hubungan dengan lawan jenis apalagi cinta yang kadang bisa membuat orang tidak waras.


"Kami hanya bisa mengantar sampai bandara ini, selanjutnya kami berharap akan ada informasi atau petunjuk yang bisa tuan dapatkan di dalam sana."


ujar Nurzhan Subkhan dan segera meninggalkan tempat itu bersama dengan putranya.


Terus terang keluarga Subkhan itu pernah terlibat masalah dengan otoritas bandara yang sekarang di kuasai oleh salah satu orang penting di negara ini.


Itulah mengapa mereka tidak bisa membantu sampai ketempat itu.


"Ayo kita masuk. Kita akan mencari tahu sendiri siapa bedebah itu, dan aku pastikan ia akan mendapatkan balasan yang tak pernah ia bayangkan bahkan di dalam mimpinya sekalipun," geram Alex tak sabar.


Sebelumnya mereka memasuki tempat parkir dan menemukan mobil yang mereka cari ternyata ada di sana.


"Rupanya bajingan tengik itu masih menyimpan mobilnya di sini, pantas saja kepolisian Kazakhtan tidak menemukannya lagi setelah kejadian itu." ujar Maksim dengan rahang mengetat marah.


Mereka kemudian masuk dan meminta untuk bertemu dengan otoritas bandara.


"Kalian warga negara Rusia, ada perlu apa mencari data penumpang pesawat jet pribadi di tempat kami?" tanya seseorang yang sedang bertugas saat itu.


"Kami kehilangan putri kami pada hari Ahad yang lalu, dan mobil penculik yang ada dalam petunjuk yang kami peroleh ternyata ada di tempat parkir di Bandara ini." jelas Alex berusaha untuk tenang. Meskipun rasanya ia ingin mencekik pria angkuh dihadapannya ini.


"Boleh saya meminta indentitas anda?" tanya pria itu lagi dengan wajah mengintimidasi. Alex segera memberikan kartu indentitasnya.


"Baiklah tuan, pada hari Minggu yang lalu, ada seorang yang datang untuk meminta bantuan untuk menyewa sebuah pesawat jet pribadi." ujar pria itu dengan suara mulai melunak. The Smiths mulai menyimak apa yang akan disampaikan oleh pria itu


"Kami menawarkan Bombardier Global 8000, pesawat bisnis berkecepatan tinggi dan ultra long-range yang dikembangkan oleh Bombardier Aerospace. Jet ini mampu melakukan perjalanan 7.900 mil laut (14.631 kilometer) dengan kecepatan maksimum 982 kilometer per jam.


Jet pribadi ini bisa menampung sekitar 13 penumpang, belum termasuk kru atau awak pesawat. Bisa terbang hingga ketinggian 51.000 kaki atau sekitar 15,5 kilometer dari permukaan laut, lebih tinggi dari jet pribadi lainnya.


Soal fasilitas, terdapat dapur dengan oven, microwave, mesin kopi, penyimpanan dingin (chilled storage), wastafel, faucet (keran), kamar mandi dengan pencahayaan alami dan meja rias, dan sebagainya. Tarif sewanya sekitar 6.000 Euro atau Rp101 juta per jam!


"Tapi sepertinya orang itu lebih memilih Bombardier Global 7500 adalah downgrade dari Bombardier Global 8000 dan upgrade dari Bombardier Global 6000. Jet pribadi ini menempuh jarak total 7.700 mil laut atau 14.260 kilometer dengan kecepatan maksimum 981 kilometer per jam. Ngebut!"


Penumpang bisa merasakan kemewahan berkat ruang tamu yang luas, dapur berukuran penuh, suite khusus, tempat tidur permanen untuk beristirahat, shower berdiri, serta teknologi fly-by-wire. Melansir Jetcraft, Bombardier Global 7500 memiliki konfigurasi 14-19 tempat duduk penumpang dan 4 kru.


Jet pribadi ini bisa dibeli dengan harga US$72,5 juta atau sekitar Rp1 triliun. Sedangkan tarif sewanya sekitar US$9.700 atau Rp138 juta. Fantastis!


Alex, Maksim, dan juga Albert merasakan tangannya pegal ingin menghajar seseorang. Dan orang itu adalah petugas bandara yang sedang duduk santai dihadapannya setelah menjelaskan 2 jenis jet pribadi yang sangat mewah.


Nampak sekali orang itu kalau ia tidak ingin membantu malah ingin mengiklankan pesawat jet pribadi yang berada di sana.


"Jadi apa kesimpulanmu tuan? kami ingin mengetahui identitas penyewa jet pribadi itu." Albert sudah ingin meraih kerah kemeja pria itu saking kesalnya, tetapi Maksim memintanya untuk bersabar.


"Eits, sabar. Berapa yang akan kalian bayar jika saya memberitahu identitas orang itu?!"


"Kalian tahu, ini adalah rahasia negara. Sangat tidak sopan bagi saya kalau memberikan informasi tanpa ada imbalannya."


Grrr


"Katakan berapa yang tuan inginkan!" Alex segera meraih handphonenya bersiap untuk mentransfer sejumlah uang.


"Kalian tahu kenapa saya memaparkan beberapa jet pribadi tadi? saya ingin kalian menyewakan salah satu jet pribadi itu pada saya untuk berlibur di Hawaii."


"Baiklah, pilih saja diantara keduanya, tetapi katakan secepatnya identitas penculik putriku itu!" tegas Alex tak sabar. Ia sudah lelah berbasa-basi dengan pria culas ini. Dan ia ingin segera menjemput Nikita dimanapun pria itu membawanya.


Pria itu menyerahkan satu lembar kertas yang berisi nama dan juga gambar pria yang menyewa Bombardier Global 7500.


"Kamu ingat orang ini Max?" tanya Alex pada Maksim yang sedang berdiri disampingnya. Maksim dan Albert langsung mengepalkan tangannya mulai mengingat pria berkebangsaan Inggris itu.


"Crisstoffer Anderson, keparat kau!"


---Bersambung--


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍