
Tampak Malik membawa Lisa ke mobil miliknya lalu memasangkan sabuk pengaman karena dia yakin jika Lisa masih berada di tempat di mana kejadian itu terjadi dia pasti akan sangat terluka dan jika Lisa tak bisa menahan amarahnya itu akan berbahaya Malik tampak mengemudikan mobilnya menuju ke sebuah tempat yang bisa membuat hati Lisa sedikit tenang dan tempat tersebut adalah sebuah pantai yang cukup jauh dari klub malam tersebut, walaupun Malik meninggalkan si tato tapi dia yakin lani dan Lusi pasti akan membuat si tato tak bisa kemana-mana
Sementara di dalam ruang pribadi milik si tato tampak lani dan Lusi melihat dori dan si codet dengan tatapan mematikan sebaiknya kalian menyingkir biarkan kami melampiaskan kemarahan kami padanya kami ingin bertanya apa yang sudah dia lakukan." ucap lani
Si codet dan dori langsung menoleh kebelakang melihat si tato yang sudah babak belur nampak tertunduk, jangan katakan kau menjebak nona Lisa hingga bisa tidur dengannya atau kau menjebaknya dan memperkosanya." tanya si codet tanpa filter, tampak dori terbelalak mendengar pertanyaan si codet dia ini mau bertanya apa menuduh pertanyaan yang sangat menjatuhkan
"Aku tak melakukan itu semua tapi ." ucap si tato tapi saat akan melanjutkan ucapannya si codet langsung memotong syukurlah kau masih bisa terselamatkan." ucap si codet, tapi aku dan Lisa sudah tidur bersama itupun karena kami terkena asap obat perangsang yang tak sengaja aku buka." sontak saja penyataan si tato membuat dori dan si codet tapak saling memandang dengan tatapan yang sulit di artikan oleh semua yang ada di situ terkecuali mereka berdua kompak mereka mengangguk
"Apa kau sungguh bukan manusia." ucap dori langsung memukul si tato begitupun si codet membuat si tato benar-benar tak bisa bergerak, "kalian berdua biar kami yang menghukumnya kalau perlu kami akan memotong burungnya sebagai permintaan maaf sebaiknya kalian segera pergi menyusul Lusi dia butuh saudaranya saat ini." ucap dori
Tampak Lani dan Lusi saling melirik lalu melihat si tato yang terkapar tak berdaya lalu melihat wajah dori dan si codet yang penuh kesungguhan " baiklah kami akan melihat keadaan Lisa aku ingin kalian membuatnya menjadi pria tak berguna kalau perlu patahkan semua persendiannya." ucap lani
Tampak si codet dan dori menelan ludahnya dengan kasar mendengar perkataan lani apalagi si tato, nampak kedua wanita tersebut bergegas keluar dari ruangan si tato, setelah ke dia wanita tersebut keluar dori dan si codet langsung melihat keadaan si tato apa kau baik-baik oh astaga lihatlah wajah mu ibumu saja tak akan dapat mengenali mu." ucap si codet lalu si codet dan dori hendak mengangkat si tato ke ranjang tapi saat mendekati ranjang tiba-tiba pintu terbuka nampak lani melihat hal tersebut spontan dori dan si codet melepaskan tangan mereka membuat si tato terjatuh ke lantai dengan bunyi Yang sangat keras
"Ada apa." tanya dori pura-pura terlihat bisa saja, "apa yang kalian lakukan kalian mau membawanya ke mana ." tanya lani sambil masuk dan mengambil kunci mobil miliknya, " oh kami hendak merendamnya di air garam agar dia lebih tersiksa." ucap si codet, Lusi mengangguk lalu kembali keluar
Tampak dori dan si codet bergegas memeriksa keadaan si tato yang sepertinya pingsan "aduh gawat sepertinya bentur tadi membuatnya pingsan apa yang harus kita lakukan kalau sampai di geger otak dan gila ibunya bisa membunuhku." ucap si codet
Malika menghembuskan nafasnya kasar saat ini nasi telah menjadi bubur apalagi kesalahan yang di lakukan si tato dan Lisa adalah unsur ketidaksengajaan jadi tak ada yang bisa di salahkan dalam hal ini walaupun ujung-ujungnya semua kejadian ini pasti akan di arahkan ke pada si tato sebagai seorang pria "kakak mengerti perasaan saat ini tapi semua sudah terjadi dan semuanya terjadi atas dasar keadaan jadi kakak pikir jika kau bersedia untuk menerima si tato sebagai suami itu akan menjadi hal baik." ucap Malik
Tampak Lisa terdiam mendengar perkataan Malik dia tak pernah berpikir untuk menikah muda apalagi dia masih memiliki kakak lani dan Lusi, Lisa ingin melihat ke dua kakak perempuannya menikah terlebih dari dirinya, "aku tak pernah berpikir untuk menikah muda apalagi aku bercita-cita ingin melihat kakak lani dan kakak Lusi menikah terlebih dahulu sebelum diriku." ucap Lisa
Tiba-tiba lani dan Lusi datang dari belakang langsung merangkul Lisa dan mendorong Malik menjauh, "hai anak kecil apa yang kau katakan kami ini memiliki keinginan melihat mu menikah terlebih dahulu, kau jangan memikirkan kami kau pasti akan cantik mengenakan gaun pengantin lagipula si tato tak buruk-buruk amat dia seorang pria normal dan memiliki kelakuan baik." ucap lani
Lusi langsung berbisik di telinga lani, ya dia tak akan menjadi normal lagi kalau sampai ke dua pria bodoh itu melakukan seperti yang kau perintahkan." ucap lusi, lani langsung menatap ke arah Lusi dengan tatapan yang sulit di artikan, sementara itu di ruangan istirahat si tato tampak seorang dokter datang melihat keadaan si tato membuat si dokter tampak panik dan terkejut "apa yang terjadi kenapa dia bisa terluka separah ini astaga jangan sampai ibunya tau mengenai hal ini oh tuhan aku bingung harus membersihkan lukanya dari mana." ucap dokter tersebut panik sendiri
Dori dan si codet tampak saling menatap kemudian melihat kearah dokter tersebut yang mereka telepon karena dokter tersebut juga yang dulu membantu dori saat terluka, "dokter mengenalnya." tanya dori, bagaimana aku tidak mengenalnya aku adalah dokter pribadi keluarganya ibunya sangat menyayangi dirinya ibunya adalah pemilik dari perusahaan pembuat senjata untuk pemerintah dan penjual senjata yang paling terkenal di dunia apa kalian tidak tau dia putra satu-satunya yang memiliki gelar pangeran senjata tapi wajar kalian tak mengetahuinya karena semua identitasnya di rahasiakan dia ingin hidup mandiri jika sampai ibunya tau aku yakin orang yang melakukan ini akan langsung di tembak mati." ucap dokter sambil membersihkan setiap lika yang ada di wajah dan tubuh si tato setelah memberi infus pada si tato
Tampak si dori dan si codet saling berbisik "astaga aku tak menyangka dia seorang pria kaya raya padahal selam ini dia sangat pelit belikan aku minuman saja tak pernah dan pantas saja dia sangat mudah mendapatkan senjata dan senjata yang dia jual cukup murah walaupun kualitasnya bagus." ucap si codet .
Jangan lupa like, komen dan hadiahnya