
Dori yang sudah masuk ke dalam gubuk tapak disambut oleh lani "sepertinya dia sangat percaya pada kita sehingga tak memeriksa senjata yang mereka bawa." ucap lani
"Ya sepertinya dia tak curiga sedikitpun atau karena dia orang baru karena sepertinya aku baru melihatnya padahal aku sudah memeriksa beberapa orang yang biasanya mengadakan transaksi senjata dengan orang yang kita gantikan." ucap dori
"Mungkin saja dia memang orang baru dalam klan dragon yang langsung mendapatkan kepercayaan untuk menangani pembelian senjata." ucap lani, kau benar sebaiknya kita segera mengosongkan tempat ini dan menghilangkan semua jejak keberadaan kita sebelum mereka menyadari apa yang mereka bawa di dalam peti tersebut ucap dori lalu bergegas menyuruh para bawahannya untuk membersihkan tempat tersebut sementara dirinya dan lani langsung masuk ke dalam mobil, setelah mereka berdua masuk dori langsung mengemudikan mobil keluar dari hutan tersebut tapi dia mengambil jalan memutar melewati sebuah jalan rahasia
Sementara itu di dalam mobil yang ditumpangi oleh para bawahan pria bertopeng hampir sampai di markas mereka tampak pria yang dalam mobil sedang berbicara "senjata yang tadi aku coba sangat bagus apalagi harganya sangat cocok membuat aku sangat senang."
"Tapi tuan apakah tuan Seno tidak akan marah karena Tuan menggantikannya dalam melakukan transaksi pemilihan senjata tersebut karena selama ini Tuan Seno sangat berhati-hati dalam melakukan sebuah transaksi." ucap sang sopir, "kau tak perlu khawatir aku yakin dia akan menyukai hasil kerjaku lagi pula aku yang memegang dana untuk pembelian senjata tersebut jadi aku bisa melakukan semua itu tanpa harus mengatakan pada Seno karena ketua sudah mempercayakan semua transaksi senjata padaku mulai dari Minggu lalu." ucap pria tersebut, sang sopir nampak hanya mengangguk saja mendengar perkataan pria yang sedang duduk di jok belakang, kini mobil tersebut sudah masuk ke pekarangan markas tampak beberapa mobil yang lain yang membuat peti senjata langsung melaju ke arah bagian gudang sesuai dengan instruksi
Sementara itu seorang pria yang sedang berada di kediamannya tampak sangat marah setelah mendapat laporan dari bawahannya bawah salah satu orang kepercayaannya sudah mengambil alih pembelian senjata tanpa mengatakan padanya,"aku tak menyangka pengabdianku selama ini pada klan dragon tak dihargai bisa-bisanya mereka langsung menyuruh seseorang mengantikan diriku tanpa memberitahu aku sebelumnya." Seno yang sedang berada di kediamannya
Tampak pagi menyapa sepasang pria dan wanita sedang terlelap di atas sebuah ranjang tanpa mereka sadari apa yang sudah terjadi semalam, tampak Malika yang berada di markas si tato melihat ke sana kemari biasanya pagi-pagi Lisa sudah melakukan kegiatannya untuk berolahraga tapi sepertinya Lisa belum pulang dari semalam membuat Malika bertanya-tanya ke mana perginya Lisa dan si tato apakah mereka tidur di klub pikir Malika, karena merasa khawatir akhirnya Malika membersihkan tubuhnya lalu berpakaian dengan rapi hendak pergi ke klub untuk memeriksa keberadaan Lisa
Sementara itu di markas si tato tepatnya di sebuah ruang bawah tanah para pria yang semalam membuat keributan di klub tampak sudah siuman Mereka tampak terkejut saat melihat apa yang terjadi pada mereka karena saat ini mereka berada di dalam kurungan "apa yang kalian lakukan cepat bebaskan kami atau tempat kalian ini akan rata dengan tanah." ucap salah seorang pria karena berpikir bahwa tempat tersebut adalah ruangan bawah tanah di klub malam
"Sebaiknya tutup mulutmu dan bersikaplah sebagai tahanan yang baik atau aku akan menyiksamu, sekarang duduk diam lah tunggu sampai tuan ku datang untuk memberi hukuman kepadamu." ucap bawahan si tato
Tampak Malika yang sudah berada di mobil miliknya mobil tersebut keluar dari markas si tato tampak Malika berhenti di sebuah toko untuk membeli sesuatu sementara itu orang yang disuruh oleh si tato untuk mencari malaikat tanpa sengaja melihat keberadaan malaikat yang masuk ke dalam sebuah toko pria tersebut langsung tersenyum penuh arti, tampak pria tersebut mendekati mobil milik Malika lalu menyelinap masuk ke kursi penumpang kebetulan Malika tak mengunci mobil miliknya karena berpikir hanya akan membeli sesuatu lalu kembali
Tampak Malika yang sudah kembali langsung masuk ke dalam mobil langsung duduk di kursi pengemudi Malika tak menyadari bahwa ada seseorang di jok belakang mobilnya apalagi pria tersebut tampak bersembunyi di antara jok depan dan jok belakang sehingga Malika tak bisa melihatnya, tempat Malika melajukan mobilnya menuju ke klub malam milik chitato tapi di tengah perjalanan tiba-tiba pria yang bersembunyi langsung menodongkan senjata ke arah Malika membuat Malika sangat terkejut
"Siapa kau dan apa maumu." tanya Malika, "sudahlah kau tidak usah bertanya apapun tentangku sekarang arahkan mobilmu menuju ke markas klan dragon atau aku akan membunuhmu di sini." ucap pria tersebut mengancam Malika, Malika menghembuskan nafasnya kasar dia yakin pria yang sedang mengancam saat ini adalah orang suruhan pria bertopik untuk menangkapnya dan membawanya ke hadapan pria bertopeng
Tampak Malika langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi membuat pria yang berada di jok belakang nampak tegang hei apa yang kau lakukan tanya pria tersebut sambil terus menodongkan senjata, Malika yang melihat pria di jok belakang tampak tak konsentrasi karena terkejut Malika melajukan mobil Dengan kencang langsung rem mendadak sambil memutar mobil berbalik arah membuat senjata dan pria tersebut terlempar dan senjatanya jatuh tepat di kaki Malika membuat pria tersebut sedikit panik lalu berusaha menyerang Malika dengan tangan kosong tapi sepertinya pria tersebut salah perhitungan Dengan cepat Malika menghentikan mobilnya lalu balik menyerang pria tersebut hingga pingsan
"Apa yang ada di otak pria tersebut mengirim seseorang yang sangat tak berguna." ucap Malika lalu menyuntikkan sesuatu pada pria tersebut lalu melemparkannya ke sebuah jurang, setelah membuang tubuh pria tersebut Malika langsung masuk ke mobilnya kemudian melaju kembali menuju klub malam milik si tato
Kini mobil Malika sudah sampai di parkiran milik klub malam tampak klub tersebut tertutup, melihat hal tersebut balik ke akhirnya berjalan ke tempat penjaga keamanan beristirahat tampak Malika langsung membangunkan penjaga tersebut, penjaga tersebut yang mengenal Malika langsung membuka pintu club Malika langsung masuk ke dalam dan berjalan menuju ruang kerja milik si tato seperti yang dikatakan oleh penjaga bahwa semalam ada kekacauan di ruang kerja milik si tato dan setelah itu mereka memperbaiki pintu lalu pergi dan si tato atau maupun Lisa tak ada yang keluar dari ruangan tersebut apalagi mobil si tato masih berada di parkiran khusus pemilik klub.
Jangan lupa like, komen dan hadiahnya