My Wife My Hero

My Wife My Hero
361. bekas luka neni



Stuart yang keluar dari ruangan rahasia tersebut langsung bergegas keluar tampak saat akan keluar dari lab Stuart bertemu dengan Mr D, "syukurlah aku bertemu denganmu sekarang di sini aku harus kembali ke kota A untuk melakukan sesuatu aku akan segera kembali lagi ke mari bagaimana apakah orang-orang yang mengawasi Pulau ini sudah kau amankan." tanya Stuart


"Sudah Tuan aku sudah menyuruh seseorang membawa kapal tersebut ke dermaga kita dan orang-orang tersebut langsung dikurung markas kita, apakah Tuan melupakan sesuatu di kediaman utama Kenapa tidak menyuruh aku saja yang pergi mengambilnya ke kota A apalagi Tuan sudah izin kepada Nyonya untuk ke luar negeri beberapa hari." ucap Mr D berpikir bahwa Stuart akan ke kediaman utama untuk mengambil sesuatu


"Kau jangan khawatir barang itu bukan berada di kediaman utama tapi berada di tempat lain jadi aku tidak akan kembali ke kediaman utama tapi langsung mengambil barang tersebut lalu kembali lagi baiklah aku akan pergi terlebih dahulu tingkatkan pengawasan di tempat ini aku yakin pria tersebut akan sangat bingung jika dia tidak mendapatkan kabar dari bawahannya selama beberapa jam." ucap Stuart lalu melangkah pergi meninggalkan mr D yang langsung menunduk hormat


Sementara itu sebuah gedung para ilmuwan yang sudah masuk di dalam sebuah ruangan tampak mendekati sebuah penjara di mana terdapat seorang pria yang seperti monster dari luar tampak pria itu menatap satu persatu para ilmuwan yang hendak memberikan suntikan kepadanya sejak pria tersebut disuntik menggunakan serum tersebut dia sudah tidak bisa berkomunikasi lagi dengan siapapun hanya dapat atau melakukan suatu tindakan menggunakan bahasa tubuhnya, tampak pria yang seperti monster itu berusaha meronta-ronta agar tidak disuntik tapi tiba-tiba beberapa penjaga mulai memasangkan sebuah alat yang membuatnya tak bisa bergerak sama sekali para ilmuwan tersebut bergegas menyuntik serum tersebut setelah serum itu sudah diberikan tampak pria tersebut langsung lemas dan kemudian menutup Mata sesaat, setelah para ilmuwan tersebut menyuntikkan tubuh pria tersebut mereka langsung keluar secepat mungkin dari tempat tersebut


Sementara itu di markas Sofia James yang sudah pulih kemudian didatangi oleh seorang bawahan Sofia, selamat siang tuan James kenalkan aku adalah Reno yang akan membawa anda seperti perintah ketua ucap pria yang bernama Reno, James hanya mengikuti arahan pria tersebut lalu mereka keluar dari markas tersebut masuk ke dalam sebuah mobil di dalam mobil tampak James sedang memikirkan sesuatu setelah dia berpikir dia Lalu melihat pria yang pergi bersamanya "tuan bolehkah kita melewati kediamanku aku hanya akan melihat rumah tersebut lalu kita akan melanjutkan di mana kita akan pergi." ucap James, pria tersebut nampak mengangguk setuju


Sementara itu di kediaman James tempatnya di kamar kedua orang tuanya tampak kedua orang tua James sedang berbicara "sayang Apa kau tidak merasa bahwa Neni sangat aneh setelah dia kembali kemari dia kadang melamun dan bahkan lupa apa yang akan dilakukan dan dia masih selalu menjerit tengah malam dan kau lihat dia tidak pernah lagi memakai baju pendek yang biasa dia gunakan saat di rumah, dan saat kita bertanya dia selalu menundukkan dan matanya selalu tak berani menatap kita apakah mungkin ada sesuatu yang terjadi padanya sehingga dia memilih perceraian bukan hanya karena perbedaan pendapat." ucap ibu James


Baiklah ibu akan ke kamarnya dan bertanya padanya tentang situasi yang saat ini sedang terjadi sehingga membuat pernikahannya harus berakhir dengan perceraian." ucap ibu James lalu bangkit berjalan keluar ke kamar menuju ke kamar Neni, sementara itu Nini tampak sedang berada di dalam kamar mandi miliknya di kaca yang sangat besar Neni melihat semua bekas yang ada di tubuhnya sebuah bekas yang akan selalu ada di tubuh mulusnya kini tubuh mulus yang selalu dia miliki tinggal kenangan semuanya hanya bekas luka yang diberikan oleh Ruben padanya, tampak ibu James mengetuk pintu kamar kang Putri tapi tak ada jawaban dari dalam membuatnya langsung masuk ke dalam begitu saja tampak sang ibu melihat kamar yang kosong tapi ada suara percikan di kamar mandi membuat sang ibu langsung duduk di tepian yang menunggu Sang Putri yang sedang mandi


Sementara itu mobil yang ditumpangi oleh James tampak melewati kediamannya tampak mobil tersebut berhenti sejenak melihat dari luar setelah melihat beberapa menit akhirnya mobil itu melaju kembali sementara itu di dalam mobil menyikapi air matanya yang sempat jatuh saat melihat kediaman tersebut Dia teringat kepada kedua orang tuanya yang sudah begitu menyayanginya dan juga kepada adiknya yang harus mengalami nasib buruk akibat perbuatannya seandainya saja Dia tidak serakah dan termakan rayuan dia pasti tidak akan seperti ini dan adiknya tidak akan menderita


Neni yang selesai mandi langsung mengambil handuk yang sudah dia siapkan ini yang tak pernah berpikir bahwa ibunya akan masuk ke dalam kamarnya saat dia mandi keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang menutupi area dadanya sampai pahanya saja tampak Nene yang baru keluar dari kamar mandi berjalan menuju ruang ganti tapi hendak melewati ranjang ini sangat terkejut saat melihat sang ibu menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan sontak saja ibunya langsung berteriak histeris saat melihat tubuh putrinya yang penuh dengan bekas luka astaga sayang apa yang terjadi denganmu Kenapa dengan tubuhmu Kenapa ada bekas luka seperti ini ini adalah bekas luka lama dan ini adalah bekas luka baru katakan pada ibu apa yang sebenarnya terjadi Jangan katakan bahwa Ruben yang sudah melakukan ini padamu dia benar-benar seorang iblis bisa-bisanya dia melakukan ini padamu aku pasti akan membuatnya menerima hukuman atas perbuatannya padamu ucapkan ibu yang sangat terkejut melihat tubuh anak yang penuh dengan bekas luka, ibu Neni menangis sambil memeluk tubuh putrinya yang masih mengenakan handuk sementara ini tampak sangat terkejut dan syok saat mengetahui bahwa ibunya ada di dalam kamarnya.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya