My Wife My Hero

My Wife My Hero
85. vip



Lusi mendekati meja tersebut dengan senyuman manisnya membuat para pria tersebut langsung mengalihkan pandangannya kepada Lusi apalagi Lusi terlihat cantik dan seksi dengan pakaian yang dia gunakan melihat adegan tersebut si codet tampak sedikit kesal


"Maafkan kami atas pelayanan yang buruk bagaimana jika aku menemani tuan-tuan ke dalam ruangan VIP kita makan sambil mengobrol." ucap lusi menggoda, para peta tersebut tampak sumringah mendengar ajakan Lusi otak mereka sudah dipenuhi dengan pikiran kotor apalagi Lusi terlihat seperti wanita lemah lembut yang sedang menggoda mereka, ini baru cara yang betul untuk menenangkan tamu seperti kami terserah Nona saja di manapun Nona inginkan kami pasti bersedia untuk menemani nona." ucap salah seorang pria tersebut


Si codet yang cemburu langsung mendekati Lusi dan berbisik di telinganya "apa yang sedang kau lakukan apa kau gila mereka semua adalah pria yang sengaja ingin mencari keributan dan sekarang kau mengundangnya di ruang VIP yang tertutup, mesti langsung menoleh ke arah memainkan matanya kemudian berjalan ke arah ruangan diikuti oleh para pria tersebut setelah mereka semua masuk Lusi langsung menutup pintu dan menguncinya dari dalam sementara si codet yang berusaha membuka pintu terlihat sangat kesal karena sudah berpikir yang tidak-tidak yang akan terjadi di dalam


Sementara itu di ruang VIP tampak para pria tersebut sudah duduk manis menunggu aksi Lusi untuk menyenangkan mereka, tapi apa yang terjadi selanjutnya membuat para pria tersebut akan menyesal masuk ke dalam ruangan VIP tampak para pria tersebut sudah jatuh terkapar di lantai dengan beberapa pukulan bahkan ada yang sampai pingsan karena ditendang beberapa kali hingga tubuhnya tertabrak ke dinding beberapa kali


Si codet tampak terkejut karena mendengar suara gaduh dari dalam pip walaupun tak terdengar jelas tapi karena dia berada tepat di depan pintu membuatnya mendengar samar apa yang terjadi di dalam membuat si codet semakin khawatir dengan keadaan Lusi, yang sudah tak sabar ingin melihat apa yang terjadi di dalam berniat untuk mendobrak pintu ruangan VIP tersebut, tampak si code sudah mengambil ancang-ancang lalu berlari sekuat tenaga untuk mendobrak pintu tersebut tapi yang terjadi malah di luar dugaan pintu tersebut tiba-tiba terbuka membuat langsung masuk begitu saja Untung saja tubuhnya jatuh ke kursi yang empuk sementara Lusi yang membuka pintu tampak kebingungan melihat si codet yang terlempar sampai ke kursi


Lusi hanya menggeleng-geleng kepala melihat lalu keluar dengan santai dari ruangan tersebut sementara si codet terbelalak melihat kelima pria tersebut tampak terluka sangat parah tak berselang lama beberapa orang tiba-tiba datang setelah Lusi pergi membuat si codet tambah bingung akhirnya si codet keluar tampak dia melihat di restoran hotel tamu sudah kembali ke kamar mereka masing-masing sementara para pelayan sepertinya membawakan sarapan di kamar tamu masing-masing sedangkan yang lain tampak berdiri menyaksikan apa yang terjadi sedangkan Lusi tampak kembali duduk dengan tenang di kursi di mana dia tadi akan sarapan


Si Condet akhirnya kembali ke kursi di mana lusi berada, "apa yang kau lakukan itu akan memicu masalah yang lebih besar mereka adalah anak buah dari clan dragon aku tahu mereka sengaja mencari masalah ke sini dan kau menghajar mereka habis-habisan itu akan membuat yang lain akan kembali dengan jumlah yang lebih banyak lagi." ucap si codet


Tampak di markas milik Sofia dori dan lani sedang berada di ruangan di mana mereka akan melakukan penyamaran sebagai suami istri yang akan menjual senjata kepada pihak drago, "baiklah kalian akan pergi dan menyambar sebagai orang yang menjual senjata aku sudah menyiapkan beberapa senjata di hutan bagian Selatan di sana ada pondok pondok yang bisa kalian jadikan tempat transaksi, aku sudah melihat semua data penjual senjata klan dragon dan aku sudah merubah data penjual senjata tersebut menjadi data kalian berdua dan nomor yang akan mereka hubungi adalah nomor yang sudah aku siapkan jadi kalian tunggu lah mungkin sebentar atau besok mereka akan mengabari kalian sesuai jadwal pesanan senjata yang akan mereka lakukan setiap beberapa bulan." ucap Sofia


"Baik ketua aku mengerti kami akan ke area dekat transaksi tersebut agar tak ada orang yang melihat kami keluar dari markas ini." ucap dori dan lani lalu bangkit pergi begitu saja meninggalkan Sofia yang sedang duduk, setelah kepergian duri dan lani tampak malaikat datang dengan senyuman menawannya lalu duduk di hadapan Sofia, Sofia menghembuskan nafasnya kasar "aku yakin pasti lusi sangat jengkel melihatmu berpakaian seperti ini." ucap Sofia


Malika cengengesan "dia memang selalu iri dengan kecantikanku apalagi jika aku berubah menjadi seorang wanita aku akan lebih cantik darinya dia pasti akan menerima hal seperti itu bahwa pria sepertiku bisa lebih cantik darinya." ucap mereka penuh percaya diri, "sudahlah kau jangan terlalu percaya diri semua juga tahu lusi bukannya iri kepadamu tapi dia sangat jijik jika kau berpakaian seperti wanita." ucap Sofia lalu tertawa terbahak-bahak


"Ini semua demi ketua aku berpakaian seperti ini walaupun sebenarnya aku juga menyukai pakaian ini aku terlihat sangat cantik dan menawan walaupun sebenarnya aku memang pria tulen." ucap Malika sambil tertawa, "kau memang bawahan yang paling bisa aku andalkan, bagaimana perusahaanmu apakah semua baik-baik saja beberapa hari yang lalu sebelum kau ke sini aku mendengar temanmu berulah lagi." tanya Sofia


"Ketua tenang saja semua sudah aku tak kasih sesuai dengan yang biasa ketua ajarkan." ucap Malika sambil tersenyum, tak berselang lama Lusi dan si codet tampak si codet sedikit bingung karena Malika tampak sedang duduk di hadapan Sofia terlihat mereka membicarakan sesuatu "jadi Malika juga mengenal ketua." tanya si codet yang penasaran, bukan lagi kenal Malika adalah salah satu tangan kanan ketua baik di dunia atas maupun di dunia bawah." ucap Lusi, tampak si codet terbelalak mendengar perkataan Lusi tapi setelah dia berpikir kemudian dia mengingat kejadian di mana malaikat diculik tapi hanya beberapa jam Malika dapat bebas dari markas dragon bukankah itu hal yang sangat tidak mungkin bagi seorang wanita terkecuali Dia memiliki kemampuan yang hebat " pantas saja saat Malik di culik kau tak peduli dengan keadaan ternyata Malika memiliki kemampuan khusus itulah mengapa dia menjadi tangan kanan ketua baik di dunia atas maupun di dunia bawah, sungguh wanita yang luar biasa sudah cantik, seksi dan hebat." ucap si codet


Jangan lupa like, jempolnya, komen dan hadiahnya