My Wife My Hero

My Wife My Hero
362.jujur



Tampak ibu dan anak tersebut berpelukan dengan tangisan setelah menangis beberapa menit akhirnya keduanya menghapus air mata mereka masing-masing "kau pergilah memakai pakaianmu setelah itu datanglah ke ruang keluarga untuk berbicara dengan aku dan ayahmu persoalan ini harus kita selesaikan tidak bisa kau sembunyikan lagi." ucap ibu James lalu keluar dari kamar Neni sementara itu Neni hanya mengangguk saja menyetujui keinginan sang ibu dia tak bisa berbuat banyak saat ibunya sudah mengetahui apa yang terjadi pada tubuhnya yang memiliki banyak bekas luka


Tampak ibu James yang masuk ke dalam kamar dengan raut wajah yang sangat sedih sementara sang suami yang tampak sedang duduk membaca sesuatu di sebuah sofa di dalam kamar tampak menatap istrinya bingung karena melihat raut wajah istrinya yang terlihat sangat sedih "ada apa sayang kenapa wajahmu seperti itu apalagi sepertinya kau habis menangis." tanya ayah James, sang istri tampak menghembuskan nafasnya kasar lalu duduk tepat di samping sang suami "ayah aku ingin Ayah meminum obat penenang dulu sebelum kita keluar ke ruang tamu untuk berbicara dengan Neni." ucap ibu James


"Mengapa Ayah butuh obat penenang hanya untuk berbicara dengan ini kau ini ada-ada saja ada apa sebenarnya." tanya Ayah James, "aku mohon ayah minum obat penenang ini terlebih dahulu setelah itu kita akan keluar keluar keluar untuk mendengar apa yang dikatakan oleh Neni aku tidak ingin Ayah sampai tak bisa mengontrol diri membuat Ayah kembali sakit." ucap ibu James mengambil obat penenang untuk sang suami Ayah James yang tampak bingung melihat istrinya yang serius seperti itu langsung mengambil obat tersebut dan langsung meminum obat tersebut setelah selesai minum obat tersebut kedua orang itu langsung keluar menuju ruang keluarga sementara itu Neni yang sudah berada di depan keluarga tampak terlihat gugup karena harus menceritakan apa yang terjadi di kediaman Ruben tapi dia harus berkata jujur agar orang tuanya tahu apa yang sebenarnya terjadi


Kini ketiganya sudah duduk di ruangan tersebut saling berhadapan sang ayah melihat sang putri yang tampak gugup "ada apa ini coba ceritakan pada Ayah sampai-sampai ibumu harus menyuruh ayah minum obat penenang." ucap Ayah James, ini yang tadinya memakai gaun panjang dan juga sebuah sweater tampak melepaskan sweater nya di hadapan sang ayah ayah James yang bingung saat melihat anak membuka sweater nya langsung terkejut saat melihat beberapa bekas luka yang ada di tubuh Sang anak bahkan ada bekas yang sudah lama dan ada bekas yang baru Apa yang terjadi padamu Kenapa kau bisa memiliki lebam dan bekas luka di tubuhmu cepat katakan pada ayah apakah ini perbuatan Ruben." tanya ayah James sambil menahan emosi wajahnya tampak memerah karena menahan marah melihat tubuh putrinya yang penuh luka


"Maafkan aku Ayah ibu sebenarnya saat aku menikah dengan Ruben Dia mengancam akan membunuh kalian berdua dan juga akan membunuh James yang selama ini dia tahan Di ruang bawah tanah rumahnya dan setelah aku menikah dia mulai memukulku bahkan itu bukan terjadi hanya satu atau dua kali tapi setiap saat di saat dia menginginkannya bahkan aku tidak boleh kemana-mana tanpa seizinnya aku tidak bisa berbuat apa-apa karena nyawa James dan nyawa ayah dan ibu ada di tangan Ruben apalagi Ruben memiliki banyak koneksi orang-orang penting membuatku tak berani untuk menentangnya." ucap Neni


"Astaga sayang kenapa kau tidak mengatakan dari awal kepada ayah tentang semua ini biar saja dia membunuh ayah dan ibu yang penting kau selamat ayah dan ibu juga sudah tua dan mengenai saudaramu James Apa maksudmu dia dikurung di ruang bawah tanah milik Ruben." tanya ayah James


"Maafkan aku Ayah aku takut benar-benar takut karena Ruben adalah pria yang akan melakukan apapun demi keberhasilannya Kak James ternyata meminjam uang yang cukup besar kepada Ruben dan menandatangani surat perjanjian bahwa dia akan memberikan semua sahamnya kepada Ruben tapi karena ambisi james dia kembali meminjam uang dengan menjual dirinya sendiri kepada Ruben akhirnya hal itu yang membuatnya ditangkap dan disekap di ruang bawah tanah milik Ruben." ucap Neni


"Kumohon Ayah tenanglah jangan gegabah dalam bertindak Ayah tidak tahu bagaimana Ruben dia adalah psikopat dengan beberapa orang penjaga yang selalu siap membantunya jika ayah ke sana sendirian tanpa pengamanan dari siapapun aku takut bukannya Ayah menyelamatkan Ruben tapi ayah bisa membunuh ayah sendiri dan membunuh James." ucap Neni


"Jadi apa yang kau ingin Ayah lakukan membiarkan semua yang terjadi dan tak menyelamatkan James dari tangan Ruben." ucap Ayah James, "bagaimana jika ayah berbicara dengan atur terlebih dahulu untuk masalah ini Arthur dan Ruben sepertinya memiliki koneksi yang baik siapa tahu saja Arthur bisa menolong dan untuk masalah yang aku alami aku akan menuntut di pengadilan dan aku sudah mendapatkan seseorang yang akan membantuku untuk melakukan hal tersebut jadi ayah sebaiknya tenang saja dulu cukup memantau semua ini Ayah jangan terlalu memikirkan hal ini aku takut Ayah akan kembali sakit jika Ayah sakit bagaimana aku akan fokus pada persoalan ini percayalah padaku ayah aku pasti akan menyelamatkan James." ucap Neni , setelah mendengar perkataan putrinya Ayah James hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar lalu mengganggu menyetujui apa yang dikatakan oleh putrinya


Sementara itu para bawahan Sofia yang berada di markas tampak mengumpulkan data-data yang baru saja mereka dapatkan dari para ilmuwan yang mereka ikuti apalagi mereka sudah mendengar semua percakapan yang ingin mereka ketahui tentang jadwal dan lain-lain dan pada hari Selasa berikutnya mereka sudah menyusun rencana untuk menukar serum yang dibawa oleh para ilmuwan dan mereka yakin para ilmuwan itu tak menyadari bahwa barang yang mereka bawa tertukar


Sementara itu di hotel tampak Ruben dan Malika baru saja keluar dari kamar mereka akan pergi berbelanja dengan Riang tampak Ruben sangat bahagia karena akhirnya Malika menjadi miliknya seutuhnya sementara itu Malika tampak tersenyum karena sudah mengirimkan beberapa barang bukti kepada seseorang saya akan dijadikan bahan di pengadilan dan kali ini dia yakin James pasti tidak akan berkutik.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya