
"Apa benar anak nyonya snip yang bernama gilbran itu sudah menikah dengan seorang wanita sayang bukankah selama ini ibu sudah mengatakan padamu bahwa gilbran sepertinya hanya menganggap mu adiknya ibu juga sudah berusaha menjodohkan mu dengan Gibran tapi selalu mengatakan bahwa dia ingin putranya memilih sendiri calon istrinya jadi sayang sebaiknya kau mengikhlaskan saja Gilbran ibu dan ayah akan mencarikan pria terbaik untukmu yang lebih dari Gilbran." ucap ibu Eli
"Aku tidak mau ibu aku hanya menginginkan Gilbran jika ibu tak bisa membuat aku menikah dengan Gibran walaupun aku hanya menjadi istri keduanya aku tetap menginginkan Gibran atau ibu bisa melihat aku mati bunuh diri." ancaman Eli kepada kedua orang tuanya, "jangan bersikap gabah nak kau adalah wanita terhormat kau wanita yang sangat cantik dan memiliki kekayaan yang hampir setara dengan keluarga Gilbran, ibu akan berusaha untuk menolong mu tapi aku mohon jangan membuat ibu khawatir kau adalah satu-satunya yang paling berharga di dunia ini." ucap ibu Eli
"Ibumu benar nak ayah akan mendukung semua yang ingin kau lakukan tapi ayah mohon jangan pernah mengatakan bahwa kau akan bunuh diri ayah akan berusaha untuk menekan Gibran mau menikah denganmu." ucap ayah Eli, ketiganya nampak berpelukan, sayang mari cerita dengan ayah dan ibu di kamar kami agar pelayan bisa membersihkan kamar milikmu dan kita bisa mengatur rencana agar kau bisa menikah dengan Gibran walaupun menjadi yang kedua tapi kami yakin kau pasti bisa membuat Gibran mencintai mu dan meninggalkan istrinya." ucap ibu Eli sambil membantu Eli berdiri menuju kamar mereka
Waktu berlalu dengan cepat malam ini adalah waktu penyerangan markas klan dragon tampak Sofia dan yang lain sudah berkumpul termasuk si tato dan Lisa, tampak si tato terus menempel pada Lisa membuat si codet dan dori menatap jengkel entahlah tatapan iri dan tak suka beda-beda tipis, sementara Lusi dan lani tersenyum melihat tingkah Lisa dan si tato, Lisa yang berusaha menjauhi si tato dan bersikap bisa saja sementara si tato tak peduli terus menempel
Si codet tampak mengambil ponselnya "tato kau jangan terlalu berlebihan kami tau sekarang Lisa adalah istri mu tapi tak usah mempertontonkan kemesraan mu di hadapan kami." ucap si codet di wa grup
"Iri bilang bos kalian pasti iri karena aku berhasil mendapatkan pujian hatiku yang cantik dan membuatku tak bisa jug darinya apalagi goyangannya di ranjang tak ada obatnya ." ucap si tato semakin memanas-manasi si codet dan dori
"Kau tak akan mendapatkan istrimu jika bukan karena unsur kesengajaan, Lisa tak mungkin mau menikah denganmu jika kau tak membuka liontin berisi obat perangsang aku yakin kau pasti tau fungsinya kau sengaja membukanya tepat di hadapan Lisa agar kau bisa menjebaknya dan menjadikan dia istri mu." ucap dori
Tampak wajah si tato berubah saat membaca pesan dori di chat grup, "sudahlah tak perlu membahas masa lalu yang jelas sekarang Lisa adalah istriku jadi Silahkan kalian mengatakan apapun aku tak peduli, sebaiknya kalian cepat mengatakan perasaan kalian pada lani dan Lusi atau kalian tak memiliki kesempatan setelah misi ini selesai karen aku mendengar dari Lisa bahwa lani dan Lusi akan mengikuti ketua kembali ke tempatnya." ucap si tato, tak ada balasan apapun lagi dari si codet maupun dori sepertinya mereka sedangan memikirkan sesuatu sambil melihat ke arah lani dan Lusi yang berdiri di samping Sofia
Dori dan si codet yang bermaksud untuk berbicara dengan lani dan Lusi tanpa harus gagal kali ini apalagi lani dan Lusi langsung pergi mengikuti Sofia meninggalkan yang lain sementara Lisa dan ditato tampak berjalan beriringan, sementara itu di markas pria bertopeng tampak pria bertopeng terkejut mendapatkan laporan bahwa salah seorang bawahannya terbunuh dan bawahan yang lain yang membuat kekacauan di klub dan hotel telah ditangkap namun belum selesai keterkejutan si topeng tentang para bawahannya yang ditangkap tiba-tiba alarm markasnya berbunyi salah seorang bawahannya tiba-tiba masuk ke ruangannya maaf tuan sepertinya ada penyerangan dan sepertinya lawan kali ini tidak main-main karena mereka memiliki senjata otomatis terbaru dan orang-orang yang sangat berbakat bahkan pagar penghalang yang kita dirikan yang tak pernah bisa ditembus selama puluhan tahun ini roboh." lapor pria tersebut
"Apa yang kau katakan penyerangan siapa yang melakukannya bukannya kita tak memiliki lawan lagi di dunia bawah tanah ini tak ada clan yang sekuat kita apa maksudnya penyerangan dan mereka memiliki senjata terbaru bukankah senjata itu dilarang untuk diproduksi dan bagaimana bisa tembok itu roboh cepat panggil semua orang dan siapkan senjata kita harus melawan walaupun kita terdesak." ucap pria bertopeng lalu bangkit dari kursi kebesarannya
Sementara di luar tampak dori, si codet dan si tato yang memimpin penyerangan sementara Lisa dan Lusi tampak mengawasi dari belakang sedangkan Sofia entah ke mana sementara Malika mengendap-ngendap berusaha masuk ke dalam markas pria bertopeng membuat semua sistem di markas pria bertopeng lumpuh total apalagi Malika tepat berada di tengah-tengah pusat data milik pria bertopeng membuat parah penjaga dan orang-orang yang berada di ruangan pusat data nampak sangat frustasi karena sistem tiba-tiba tak berfungsi dengan baik bahkan komputer utama sampai tak memiliki gambar apapun, pria bertopeng nampak frustasi dengan apa yang terjadi penyerangan ini sangat mendadak pria tersebut langsung masuk ke sebuah kamar tampak seorang pria sedang duduk sambil melihat ke arahnya "apa yang aku katakan sebaiknya kau bunuh orang tua itu dan juga putranya sekarang lihatlah dia pasti sudah bergabung dengan seseorang yang cukup kuat untuk menyerang markas ini apa kau pikir dia sama bodohnya dengan putranya percuma dia menjadi ketua klan dragon jika otaknya bodoh." ucap pria tersebut
"Itu tidak mungkin ayah aku selalu mengawasinya dia tak pernah bertemu dengan siapapun hanya satu kali dia bertemu seorang wanita itu pun mereka tak pernah bertemu lagi." ucap pria bertopeng
"Ha ha ha ha kau memang bodoh dan terlalu percaya diri hanya karena tak ada klan lain yang bereaksi padamu ." ucap pria tersebut
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya