
Tampak penampilan Wulan yang acak-acakan walaupun sudah mandi dan banyak goresan di tubuhnya bahkan di wajahnya, tampak Wulan menatap dengan mata merah dan tangan mengepal, sementara itu di sebuah ruangan tampak kakek emeli sedang tak berselang lama raja Kerajaan Galee masuk ke dalam ruangan tersebut "aku datang kemari hanya ingin mengatakan anda akan tinggal di sini di ruang gelap tanpa penerangan selama sisa hidup anda ini adalah bentuk penghormatan ku kepada raja Arjun karena aku yakin dia sangat terluka atas penghianat yang anda lakukan padanya sebagai orang yang sangat dia hormati dan percayai." ucap raja kerajaan Galee lalu keluar dari ruangan tersebut meninggalkan ruangan tersebut sementara itu kakek emeli tampak tak bergeming, ruangan itu langsung di tutup kembali oleh para pengawal yang berjaga di depan pintu meninggalkan kakek Emeli dalam ruangan yang gelap-gulita
Sementara itu raja Arjun yang sudah kembali di tempat peristirahatan miliknya tampak matanya memerah setelah apa yang terjadi dia tak menyangka ayahnya yang selama ini dia percayai ternyata merupakan penghianat terbesar dalam hidupnya, " ayah kenapa ayah tega melakukan hal itu padaku ayah tau bagaimana aku sangat mencintai ayah tapi perbuatan ayah tak bisa aku ampuni lagi." ucap raja Arjun sambil menangis
Sementara itu di kamar tampak Samuel yang sudah berhasil menenangkan emeli, "sayang kau ini makanan aku atau makan makanan lain." ucap Samuel membuta email tersenyum mendengar perkataan suaminya, "sayang Jangan bercanda aku akan makan lalu pergi melihat kuburan mba Ida aku sangat merasa bersalah padanya karena diriku dia sampai di siksa oleh bibi Wulan." ucap Emeli
"Siapa yang becanda aku serius tapi mendengar pesan ibuku baiklah ini makan yang baru di bawakan oleh pelayan makanan lah dulu setelah itu kita akan ke kuburan mbok Ida dan setelah kembali aku akan menjadi suami baik dengan membersihkan tubuhmu agar kau bisa tidur nyenyak." ucap Samuel biayanya baik tapi ada sesuatu yang tersembunyi dalam otaknya, sementara emeli tak mendengarkan ocehan suaminya dia Sedang melahap makanannya karena sangat lapar tadi dia tidak sempat makan karena masih kenyang tapi setelah kejadian yang terjadi membutanya sangat kelaparan
Tampak Emeli dan Samuel sedang berada di sebuah makam yang baru saja dibuat oleh beberapa orang sebagai peristirahatan terakhir mbok ida pengasuh emeli, emeli langsung duduk sambil memegangi batu nisan mbok ida, "maafkan saya mbok karena tak bisa menolong mbok Ida saat dalam kesulitan." ucap emeli sambil terus menangis, Samuel yang sudah menunggu beberapa menit akhirnya merangkul istrinya agar bangun apalagi istrinya terus menangis
"Sudahlah sayang aku yakin mabok Ida pasti tak ingin kau jadi seperti ini dia ingin kau hidup dengan baik sebaiknya mari kita kembali ini sudah mulai sore aku takut kau nanti jatuh sakit." ucap Samuel, Emily hanya mengangguk lalu berjalan bersama Samuel meninggalkan makam mbok Ida
Kini hari sudah berganti tepat hari ini adalah perayaan pernikahan Samuel dan Emily, tanpa keluarga huges hadir di tempat tersebut termasuk Sofia dan Steven hanya Anisa yang tak bisa ikut karena sedang hamil besar, banyak tamu-tamu undangan dari berbagai negara dan dari berbagai kerajaan semua tampak terpesona melihat kedatangan Sofia dengan wajah cantik bagai Dewi tubuh yang indah dengan rambut pirang dan wajah blasteran yang sangat mencolok membuat Sofia menjadi pusat perhatian membuat sedikit gusar melihat para pria yang terlihat ke arah Putri tercintanya
Setelah acara berakhir Sofia dan Steven langsung kembali ke kota A sementara Samuel dan Emeli akan kembali setelah beberapa hari sedangkan Stuart dan Kikan akan kembali besok, setelah acara selesai dan sebagian orang sudah meninggalkan tempat acara tampak Raja Arjun dan beberapa raja kerajaan masih duduk bersama entah apa yang mereka bahas sementara di tempat lain tampak tua sedang berbicara dengan beberapa rekan bisnisnya aku tak menyangka bahwa Tuan Stuart memiliki seorang putri yang sangat cantik jelita dan sangat mirip dengan anda, selama ini kami tak pernah melihat gambar tentang Putri Anda yang sudah dewasa karena anda selalu menyembunyikannya bahkan di ruang kerja anda pun tak ada foto keluarga anda membuat sebagian dari kami sangat penasaran walaupun kami sering melihat Samuel dan Steven tapi saat melihat putri tuan kami ditunggu tak menyangka bahwa dia sangat berbeda dengan Kedua saudara kembarnya." ucap salah seorang rekan bisnis Stuart
"Maaf tuan Stuart bolehkah aku bertanya sedikit pribadi apakah Putri anda sudah memiliki kekasih atau anda sudah memiliki seorang pria untuknya, jujur saja aku sangat kagum dengan Putri anda dan aku ingin aku ingin dia bisa menjadi menantuku." ucap rekan bisnis Stuart
Stuart tersenyum tipis "maafkan aku tuan-tuan tapi untuk masalah itu aku menyerahkan sepenuhnya kepada putriku dia bisa memilih pria mana yang akan dia jadikan pendamping hidup karena aku sebagai orang tua hanya bisa mengawasi dan melihat apakah itu yang terbaik atau tidak untuk putriku." ucap Stuart tapi dalam hati Stuart sangat kesal karena mereka tampak selalu memperhatikan putrinya
"Tuan Stuart sangat bijaksana aku yakin Putri tuan memiliki sifat seperti Tuan yang suka berhati-hati dan tidak mudah untuk dekat dengan siapapun." ucap rekan bisnisnya
Sementara para pria yang tadi melihat Sofia tampak sedang duduk sambil bercerita tentang kecantikan dari Sofia putri dari tuan Stuart yang selama ini disembunyikan, "aku tak menyangka bahwa Putri tuan Stuart yang selama ini disembunyikan ternyata memiliki paras yang sempurna dengan tubuh yang sangat sempurna, apalagi rambut pirang dan mata birunya membuatku sampai tak berkedip saat melihatnya aku langsung mengatakan pada ayahku bahwa aku ingin menikah dengannya." ucap pria tersebut
"Aku juga mengatakan itu pada ayahku dan sepertinya ayahku sangat menyenang mendengar hal tersebut tapi dia berkata sebaiknya aku harus berpindah diri untuk bisa masuk dalam keluarga huges." ucap pria lainnya
"Aku pikir hanya aku saja yang akan mengatakan hal tersebut kepada ayahku ternyata kalian pun melakukan hal yang sama tapi apakah kalian tahu di mana saat ini Nona Sofia aku dengar dia bekerja di rumah sakit keluarga milik neneknya tapi di sana dia sering menggunakan masker sehingga orang-orang jarang ada yang bisa melihat wajahnya terkecuali rekan kerjanya itu pun hanya sebagian kecil saja apa kau tak melihat tak ada kamera di tempat acara Selin kamera dari para pengawal sementara yang lain harus menyimpan ponsel mereka karena aturan di terapkan tuan Stuart tak boleh ada yang mempublikasikan foto anak-anaknya dan istrinya." ucap pria lainnya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya