My Wife My Hero

My Wife My Hero
373.ring tinju



Malik langsung masuk ke dalam rumah begitu pelayan membuka pintu dan mengarahkan Malik di mana keberadaan Sofia dan yang lain, tampak Malik dengan wajah emosi berjalan menuju ruangan tersebut melihat Kevin yang sedang berlutut di hadapan Sofia membuat Malik semakin marah tapi saat berada di depan Sofia Malik memberi hormat "maaf ketua mungkin aku akan melakukan sesuatu yang kurang pantas di depan ketua dan tuan Arthur." ucap Malik lalu mulai menarik tubuh Kevin dari tempat tersebut membuat Kevin tampak meminta pertolongan sementara Arthur tampak terkejut melihat Malik menarik Kevin seperti karung beras entah dia bawa kemana sementara Sofia tampak santai


"sayang apa yang terjadi apakah Kevin akan baik-baik saja sepertinya Malik benar-benar marah padanya, sayang apakah Kevin akan selamat dari tangan Malik jangan sampai dia membunuhnya biar bagaimanapun Kevin asisten yang sudah setia bersamaku sejak beberapa tahun ini." ucap Arthur


"kalau kau ingin membantu asisten mu aku lepas tangan biar bagaimanapun Malik juga bawahanku yang setia dan paling aku percaya itulah mengapa aku tak bisa ikut campur dengan Maslah ini apalagi ini terkait dengan harga diri seorang wanita, jika kau mau aku bisa mengatakan kepada Malik agar kalian bisa berbagi kesalahan yang di lakukan kevin." ucap santai Sofia


Mendengar hal tersebut Arthur langsung tersenyum "tidak sayang biarkan Malik memberinya pelajaran untuk apa aku berbagi kesalahan dengan Kevin dia yang dapat enaknya masa aku yang mau berbagi susahnya, kalau enaknya juga di bagi gak apa-apa." ucap Arthur


Mendengar perkataan Arthur membuat sofia menatap tajam ke arah Arthur yang masih melihat ke arah Malik menyeret Kevin dia tak menyadari ada sianga betina yang sebentar lagi akan mengamuk karena perkataannya yang tanpa sengaja dia keluarkan dan Arthur belum menyadari hal tersebut , "oh jadi kau berharap Kevin membagi kesenangan yang dia lakukan dengan melecehkan seorang wanita." ucap Sofia


Arthur tadinya melihat ke arah pintu sontak menoleh kearah Sofia dengan tatapan terkejut , tidak sayang bukan begitu maksudku sayang aku hanya memberikan perumpamaan pada apa yang terjadi." ucap Arthur , "aku sepertinya harus berbicara empat mata dengan mu di kamar jadi kau pikir memegang wanita sembarangan adalah hal yang bagus untuk di bagai." ucap Sofia langsung menarik telinga Arthur masuk ke dalam kamar , Kevin berengsek seharusnya aku tidak membelanya Karen dirinya membuat ku salah berbicara pada akhirnya aku juga ikut di hukum ." ucap Arthur sambil menahan sakit di telinganya


Sementara Kevin tampak sudah masuk ke dalam mobil yang di kemudikan Malik tampak Kevin ketakutan melihat Malik yang sangat berbeda auranya jika menjadi seorang pria, tampak Malik sudah berada di sebuah pusat olahraga di sebuah gedung tampak Malik menarik Kevin keluar lalu masuk ke dalam tampak di dalam gedung tersebut banyak terdapat tempat olahraga dan sebuah ring tinju tampak akan menjadi tujuan Malik sementara orang-orang yang ada di sana tampak cuek dengan apa yang terjadi "pakaian dia baju pelindung dia akan menjadi lawan ku hari ini." ucap Malik membuta beberapa pegawai tempat tersebut langsung memasangkan alat keamanan di tubuh Kevin


Kini Malik dan Kevin sudah berada di ring tuan Malik sebaiknya kita bicarakan hal ini jangan dengan kekerasan aku sungguh-sungguh tak sengaja aku akan bertanggung jawab dan meminta maaf atas apa yang sudah aku lakukan." ucap Kevin tapi Malik seolah-olah tak mendengar perkataan Kevin tampak makin sedang memasang pelindung gigi setelah memasang semua itu Malik mulai melancarkan aksinya Kevin awalanya berusaha menghindar dengan berlari tapi sepertinya Malik benar-benar kesal membuta Kevin di banting dan di pukul beberapa kali hingga wajahnya dan bibinya terluka bahkan entah beberapa kali Kevin di banting oleh Malik, sementara orang-orang yang menyaksikan pertandingan yang tak seimbang itu hanya terus berteriak sementara Kevin tampak sudah tak bisa bergerak lagi Karena mendapat serang bertubi-tubi dan akhirnya pingsan di tempat, melihat Kevin pingsan Malik langsung mengeluarkan ponselnya dan mereka Kevin lalu mengirim video tersebut pada tani aku sudah memberinya pelajaran yang berharga dan dia akan mempertanggung jawabkan perbuatannya padamu setelah dia sadar isi pesan Malik pada Tania


Sementara Arthur tampak pada posisinya tak berani mengatakan apapun lagi karena jika dia berbicara maka persoalannya akan semakin rumit padahal dia tidak pernah berniat seperti itu apalagi istrinya sangat cantik dia hanya mencintai istrinya tapi tadi dia salah kata dan wanita selalu mempunyai pemikiran sendiri membuat kata-kata klarifikasi pun tak ada artinya


Sementara itu profesor Abdullah tampak sudah selesai membersihkan tubuhnya "sepertinya aku harus beristirahat sejenak setelah melihat drama masa lalu membuat ku semakin bersemangat." ucap profesor Abdullah lalu naik ke ranjang untuk beristirahat


di tempat olehraga setelah menunggu beberapa menit akhirnya Kevin sadar dengan luka sudah di perban karena mengeluarkan banyak darah terutama di pelipis, tampak Kevin membuka matanya sambil menahan sakit karena luka di wajahnya terutama di pelipis dan di bibirnya, kevin tampak melihat sekelilingnya tampak tatapan matanya terhenti tepat di sebuah kursi di mana tampak Malik duduk sambil meminum sesuatu, baguslah kau sudah sadar sekarang kau harus mempertanggung jawabkan perbuatan mu pada tania." ucap Malik lalu bangkit dan kembali menyeret Kevin yang tampak belum begitu bisa bergerak, sementara Kevin yang belum bisa bergerak tampak pasrah


Sementara tani tampak melihat ponselnya d mana Malik mengirimkan video lengkap dengan keterangannya, tampak teni melihat video tersebut tanpa ekspresi, sementara itu di perusahaan tampak asisten Kevin menghembuskan nafasnya kasar setalah kejadian tadi entah apa yang terjadi pada tuanya membuatnya bisa melakukan hal tersebut, salah seorang karyawan datang menghampiri meja sekertaris Kevin "Aulia Ayo kita pergi makan siang lagi pula aku lihat tadi bosmu Sudah pergi." ucap karyawan yang merupakan teman Aulia


"Desi aku sepertinya sedang tidak bisa kemana-mana sepertinya aku sangat lemas aku sangat shock hari ini." ucap Aulia, "ada apa denganmu tumben kau tak pergi makan siang biasanya kau yang paling antusias apalagi bos mu selalu pergi dan jarang di ruangannya." ucap Desi.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya