
Tampak kakek Arthur dan detektif keluar dari kediaman kakek Arthur dan langsung masuk ke dalam mobil sang detektif kemudian mobil itu keluar melaju ke jalan tak berselang lama mobil itu keluar orang-orang suruhan ini tampak membuntuti mobil tersebut
Tampak mobil yang ditumpangi oleh kakek Arthur melaju dengan cukup kencang diikuti oleh beberapa mobil di belakangnya sang detektif yang menyadari bahwa ada yang mengikuti Mereka tampak sedikit panik, apalagi ada kakek Arthur di dalamnya Dan mereka tak membawa pengawal membuat sang detektif memutar otak agar bisa selamat sampai ke kantor polisi
Sementara mobil yang ditumpangi oleh orang-orang suruhan Edi tampak terus mengejar mobil tersebut sementara kakek Arthur yang di dalam mobil tampak terus menoleh ke belakang melihat mobil beberapa mobil terus mengikuti mobil mereka
"Tuan di depan ada simpangan yang cukup gelap Anda harus turun biar aku saja yang melaju menggunakan mobil ini aku yakin mereka pasti akan terus mengejar mobil ini." ucapkan detektif bersama menyelamatkan kakek Arthur
"Tapi bagaimana denganmu itu akan sangat berbahaya untukmu karena mereka pasti berencana untuk membunuh kita." ucap Kakek Arthur
"Tuan jangan memikirkan aku aku masih muda dan sehat aku yakin aku akan baik-baik saja tapi jika sesuatu menyimpan uang aku tidak tahu harus berkata apa pada cucu Tuan lakukan saja apa yang aku katakan Tuan ini demi Kita bersama." ucap detektif tersebut
Nampak kakek Arthur menghembuskan nafasnya kasar dia tak menyangka ada seseorang yang mengetahui rencananya dan dia yakin pasti ada orang yang mengkhianatinya sehingga Edi bisa mengetahui bahwa mereka akan ke kantor polisi, "aku yakin ada seseorang di kediamanku yang sudah mengkhianati ku dan orang tersebut mendengar percakapan kita sehingga melaporkan kepada edi aku akan mencari orang tersebut dan membuat dia menyesal telah melakukan tindakan bodoh." ucap kakek Arthur
"Aku juga berpikir seperti itu Tuan tuan sebentar lagi simpangan gelap itu aku akan melewatinya Anda harus bersiap untuk melompat keluar sehingga mereka tak menyadari bahwa anda telah keluar dari mobil ini." ucap detektif tersebut
Detektif tersebut membelok ke sebuah simpangan yang gelap gulita lalu mengurangi kecepatan mobilnya di saat itu kaki Arthur tampak melompat keluar dari mobil tapi yang mereka tidak sangka-sangka ternyata belokan tersebut cukup curam sehingga kaki Arthur hampir saja terguling ke bawah Untung saja ada beberapa pohon yang menghalangi tubuh kakek Arthur sehingga tak sampai jatuh berguling terlalu jauh ke bawah tanpa kaki Arthur pingsan karena tubuhnya yang sudah tua dan terhantam beberapa buah pohon membuat kakek atau tak sadarkan diri, sementara sang detektif terus melajukan mobilnya lebih kencang membuat ketiga orang tersebut juga terus melajukan mobilnya dengan kencang padahal detektif tersebut sengaja melajukan mobilnya dengan kencang agar tak ada yang menyadari bahwa kakek Arthur sudah keluar dari mobil tersebut, tapi naasnya saat di simpangan berikutnya tiba-tiba sebuah mobil besar melaju kencang membuat mobil detektif kehilangan kendali dan langsung menabrak truk tersebut hingga mobil detektif tersebut rusak parah parah bawahan ini yang melihat hal tersebut tampak langsung melewati mobil yang hancur tersebut sedangkan sang pengemudi truk tampak sangat terkejut karena dia tidak menyangka ada mobil yang langsung menabraknya begitu saja
Sementara itu pesawat yang ditumpangi oleh Samuel dan Abraham sudah tiba di kota D nampak, Abraham yang turun dari pesawat bersama dengan Samuel dan langsung masuk ke dalam mobil yang menjemput mereka kini mobil tersebut sudah berada di parkiran hotel tampak Samuel keluar lalu masuk ke dalam hotel miliknya yang berada di kota D
"Tapi saat Samuel akan masuk ke dalam kamar tiba-tiba dia menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Abraham buat janji dengan perusahaan raksa yang saat ini dipimpin oleh Arthur ." ucap Samuel
"Baik tuan akan segera aku lakukan ." ucap Abraham , sudah masuk ke dalam kamar begitu juga Abraham sudah masuk ke dalam kamarnya tampak di dalam kamar Abraham sedang mencari tentang perusahaan yang bernama raksa setelah mengetahui perusahaan tersebut dan mendapatkan nomor asisten pria yang bernama Arthur Abraham langsung menghubungi asisten tersebut tampak Abraham berbicara beberapa menit setelah itu langsung mematikan teleponnya
Tampak Arthur yang sedang bekerja di ruang kerjanya tiba-tiba Rendra langsung masuk ke dalam ruang kerja Arthur membuat Arthur sangat terkejut karena Rendra masuk tanpa mengetuk pintu seperti biasanya " astaga apa-apaan kau ini masuk tanpa permisi berlari seperti orang gila ada apa denganmu." tanay Arthur
" Tuan aku punya kabar gembira untukmu apa kau apa Tuan mengenal Tuan Samuel yang merupakan seorang pengusaha hotel dan properti di seluruh dunia dan memiliki perusahaan utama di kota A ." tanya Rendra
Apa tuan Pernah mendengar tentang tuan Samuel Hughes dia pengusaha yang cukup terkenal di dunia memiliki banyak hotel dan properti di mana-mana bahkan saudaranya juga seorang pengusaha sepertinya yang tak kalah terkenal dan kalau aku tidak salah ayahnya adalah pengusaha nomor satu di dunia dan Samuel mengikuti jejak ayahnya, ada apa memangnya tidak mungkin kan mereka mengajak aku bertemu untuk kerjasama dengan perusahaan mereka yang sudah mendunia sedangkan perusahaan kita hanya kalah internasional saja." ucap Arthur
"Apa Tuan tahu aku baru saja mendapat telepon dari asisten Tuan Samuel yaitu Tuan Abraham dia mengatakan bahwa Tuan Samuel ingin bertemu Anda besok di restoran yang sudah mereka pesan dan menurut Tuan Abraham Tuan Samuel ingin mengajak anda bekerja sama dengan perusahaan miliknya." ucap Rendra dengan penuh kegirangan
Tampak Arthur menutup mulutnya tak percaya dengan berita yang disampaikan oleh Rendra "apa yang kau katakan kau jangan bercanda apa kau yakin itu telepon dari asisten Tuan Samuel tidak mungkin mereka mengajak kita bekerja sama aku bahkan tak pernah bertemu dengan asisten tuan Samuel." ucap Arthur
"Aku juga tak percaya awalnya Tuan aku pikir ini hanya lelucon tapi Tuan Abraham langsung mematikan hal tersebut dan meminta kita untuk besok pagi datang di restoran untuk bertemu dengan Tuhan Samuel sekalian untuk sarapan bersama itu adalah keinginan Tuan Samuel." ucap Rendra
"Oh astaga aku tak mempercayai hal ini aku takkan mempercayai hal ini sebelum aku yakin bertemu dengan Tuan Samuel dan asistennya apa yang harus aku lakukan apa yang harus aku gunakan besok untuk bertemu mereka." ucap Arthur yang terlihat panik dan tak percaya.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya