
Tampak Anna yang baru keluar dari kantor polisi saat berada di jalan Raya sekitar 300 meter dari kantor polisi tiba-tiba sebuah mobil mini bus langsung berhenti tepat di depannya lalu menariknya masuk ke dalam sontak saja anna sangat terkejut para pria yang berada di dalam mobil langsung membekap mulut anna dan tangannya diikat sehingga anna tidak bisa berbuat apa-apa tanpa ana melihat sekelilingnya dia bingung siapa para pria ini yang telah menangkapnya
Sementara itu Billy dan Rika baru saja tiba di bandara setelah melakukan bulan madu nampak keduanya masuk ke sebuah mobil yang sudah menjemput mereka kini mobil melaju menuju ke kediaman utama keluarga Billy, kini mobil tersebut sudah masuk ke pekarangan kediaman keluarga Billy tanpa kedua orang tua Billy menyambut mereka di depan pintu Billy dan Rika pun keluar dengan senyuman indah di wajah mereka tampak mereka saling berpelukan satu sama lain kemudian masuk ke dalam rumah kini semua anggota keluarga itu telah duduk di ruang tamu "bagaimana bulan madu kalian apakah menyenangkan di sana." tanya sang ibu
"Di sana sangat menyenangkan ibu dan udaranya sangat sejuk serta di sana pemandangan yang sangat indah aku bahkan membelikan beberapa oleh-oleh untuk ibu, tapi ibu Kenapa ibu dan Ayah tidak pergi berbulan madu saja lagi mumpung ayah dan ibu masih muda." ucap Rika
"Mana mungkin aku dan ayahmu pergi berbulan madu kami sudah terlalu tua untuk berbulan madu seperti kalian biarlah kami di sini saja menikmati waktu untuk menggendong cucu, tapi benarkah kau memberikan oleh-oleh untuk ibu terus di mana oleh-olehnya." tanya ibu Billy
"Memang apa salahnya sih berbulan madu ibu lagi pula Ayah dan ibu masih muda banyak kok yang lebih tua daripada ayah dan ibu berbulan madu di sana aku sendiri yang melihatnya ada ibu di koper sopir akan membawanya kemarin sebentar lagi." ucap Rika
"Sudahlah jangan membahas itu sayang sebaiknya kita lihat Apa oleh-oleh yang kau bawakan untuk ibu ibu Billy tampak sopir berjalan bersama sebuah koper yang berisi oleh-oleh Rika langsung memanggil sopir tersebut agar meninggalkan koper yang berisi oleh-oleh sementara koper yang lain dimasukkan ke dalam kamar milik mereka yang berisi pakaiannya dan pakaian Billy, tampak sama sopir langsung berjalan ke arah sang Nyonya setelah meninggalkan koper yang dimaksud seperti tersebut melanjutkan perjalanannya menuju kamar untuk menyimpan koper milik Billy dan Rika
Sementara itu Anna yang sudah berada di sebuah markas tampak kebingungan saat diseret masuk oleh beberapa orang pria tampak anna sangat terkejut saat melihat kampus yang saat ini tepat berada di hadapannya Anna hanya mampu menggeleng karena mulutnya masih di bekap oleh sebuah kain "halo anna sayang kau sudah tumbuh besar menjadi gadis yang sangat cantik apa kabarmu tampak Anna." ucap Santos
"Buka penutup mulutnya aku ingin mendengar suara indahnya Apa kalian tahu dia adalah gadis kecil dulu yang sangat pandai berakting dengan wajah yang penuh dengan rasa tidak berdosa masuk ke rumah orang kaya hanya untuk membukakan pintu kepada para perampok yang di dalamnya termasuk ayahnya untuk merampok dan membunuh orang-orang yang berada di rumah tersebut." ucap Santos
"Tapi Santos aku tidak mengetahui perjanjian antara kau dan ayahku aku mohon berilah aku sedikit belas kasih lagi pula ayahku sekarang di penjara." ucap Anna, "ha ha ha kau minta belakang kasih padaku kumohon jangan menggunakan akting murahan seperti itu aku takkan pernah tertipu aku tidak mau tahu apapun yang kau katakan serahkan dua orang gadis padaku dalam waktu 1 minggu jika tidak maka kau yang akan menjadi pengganti dua wanita itu aku tidak mau tahu apapun alasannya." ucap Santos
"Baiklah Santos aku menerima tawaran itu aku akan membawakan mu dua orang gadis sebagai gantinya tapi saat ini aku tidak punya apapun jadi bisakah kau memberikan aku waktu satu bulan." ucap anna, Santos tampak berpikir sambil melihat ke arah Anna "baiklah aku akan menunggumu satu bulan lagi dan ingat jika kau tidak berhasil datanglah sukarela kemari jika tidak para bawahanku akan melakukan tindakan ekstrem padamu, sekarang pergilah dari tempat ini satu bulan lagi kita akan bertemu." ucap Santos, tampak anna bergegas keluar dari markas Santos tampak aneh yang sudah keluar dari markas Santos berjalan kaki menuju jalan untuk mencari kendaraan yang melintas agar dapat menumpang
Eementara itu di markas Ruben tampaknya sudah diberikan makan dan minum kini James sudah kembali segar setelah makan beberapa piring makanan tampak Ruben melihat ke arah James yang telah selesai makan "hari ini kau sangat beruntung karena aku hanya akan memberikan hukuman ringan sekarang hubungi ayahmu dan katakan padanya agar menjual semua sahamnya kepadaku begitu juga saham milik adikmu dan kau bisa bebas tapi jika tidak maka kau akan mati di sini dengan hukuman yang paling menyakitkan ." ucap Ruben
Sementara itu di kediaman orang tua James tampak Ayah James yang baru saja pulang dari rumah sakit karena kondisinya sudah sangat membaik setelah sempat terkena serangan jantung "Ayah sebaiknya Ayah beristirahat Jangan memikirkan apapun sekarang perusahaan sudah membaik." ucap sang istri
"Aku tidak menyangka James bisa mengkhianati kita seperti itu padahal perusahaan itulah yang membuat dia bisa hidup dengan enak Untung saja Ayah memberikan warisan saham yang besar kepada Arthur sehingga kita mampu keluar dari kehancuran jika sampai Ayah memberikan saham kepada James entah apa yang akan terjadi pada kita mungkin saja kita akan menjadi gelandangan saat ini." ucap ayah James, sang ibu tak bisa berbicara apapun karena dia juga tak menyangka putra yang selama ini paling dia sayang dia banggakan ternyata bisa mengkhianatinya dengan membawa kabur semua uang perusahaan yang hampir membuat perusahaan itu bangkrut
"Sudahlah Ayah berhenti memikirkan hal itu sebaiknya ayah minum obat lalu beristirahat ibu akan keluar untuk menyiapkan makan siang ayah." ucap sang istri, sementara itu Neni di perusahaan tampak melihat ponselnya yang berdering tampak nomor baru tertera di sana.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya