My Wife My Hero

My Wife My Hero
81. rayuan Malika



Mendengar perkataan Lika membuat pria bertopeng langsung tertawa terbahak-bahak "sayang apa kau tahu di sini wanita hanya dia akan dijadikan teman tidur tidak untuk dinikahi." ucap pria bertopeng


Apa yang kau inginkan aku mohon jangan melakukan sesuatu padaku biarkan aku pergi aku akan melakukan apapun asalkan kau tak menyakiti ku


Sementara itu di markas si Condet tampak beberapa bahan si codet mengetuk pintu kamar Mereka ingin melaporkan tentang hilangnya Malika saudara dari Lusi si codet yang sedang tertidur pulas tampak terlihat kesal bangun lalu berjalan membuka pintu kamarnya ada apa kalian mengetuk kamar pintu kamarku seperti itu." tanya si codet


"Gawat ketua nona Malika hilang tadi aku tak sengaja mengintip dalam kamarnya tapi melihat dia tak ada di kamar membuatku penasaran setelah aku memeriksa kamar tersebut ternyata nona Malika benar-benar tidak ada di kamar, aku langsung memeriksakan di semua tempat di markas tapi tetap saja tak menemukannya, apa mungkin dia di culik tuan ." ucap pria tersebut dengan polosnya tanpa pikir panjang tapi sesaat kemudian saat dia melihat tatapan ke codet sontak saja langsung menutup mulutnya


"Apa maksudmu diculik dan mengapa juga kau harus mengintip nona Malika yang tidur di kamar tersebut kau sudah tahu dia adalah tamu kita dasar bodoh ayo kita ke ruangan penjagaan bagaimana bisa mereka lengah tak memperhatikan ada orang yang masuk ke dalam markas." ucap si codet lalu berjalan keluar menuju ruangan penjagaan


Tampak di ruangan penjagaan semua orang nampak tertidur pulas sepertinya mereka telah di bius oleh seseorang, begitupun penjaga di sekitar markas, "bangunkan mereka semua." ucap si codet lalu memeriksa CCTV tapi sepertinya semua sudah di hapus


Tampak para penjaga sangat sulit di bangunkan membuat si codet langsung menyuruh bawahannya yang lain menyiram para penjaga yang tertidur dengan air es, para penjaga nampak terbangun dengan sempoyongan


"Astaga apa yang harus aku lakukan Lusi pasti sangat sedih jika sampai aku tak menemukan adiknya, tapi aku harus mengatakan padanya apa yang terjadi." ucap si codet berjalan ke kamar Lusi setelah memerintahkan bawahannya mencari tau apa yang terjadi pada Malika, sementara Lusi di dalam kamar sedang bermimpi bertemu dengan seorang pangeran berkuda putih yang tampan dan sangat romantis tapi sayang wajahnya tampak ditutupi oleh cahaya Lusi sangat bahagia karena bermimpi bertemu dengan pangeran tapi adegan selanjutnya membuat lusi langsung bangun dari tempat tidur saat melihat wajah pangeran tersebut adalah wajah si codet dan bertepatan dengan suara si codet yang memanggil namanya dari luar pintu kamar membuat Lusi sangat kesal


"Dasar pengganggu kenapa juga dia harus mengetuk pintu malam-malam begini hah mimpi indahku jadi buruk karena melihat wajahnya ucap Lusi sambil berjalan ke arah pintu lalu membukanya, ada apa mengapa dini hari seperti ini apa kau tidak tahu aku sedang beristirahat." ucap Lusi yang terlihat kesal


Si codet menelan silvanya saat melihat wajah garang Lusi "maafkan aku tapi ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dan ini sangat penting, saudaramu nona malika sepertinya di culik dan kami sedang berusaha untuk mencari keberadaannya." ucap si codet dengan wajah penuh rasa bersalah


Tampak si Codet menjadi bingung karena Lusi sepertinya tak peduli kepada saudaranya apalagi Malika adalah seorang wanita cantik dan seksi bisa saja dia diperkosa lalu dibunuh atau dia diculik dan dijadikan perempuan panggilan untuk dijual kepada hidung belang, "astaga sungguh wanita yang tak punya perasaan bisa-bisanya dia tak khawatir kepada saudara perempuannya." ucap si codet lalu berbalik ke ruangan penjagaan


Sementara itu Lusi yang berada di kamarnya sedang mengomel karena gara-gara si codet dia gagal bertemu dengan pangeran impiannya apalagi yang tampak dalam mimpinya pria tersebut adalah si codet membuatnya semakin kesal saat akan tidur, tampak di penjagaan ternyata ada beberapa CCTV tersembunyi yang dipasang oleh para penjaga setelah melihat rekaman tersebut tampak mereka sangat terkejut melihat kedua orang yang menculik Malika karena mereka mengetahui bahwa kedua pria tersebut adalah pengawal pria bertopeng dari klan Drago


Tampak si codet yang sudah masuk ruang penjagaan yang mendekati bawahannya melihat CCTV rahasia tampak matanya membulat sempurna saat melihat adegan yang terjadi apalagi melihat kedua orang pria yang membawa pergi mereka, "astaga apa sebenarnya yang terjadi kenapa bisa kedua bawahan pria bertopeng datang untuk menculik nona Malika bukannya dia baru saja datang ke dunia bawah tanah." ucap si codet dalam hati


"Apa yang harus kita lakukan sepertinya pelakunya adalah bawahan pria bertopeng, apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan nona Malika entah apa yang akan terjadi padanya di sana." ucap salah seorang penjaga


Sementara ementara itu Sofia yang sudah mengambil semua data milik klan Drago tampak tersenyum sumringah karena akhirnya dia tahu apa sebenarnya tujuan dari pria bertopeng tapi saat ini dia sangat khawatir tentang keadaan putra mantan ketua klan dragon karena kondisi kesehatan dan fisiknya yang sepertinya akan berpengaruh buruk jika tak segera di obati


Sementara ementara itu di kamar pria bertopeng tampak Lika yang sedang berusaha agar pria bertopeng tidak menyentuhnya, marasa wanita di hadapannya sangat manis dan lugu membuat si topeng mengalah, "baiklah sayang aku tidak akan menyakitimu malam ini karena aku yakin kau pasti sangat trauma berada di tempatku tapi kau jangan khawatir kau akan sangat aman di tempat ini." ucap pria bertopeng sambil menarik Lika duduk di tepi ranjang kini Lika dan pria bertopeng sudah duduk saling berdekatan


"Aku tahu kau adalah pria baik dan penyayang aku pasti akan menyerahkan diriku padamu karena kau adalah satu-satunya pria yang sangat baik dan lembut pada aku." ucap Lika merayu


Pria bertopeng tersenyum simpul mendengar perkataan Lika yang menurutnya Lika adalah wanita yang sangat polos dan tak mengenal dunia luar, "tentu saja sayang apa yang tak bisa aku lakukan untukmu tapi aku ingin menyentuhmu besok dan aku ingin kau harus siap secara mental aku akan memberimu kenikmatan yang luar biasa sehingga kau terus ingin melakukan hal itu bersamaku ucap pria bertopeng mesum.


Jangan lupa like, komen, dan hadiahnya