
Mendengar perkataan para pria yang di hadapannya tampak para pengawal terutama orang yang dihadapan Mereka tampak menggeleng kepala tak percaya apa yang sedang dilakukan oleh kelima orang pria di hadapannya apa mereka ingin mencari mati dengan berencana membunuh anggota keluarga huges dan mereka berniat membunuh Anisa yang merupakan menantu tuan Stuart dan putri dari Tuan Bima yang kekejamannya sudah dikenal karena merupakan ketua dari para penjaga dari keluarga huges
"Kalian sungguh luar biasa Apa kalian tahu siapa wanita hamil itu dan siapa wanita yang kalian maksud putri dari ketua kami wanita hamil itu adalah menantu dari Tuan Stuart Hughes dan istri dari putranya Steven sementara wanita yang satunya adalah putrinya yang merupakan ketua klan kami Apa kalian mengerti sampai di sini ucap pria tersebut sambil menatap pada 5 orang tersebut sontak saja kelimanya terkena mental mendengar perkataan pria yang ada di hadapannya mereka tak menyangka bahwa yang ketua yang dimaksud oleh orang yang dihadapannya adalah wanita yang ada di gambar tersebut mereka pikir wanita tersebut hanya memakai mobil ayahnya karena pria tersebut tadi mengatakan bahwa mobil milik ketua mereka
"Kami mohon Tuan mohon ampuni kami kami tidak tahu apa-apa tentang semua itu kami hanya disewa untuk menghabisi wanita hamil itu kami tidak mengetahui bahwa wanita hamil itu adalah menantu dari keluarga Hughes." ucap para pria tersebut
"kalian tahu Untung saja ketua menyuruh aku untuk mencari tahu informasi tentang apa niat kalian sampai-sampai mengikuti mobilnya jadi katakan padaku siapa orang yang menyuruh kalian untuk melakukan hal tersebut maka aku akan memikirkan apakah akan membebaskan kalian atau akan mengurung kalian di sini." ucap pria tersebut
"kami juga tak mengetahui pasti siapa wanita itu kami hanya berkenalan di media sosial dan dia langsung menghubungi kami dan mengatakan dia bersedia membayar berapapun yang kami minta asalkan kami bisa menghabisi seorang wanita yang bernama Anisa dia tempat mengirimkan kami foto." ucap pria tersebut
"Baiklah aku mengerti berikan saja aku nomor wanita tersebut biar aku yang akan melakukan hal selanjutnya." ucap pria tersebut, tampak seorang pria langsung menyerahkan sebuah ponsel mini yang ternyata disembunyikan di ponsel ini Tuan karena ponsel lainnya tidak memiliki nomor wanita tersebut karena kami takut ditangkap." ucap seorang pria
"baiklah karena kalian sudah melakukan dengan baik kalian hanya akan dihukum ringan penjarakan mereka sampai kasus ini selesai dan jangan lupa suruh mereka merawat buaya-buaya dan harimau yang ada di kandang belakang agar mereka memiliki pekerjaan." ucap pria tersebut
"maafkan tapi tuan tapi beberapa pawang buaya, harimu, ular, singa dan serigala yang baru saja masuk kerja satu Minggu yang lalu sudah dimakan oleh buaya kita kekurangan pawang untuk beberapa binatang peliharaan ketua." ucap salah seorang penjaga
"oh begitu ya baiklah suruh mereka berlima menjadi pawang untuk para binatang peliharaan kebetulan mereka mempunyai skill yang baik dan mempunyai keberanian yang luar biasa buktinya saja mereka berniat untuk mencuri ketua aku saja tak berani melakukannya." ucap pria tersebut , mendengar hal tersebut membuat kalimat pria itu terlihat panik bagaimana mungkin pria yang ada di hadapannya berkata seperti itu bukankah tadi dia berkata akan memaafkannya dan berpikir untuk membebaskan mereka tapi mengapa sekarang dia ingin menjadikan mereka santapan binatang buas "Tuan aku mohon aku tak ingin mati sia-sia dimakan binatang buas Tuan berkata akan membebaskan kami dan memberi kami hanya hukuman ringan." ucap salah seorang pria tersebut
"kau seharusnya bersyukur aku hanya menjadikanmu pawang binatang buas itu adalah hukuman ringan kalau kau sampai bertemu dengan ketua kau bisa jadi orang gila benar kan itu hukuman ringan, cepat bawa mereka semua aku harus melakukan sesuatu." ucap pria tersebut beberapa pengawal langsung mengangguk setuju
di tempat lain tampak Dinda yang baru saja menjemput Sheila jika dia Dinda yang melihat wajah tampak sedikit jutek membuatnya bingung bukannya tadi dia sangat bahagia saat diajak untuk pergi berlibur bersama di villa milik Sofia "ada apa denganmu Kenapa wajahmu jelek itu apa kau habis makan jeruk kecut." ucap Dinda
"aku sedikit kesel dengan Dion dia tak punya waktu untuk berlibur katanya kasti dan menyuruhnya untuk menjaga perusahaan itu pasti hanya akal-akalannya saja agar tidak pergi berlibur mungkin saja dia sedang pergi dengan wanita lain sehingga membuat berbagai macam alasan agar tidak pergi ke villa milik kak Sofia." ucap shilla dengan pikiran negatifnya
"astaga Sheila mungkin saja dia memang sedang sibuk dan suruh oleh Steven untuk menjaga perusahaan kau jangan menuduhnya macam-macam lagi pula dia kan bisa datang setelah pulang kerja dan lagi pula film milik Sofia kan tidak jauh dari kota hanya 20 menit dari kota." ucap Dinda
"kau jangan membelanya Abraham juga seorang asisten tapi buktinya dia bisa berlibur dan mungkin saja saat ini Abraham sudah berada di villa milik kak Sofia." ucap Sheila, sudahlah cepat masuk ke dalam mobil agar kita bisa segera berangkat aku tak ingin mendengar omelanmu." ucap Dinda lalu keduanya masuk ke dalam mobil setelah mereka duduk di kursi penumpang dan pengemudi mobil milik Dinda pun mulai melaju keluar dari kediaman milik Sheila
sementara itu di villa milik Sofia tampak Arthur dan Kevin sangat kagum dengan desain villa milik Sofia, "baiklah Tuan Arthur ini adalah kamar milikmu sementara untuk kamar Tuan Kevin berada di sebelahnya." ucap Abraham yang mengantar Arthur dan Kevin ke masing-masing kamar yang ditunjuk oleh Samuel
"terima kasih Tuan Abraham ucap Arthur lalu masuk ke dalam kamar lalu mengunci pintunya sementara itu Abraham tampak mengantar Kevin ke kamar sebelah, setelah mengantar kedua orang tersebut Abraham tampak kembali ke ruang tamu di mana Samuel berada "apakah Arthur dan Kevin sudah berada di kamar mereka masing-masing." tanya Samuel
"Benar Tuan sesuai dengan arahan tuan aku menyiapkan kamar yang berada di lantai atas, maafkan aku harus ke mobil dulu untuk mengambil pakaian milikku." ucap Abraham .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya