My Wife My Hero

My Wife My Hero
269. penculik di culik



Sofia hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar melihat kelakuan sang kakak ipar kemanapun dari manapun pasti Anisa tak akan pernah melupakan cemilannya jika dia melupakannya maka dia akan menyuruh sang suami untuk membawakannya walaupun sebenarnya dia bisa menyuruh seseorang untuk membelikan semua cemilan tersebut tapi dia berpikiran selalu menyuruh suaminya


baiklah jika sudah tidak ada lagi yang kau lupakan kita akan langsung pergi untuk menjemput Emeli pasalnya dia sudah menunggu kita di ruang tamu rumahnya karena seperti diri mu dia juga tidak sabar lagi untuk pergi ke villa milikku, akhirnya aku memiliki teman penderitaan dia pasti sangat bahagia bisa keluar dari apartemen tersebut ternyata bukan hanya wajah mereka yang kembar semua sifatnya juga sama." ucap Anisa seolah-olah Sofia bukan kembaran kedua pria yang disebut tadi


ini mobil yang ditumpangi oleh Sofia dan Anisa sudah melaju keluar meninggalkan kediaman Anisa tampak mobil yang berada di sekitar rumah Anisa langsung mengikuti mobil milik Sofia, dampak sosial sangat tenang saat mengetahui bahwa ada mobil yang mengikuti mobilnya, "Sofia Apa kau tidak merasa bahwa mobil yang di belakang itu terus mengikuti mobil kita." ucap Anisa yang baru menyadari bahwa mobil di belakang mereka setelah mereka sudah berjalan 10 menit keluar dari kediamannya,


"sepertinya mereka memang mengikuti kita biarkan saja lagi pula mereka hanya mengikuti mobil kita saja oh iya bagaimana hasil pemeriksaan di dokter kandungan." tanya Sofia dengan santai saat berbicara dengan sang kakak ipar seolah-olah mobil yang di belakang tidak ada artinya


sementara itu mobil yang yang mengikuti mobil Sofia tampak terus memantau mobil yang diikutinya "sepertinya mereka tidak tahu bahwa kita mengikuti mobilnya ini tugas yang sangat mudah kita akan menyelesaikan tugas ini di jalan mana agar kita bisa melakukan tugas Kita ." tanya seorang pria yang duduk di belakang


"tenang saja jika dia berjalan lurus 500 meter lagi ada jalanan yang melewati sebuah hutan kita akan melakukannya di sana." ucap pria yang berada di jok depan


sementara itu di dalam mobil tampak Anisa melihat ke arah Sofia "adik ipar bisakah kau menyuruh seseorang untuk menyingkirkan mobil yang mengikuti kita apalagi kau harus menghentikan mobil untuk menghadapi mereka aku sangat sedang tidak mood berurusan dengan siapapun saat ini." ucap Anisa


"baiklah kakak ipar apapun yang kau inginkan ." ucap Sofia, tampak Sofia mengambil sesuatu lalu menaruh di telinganya, ada sebuah mobil yang mengikuti ku amankan orang-orang yang di dalam mobil tersebut aku yakin mereka bukan hanya sekedar mengikuti mobil milikku bahwa mereka kembali ke markas dan tanyakan apa yang mereka inginkan." ucap Sofia lalu kembali menyimpan benda tersebut setelah dilepas dari telinganya


sementara itu tampak mobil Sofia melaju sedikit jauh dari mobil yang berada di belakang tampak mobil tersebut sangat terkejut karena tiba-tiba saat mereka akan mengambil ancang-ancang untuk mengejar mobil milik Sofia tiba-tiba beberapa mobil langsung mengapit mobil mereka membuat mereka harus menghentikan mobilnya karena beberapa mobil sudah mengelilingi mobil mereka sehingga mereka tak bisa lewat "ada apa ini dari mana mobil-mobil ini berasal Kenapa tiba-tiba mereka menghalangi mobil kita." ucap pria yang sedang menyetir karena tiba-tiba saja harus mengerem mobil tersebut mendadak membuatnya sangat terkejut dan para penumpang sampai hampir terbentur di jok mobil


saat beberapa pria tersebut mendekati mobil yang menghalangi mereka tiba-tiba dari dalam mobil keluar beberapa orang pria yang bertubuh kekar dan berpenampilan sangar membuat beberapa pria tersebut sedikit terkejut tapi sesaat kemudian pria tersebut langsung menangkap mereka dan membawa mereka mengunakan mobil mini bus setelah mobi mini bus yang memuat para pria tersebut pergi tampak seorang pria melihat ke arah pria lainnya, "bersihkan tempat ini." ucap pria tersebut lalu masuk kedalam mobil, sementara pria yang masih berada di tempat tersebut tampak langsung membawa mobil milik para pria yang mengikuti mobil milik Sofia


sementara para pria yang sudah dimasukkan ke dalam mobil minibus tampak sangat bingung dan terkejut karena niat mereka yang ingin melukai seseorang tapi malah mereka diculik oleh orang lain "siapa kalian kenapa kalian menculik kami." tanya pria yang merupak pemimpin dari pria yang di tangkap


para pria yang bersama mereka dengan menodongkan senjata pada mereka tak bergeming sedikitpun bahkan mobil terus melaju tampak sebuah pintu gerbang yang menjulang tinggi mobil tersebut langsung masuk ke dalam, kini mobil tersebut sudah terparkir sempurna di depan markas milik Sofia sejak menjadi wakil ketua mafia Sofia di berikan hadiah sebuah markas oleh Stuart, semua yang berada di dalam mobil termasuk para pria yang tadi di bawa tadi tampak para pri tersebut di dorong masuk ke dalam oleh beberapa penjaga, tampak mereka masuk melalui pintu samping di mana banyak ruangan seperti penjara di dalam tampak orang yang berada di dalamnya seperti orang gila tapi mereka tak berhenti tapi berjalan terus begitu sampai di sebuah ruangan besar dengan tempat duduk yang berjumlah seperti jumlah para pria yang baru di tangkap


Ikat mereka ketua ingin kita langsung bertanya apa maksudnya mengikuti mobil ketua." ucap sala seorang pria sementara pria lainya langsung melakukan perintah tersebut, sementara para pria tampak mencoba memberontak dan berniat melarikan diri tapi menghadapi senjata di wajah mereka membuat mereka akhirnya pasrah


"Katakan padaku mengapa kalian mengikuti mobil milik ketua apakah kalian di kirim oleh salah seorang mafia." tanya bawahan Sofia, tuan sepertinya anda salah menangkap orang kami tak mengikuti mobil ketua kalian ." ucap seorang pria, benar kami tak mengikuti mobil ketua kalian kami hanya mengikuti mobil seorang gadis dan seorang wanita hamil ." ucap Yang lain


"Maksud kalian wanita yang kalian ikuti adalah wanita yang fotonya ada di atas sana." tanya salah seorang bawahan Sofia memperlihatkan foto Sofia yang sedang menatap ke arah mereka, tampak para pria tersebut melotot bingung melihat foto wanita yang tadi hendak mereka culik dan perkosa tampak semuanya pucat maafkan kami,"kami tidak tau bahwa wanita itu putri ketua kalian kami hanya di suruh untuk membunuh wanita hamil yang bersamanya." ucap salah seorang pria.


Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya