
Sepertinya Tuan Arthur cukup dekat dengan keluarga huges bagaimana jika anda menjanjikan tak akan mengganggu perusahaan itu asalkan Tuan Arthur mau mengajak anda saat ada pertemuan perusahaan dengan perusahaan Tuan Samuel yang saat ini bekerja sama dengan perusahaannya siapa tahu saja Anda bisa bertemu dengan Nona Sofia saat pertemuan tersebut." ucap pria tersebut
"Benarkah baiklah besok aku akan pakai perusahaan Arthur untuk bernegosiasi dengannya masalah uang yang sedikit yang dipinjam oleh James tak akan aku perhitungkan lagi asalkan aku bisa berbicara dengan Nona Sofia ucap Ruben
Sementara itu Arthur yang sudah masuk ke dalam mobil dibantu oleh Kevin tampak masih terdiam seperti orang bodoh sementara sang sopir langsung mengajukan kendaraan kembali ke perusahaan di perjalanan Kevin tanpa khawatir melihat Arthur yang seperti orang kerasukan "ada apa denganmu Kenapa kau menjadi seperti ini seharusnya kau bahagia karena telah berhasil mendapatkan hati seorang wanita seperti Nona Sofia yang memiliki segalanya kecantikan harta dan juga keluarga yang sangat terpandang." ucap Kevin
Arthur menghabiskan nafasnya dengan kasar lalu mengusap wajahnya dengan kedua tangannya "kau tidak tahu bagaimana kehidupanku dan kehidupan Sofia sangat bertolak belakang Dia adalah seorang putri dari pemimpin perusahaan nomor satu di dunia sementara aku hanya seorang pria yang memiliki perusahaan kecil dan bahkan sedang merintis saat ini dengan menggunakan investasi dari perusahaan kakaknya apa kau pikir aku sepadan dengannya aku merasa rendah diri jika harus berdampingan dengannya oh Tuhan apa yang harus aku lakukan aku mencintai istriku tapi aku sangat takut jika keluarganya sampai menolak diriku." ucap Arthur
Kevin terdiam mendengar perkataan Arthur mungkin jika dia berada di posisi Arthur dia akan berpikir hal yang sama siapa yang tidak mengenal keluarga huges seluruh pengusaha ingin menjadi besannya bahkan para raja-raja besar ingin salah seorang dari anak-anaknya menjadi menantu keluarga huges, "aku pikir Nyonya mencintai tuan jadi itu adalah kunci yang terpenting dalam semua ini masalah harta sepertinya bagi Nyonya itu tidak masalah." ucapkan
"Tapi tunggu dulu kevin bagaimana bisa kau sekarang bernama Kevin bukankah dulu namamu adalah Rendra waktu di pulau." tanya Arthur , "nama ku tidak penting ini karena dukun yang sangat di percaya ibuku dia bilang mulai bulan depan aku harus mengunakan nama Kevin agar aku segera mendapatkan jodoh untung saja dia memberiku nama Kevin kalau Sumanto bagaimana, sekarang namaku sudah tidak penting lagi saat ini tuan yang kita harus pikirkan adalah bagaimana hubungan Tuan dengan Nyonya selanjutnya ,Tuan tadi sepertinya Nyonya memberikan selembar kertas ke tuan aku penasaran apa isinya." tanya Kevin
Tampak Arthur langsung memeriksa sakunya di mana tadi dia memasukkan kertas tersebut tampak Arthur yang sudah memegang kertas tersebut tampak terlihat ragu untuk membaca isi pesan yang ada di kertas tersebut "Kevin Kenapa aku menjadi takut untuk membuka kertas ini kalau sampai istriku mengatakan ingin bercerai denganku apa yang harus aku lakukan aku sangat mencintainya aku tak bisa hidup tanpanya aku lebih baik menjadi biksu dataran tinggi Tibet daripada harus terpisah dengannya." ucap Arthur
"Tuan ini ada-ada saja cepat-cepat buka Tuan aku sangat penasaran apa isi tulisan dari nyonya lihatlah jantungku sampai berdebar kencang karena menunggu Tuan membuka kertas tersebut." ucap Kevin, tunggu dulu mengapa aku harus memperlihatkan isi catatan istriku kepadamu mengingat menjauh dariku aku ingin melihat sendiri apa isi tulisan dari istriku dasar kepo." ucap Arthur setelah Kevin menjauh beberapa meter atur langsung melihat kertas tersebut temui aku di apartemen mu sekarang isi tulisan dari kertas yang dipegang oleh Arthur membuat Arthur bingung apartemen miliknya sekarang itu berarti istrinya tahu bahwa dia tinggal di apartemen Arthur sampai menutup mulutnya tak percaya jadi selama ini istrinya tahu apa yang terjadi padanya sontak Arthur langsung bangkit dan berlari keluar meninggalkan Kevin yang tampak tercengang atas reaksi Arthur setelah membaca kertas tersebut tampak Kevin ikut mengejar Arthur dari belakang tapi sialnya Arthur langsung masuk ke dalam mobil dan mengemudikan kendaraannya meninggalkan Kevin begitu saja di tempat parkir
"Astaga apa yang terjadi kenapa Arthur langsung pergi begitu saja setelah membaca surat itu aku jadi penasaran ah mereka berdua itu membuat aku jadi pusing saja sekarang apa yang harus aku lakukan apa sebaiknya aku menelpon ibuku dan bertanya mengenai Nona Sofia dan Tuan Arthur tentang hubungan mereka agar ibuku bisa bertanya kepada dukun yang telah mengganti namaku itu pikir Kevin sambil berjalan menuju ruangannya
Sementara itu Arthur yang sudah berada di parkiran apartemen tampak langsung berlari masuk ke dalam lift dan menuju ke unit apartemennya Arthur langsung membuka pintu lalu masuk ke dalam kamar miliknya benar saja istrinya sudah berdiri di depan jendela menatap keluar tampak Arthur melihat sang istri Dia seakan ragu untuk mendekati Sofia, sofia yang menyadari kehadiran sang suami langsung mengalihkan pandangannya ada apa apa kau tak ingin memelukku seperti biasanya." ucap Sofia seperti gadis lembut lainnya yang sedang bersama kekasih hatinya atur langsung berlari memeluk Sofia sambil meneteskan air matanya Dia sangat terharu sedih dan bahagia semua perasaan bercampur aduk menjadi satu melihat suami yang seperti itu membuat Sofia tersenyum dengan mata berkaca-kaca dia tahu bagaimana saat ini perasaan suaminya pasti ternyata menyangka tentang identitas aslinya yang selama ini dia sembunyikan
setelah memeluk Sofia dengan erat Arthur langsung melepaskan pelukan tersebut Lalu perlahan mundur melihat ke arah Sofia Sofia sempat terkejut melihat reaksi sang suami "Kenapa kau tak jujur dari awal padaku bahwa kau adalah Putri keluargaku huges, jika kau jujur padaku aku tak akan saya terkejut ini saat melihatmu kembali lagi padaku." ucap Arthur
"sebaiknya kita duduk dulu di sofa itu untuk berbicara aku tahu kau pasti sangat siap mengetahui siapa aku sebenarnya tapi ketahuilah wanita yang menikah Dengan mu dan wanita yang saat ini ada di hadapanmu adalah wanita yang sama yang akan tetap menjadi istrimu sampai kapanpun jadi kau Jangan berpikir sesuatu yang bodoh tentangku setelah kau mengetahui identitasku yang sebenarnya karena bagiku kau yang dulu dan kau yang sekarang adalah tetap sama yaitu suamiku yang aku nikahi di pulau." ucap Sofia.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya