
Tampak ibu Arthur yang melihat Sofia sangat cantik "wah kau wanita tercantik yang pernah aku lihat dalam dalam gaun pernikahan, aku tak menyangka bahwa putri bungsu putra bungsu ku bisa memiliki istri secantik dirimu, maafkan aku hanya bisa memberikan dirimu gelang ini ini adalah warisan dari ibuku aku harap kau menyukainya sebenarnya sejak kecil aku tak pernah terlalu peduli pada Arthur yang merawatnya adalah kakeknya ."ucap ibu Arthur, "terima kasih ibu ibu juga sangat cantik." Ucup Sofia
Tiba-tiba Mr D ada di depan pintu kamar yang terbuka melihat Mr D kikan pun mengerti besan bagaimana jika kita duluan ke Allah pernikahan biar nanti Sofia diantar oleh kedua adiknya." ucap Kikan, ibu Arthur pun mengangguk setuju kemudian berjalan keluar dari kamar tersebut setelah kepergian kedua wanita tersebut mr D pun masuk ke dalam kamar sementara Sheila dan Dinda tampak menunggu di luar kamar
"Sayang Paman hanya berharap kebahagiaanmu ini adalah peninggalan istri paman untukmu aku sengaja menyimpannya dan memberikannya saat kau menikah nanti mungkin semua ini tidak seberapa tapi ini semua adalah kenangan yang paling berharga untuk paman." ucap Mr D menyerahkan sebuah kotak kepada Sofia
"Terima kasih ayah angkat mulai saat ini dan seterusnya Mr D bukan lagi sebagai seorang guru tapi merupakan Ayah angkat bagiku Paman sudah seperti ayah kandungku sendiri yang selalu menjagaku dan menyayangiku." ucap Sofia
Mr D langsung mengeluarkan air matanya lalu memeluk erat Sofia "terima kasih sayang karena sudah mau menjadi anakku dan sebentar lagi aku akan memiliki cucu jujur aku sangat bahagia, baiklah aku akan pergi di acara pernikahan aku tidak boleh berlama-lama di sini nanti pengantin pria mencarimu." ucap Mr D, lalu mereka berdua tertawa kemudian misteri keluar dari kamar tersebut Sheila dan Dinda langsung masuk ke dalam, "ayo kita keluar sepertinya semua orang sudah menunggu di taman belakang." ucap Sheila ketiganya lalu berjalan menuju taman belakang tempat akan diadakan acara pernikahan
Tampak di taman belakang Kevin terus melihat ke arah Stuart yang sedang duduk bersama Bima, Darmanto dan komandan "aku bingung kenapa pria muda itu terus melihat ke arah kita apakah dia menginginkan sesuatu." tanya Bima, semua orang langsung melihat ke arah Kevin yang tersenyum seperti orang bodoh saja "astaga anak itu dia membuat aku takut tadi dia datang kepadaku dan mengatakan bahwa aku adalah idolanya apa kau tahu dia memiliki fotoku lengkap dari aku muda Sampai aku setua ini bahkan sampai-sampaikan cemburu karena seseorang memiliki fotoku." ucap Stuart
"Oh astaga ternyata ada juga orang yang mengidolakan aku pikir semua orang sangat emosi melihatmu Kenapa kau setuju Sofia menikah dengan pria yang bernama Arthur apalagi latar belakangnya biasa saja tapi yang membuat aku penasaran adalah apakah dia tahu siapa Sofia sebenarnya aku yakin dia tidak mengetahui siapa istrinya sebenarnya." ucap Darmanto
"Kalian pasti akan terkejut mendengar berita yang akan aku sampaikan tapi istriku hamil ucap Stuart sontak saja ketiga pria tersebut sangat terkejut mendengar perkataan Stuart bagaimana bisa istrinya hamil di usia 50 tahun sedangkan mereka pernah mendengar bahwa kandungan kikan kurang sehat istri mereka saja yang dalam kondisi baik tidak bisa hamil lagi
"oh astaga kau sangat beruntung istrimu bisa hamil lagi dan bahkan Kikan terlihat bahagia mengetahui kehamilannya tapi apakah dia tahu bahwa kau yang merencanakan kehamilannya Dengan memberikannya obat penyubur kandungan." tanya Bima, "jelas saja tidak aku melakukannya secara diam-diam oh iya kita kan sudah lama tidak taruhan bagaimana kita kalau kita taruhan mengenai jenis kelamin anakku." ucap Stuart, ketiganya langsung mengangguk setuju
"baiklah aku akan mengambil ponselku dan merekam apa pilihan kalian dan apa pilihanku agar itu bisa menjadi bukti siapa pemenangnya ucap Bima lalu mengambil ponselnya dan mulai merekam ucapan mereka semua, "baiklah seperti biasanya ingat yang kalah harus menyerahkan apa yang diminta oleh pemenang." ucap Stuart, tanpa mereka sadari Kevin sudah mendekat ke arah Tuan bahkan saat ini sudah berada tepat di samping Stuart, tuak yang hendak berbalik melihat ke samping tiba-tiba terkejut dengan keberadaan Kevin di sampingnya "astaga Apa yang kau lakukan di sini Tuhan aku ingin meminta foto satu kali untuk dikirimkan kepada ibuku Dia sangat mengagumi Anda aku mohon Tuan saya dari tadi aku sudah ingin mengatakan itu kepada Tuan." ucap Kevin
"anak muda kau sangat berani meminta foto, Stuart kasihanilah wajahnya yang seperti orang susah itu berikanlah Dia kesempatan untuk berfoto denganmu ini hari pernikahan putri mu berbaik hatilah baiklah nak ayo mendekatlah sedikit pada tuhan-tuan aku akan mengambil foto untukmu berikan ponselmu." ucap Bima, Kevin langsung mengeluarkan ponselnya dengan cepat Bima nampak memotret Kevin dengan Stuart walaupun wajah Stuart tampak datar dan tak ikhlas sedang Kevin sumringah penuh kebahagiaan baiklah anak muda pergilah sebelum kau dibunuh olehnya ini fotonya silakan kirim ke ibumu." ucap Bima lalu mereka semua tertawa terbahak-bahak hanya Stuart yang wajahnya sedikit kesal
Tampak Sofia yang sudah memasuki taman semua orang menatap ke arah Sofia dengan tatapan kagum bahkan keluar saja hampir menitipkan air Mata melihat putrinya yang mengenakan gaun pernikahan tersebut berjalan kini Sofia sudah duduk tepat di samping Arthur keduanya saling memandang lalu tersenyum sementara yang menjadi wali nikah dan Mr D yang menjadi saksi bersama dengan Kakek Leo, baiklah kita akan mulai akad nikah tapi sebelumnya aku ingin bertanya kepada kedua pengantin apa kalian bersedia untuk dinikahkan keduanya mengangguk baiklah apakah di antara para tamu atau keluarga ada yang keberatan dengan pernikahan ini tanya lagi sang penghulu tapi semua orang tampak diam sepertinya semuanya setuju dengan pernikahan ini, baiklah jika semua orang setuju dengan pernikahan ini kita akan melangsungkan acara ijab Kabul
"Ananda Arthur Wicaksono Saya nikahkan dan kawinkan anda dengan Sofia Almira Hughes binti Stuart dengan mas kawin, semua harta yang kau miliki dibayar tunai." ucap pak penghulu "saya terima nikah dan kawinnya Sofia Almira Hughes binti Stuart dengan mas kawin tersebut dibayar tunai." ucap Arthur sah....sah..sah.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya