
mendengar perkataan tuan Luther Sofia terdiam dan berpikir sejenak apakah kejadian ini ada hubungannya Sampai Ronal terjerumus dengan obat-obatan terlarang dan wanita karena kisah masa lalu tersebut tapi sebenarnya apa yang terjadi Sofia yakin Ronal tak akan membunuh siapapun pasti ada seseorang yang sudah menjebaknya pikir Sofia
"apakah Tuan tidak merasa janggal dengan apa yang terjadi kepada Ronald dan kedua pasangan kekasih tersebut aku yakin saat itu apalagi semua bukti menjurus kepada Ronald sedangkan saat itu Ronald masih sekolah dan Ronald mengatakan bahwa dia tak pernah melakukan hal tersebut aku yakin anak seusianya tak akan berbohong jika sudah ditanyai oleh orang terdekatnya dia akan menjawab jujur ." ucap Sofia
itulah yang aku pikirkan apa lagi istriku saat itu takut percaya bahwa Ronald sudah melakukan kejahatan karena Ronald adalah anak yang sangat baik dan ceria walaupun dia menyukai wanita tersebut tapi dia takkan pernah melakukan hal sekejam itu apalagi kepolisian seperti menutupi sesuatu aku sudah menyuruh bawahan untuk menyelidiki kasus tersebut tapi saat aku mengirim bawahanku untuk menyelidiki kasus tersebut tak ada yang kembali untuk melaporkan padaku mereka semua hilang tanpa jejak setelah sekian lama menunggu akhirnya aku mengikuti proses persidangan sampai selesai dan ternyata hukuman Ronald tak terlalu berat menurutku maka aku membiarkan saja Ronal di hukum sesuai hukum yang berlaku, karena aku pikir jika sampai aku memaksa untuk membebaskan Ronaldo pasti keluarga kedua korban pasti akan kecewa, tapi aku tak menyangka dia masih menyimpan dendam tersebut." ucap tuan Luther
"apakah Tuan ada petugas polisi yang memeriksa kamar Ronal atau tuan memeriksa kamar Ronald setelah kejadian." tanya Sofia
Tuan Luther nampak terdiam "setelah kejadian tersebut aku dan istriku langsung pindah ke rumah yang baru sementara rumah lama kami aku tinggalkan begitu saja aku tak pernah masuk ke kamar Ronal begitupun juga istriku kami pindah hanya membawa pakaian selebihnya aku meninggalkan semuanya di dalam rumah tersebut." ucap tuan Luther
"bolehkah mengetahui alamat kediaman lama Tuan aku ingin memeriksa sesuatu sebelum aku menjawab keinginan Tuan untuk melakukan penyerangan secepatnya di markas dragon." ucap Sofia
sementara itu di sebuah hutan tepatnya di sebuah pondok tampak lani yang sedang duduk di kursi sementara dori sedang berdiri dia baru selesai menerima panggilan telepon dari seseorang, "bagaimana apakah mereka akan datang untuk membeli senjata." tanya lani
"sesuai dengan rencana sepertinya mereka sudah terbakar umpan kita besok mereka akan datang untuk membeli senjata aku harap semua sudah bersiap pada tempatnya aku yakin mereka akan memilih salah satu senjata yang kita jual agar mengetahui apakah senjata itu berfungsi atau tidak jadi aku ingin kau mengatur beberapa senjata agar bisa digunakan untuk di coba agar mereka tak curiga." ucap dori
"baiklah aku mengerti aku akan memasukkan beberapa senjata dalam peti senjata." ucap lani
jangan lupa like, komen,, dan hadiahnya