My Wife My Hero

My Wife My Hero
79.menculik



"apa kau yakin saudaramu wanita cantik dan seksi apalagi di markas ini semuanya adalah pria aku takutnya tak bisa bertanggung jawab akan apa yang terjadi nanti apalagi aku tak bisa mengawasi semua orang." ucap si codet Mecoba mengingatkan lusi


Lusi menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah si coret "apakah kau akan percaya jika aku mengatakan bahwa dia adalah seorang pria." tanya Lusi mencoba melihat reaksi si codet, " ha ha ha ha apa kau gila itu tak mungkin, walaupun ini malam hari aku masih melihat dengan jelas wajah dan tubuhnya adalah wanita." ucap si codet sambil geleng-geleng kepala melihat Lusi


"baiklah terserah saja sekarang cepat Antarkan aku ke kamar tersebut." ucap Lusi, si codet pun bangkit dan berjalan keluar di ikuti Lusi, tampak keduanya berjalan menuju belakang tak beberapa langkah tampak beberapa kamar kemudian si codet berhenti di sebuah kamar yang sedikit kecil, codet membuak kamar tersebut tampak kamar tersebut sedikit kecil dari kamar milik Lusi, ini kamar yang aku maksud silahkan di lihat baiklah aku akan kembali ke ruang kerja." ucap si codet lalu berjalan meninggalkan Luis


sementara di kamar Lusi tampak Malik atau Malika sedang melihat-lihat kamar tersebut, tampak Lusi masuk, "wah kamarmu sangat nyaman dan di sini sangat banyak pria tampan dan berotot termasuk pria yang datang bersama mu sepertinya dia pimpinan di sini." ucap Malik


"sebenarnya kenapa kau kemari, aku yakin kau sudah bertemu ketua untuk meminta ijin itulah kenapa kau kemari sebenarnya kau sedang melakukan apa." tanya Lusi


"aku sedang bosan dan aku dengar di dunia bawah banyak pria tampan jadi aku sengaja kemari untuk mencari target yang tepat." ucap Malik


"astaga Malik kau ini kau itu seorang pria kenap kau berdandan seperti ini apa kau ingin, aku tenggelam kan ke laut, sekarang ayo ke kamar milikmu aku harap besok kau kembali jangan membuatku kesal." ucap Lusi terlihat kesal


"kau ini masih memanggil ku Malik.....aku adalah Malika lihat aku sekarang wanita cantik dan seksi, berhenti memanggil ku Malik ." ucap Malik


"sudahlah terserah kau saja sekarang keluar dari kamarku kita akan menuju kamar yang akan kau tempati tidur." ucap Lusi


sementara si codet yang berbeda di ruangannya masih saling berkirim pesan di grup bersama si tato dan dori, "wanita cantik maksud ada wanita lain selain Lusi di markas mu." tanya si tato


"siapa wanita itu bagaimana bisa di ke markas mu siapa dia sebenarnya ." tanya dori


"sepertinya dia saudara Lusi yang aku dengar, dan tato kau benar dia lebih cantik dan seksi dari Lusi bahkan kau tau aku memberi kamar untuknya yang tak memiliki kunci bagaimana kalau kau kemari kita bisa menjaganya agar tak ada yang menyakitinya." ucap si codet


"kalian berdua Jagan sok menjadi pahlawan kesiangan justru kalian berdua adalah predator yang paling berbahaya bila berada di sekitar wanita tersebut, ingat kalian masih mempunyai misi bersama Lusi dan Lisa jangan membuat masalah." ucap dori


sementara itu di kamar lusi setelah mengantarkan Malik ke kamarnya tampak Lusi yang sudah berada di kamar miliknya langsung mengambil ponselnya, "astaga apa kalian berdua tau, kakak Malik kemari dengan menyamar sebagai seorang wanita, aku sangat kesal melihatnya." ucap Lusi


"astaga si tampan yang menggemaskan aku jadi ingin ke tempat mu untuk bertemu kakak Malik pasti dia sangat cantik berpakaian seperti wanita." ucap Lisa dengan semangat


"Lisa sepertinya otakmu agak lain bisa-bisanya kau berpikir Kakak Malik menggemaskan kau tau kakak Malik itu sedikit gila aku jadi bingung sebenarnya jenis kelaminnya apa, sebentar dia jadi lelaki sebentar dia jadi perempuan membuat ku kesal saja." ucap Lusi


"apa kau sudah bertanya pada kakak Malik tujuannya kemari, aku rasa dia memiliki pekerjaan penting." ucap Lani, entahlah aku juga tak tau aku sudah bertanya tapi sepertinya dia tak mau mengatakannya padaku." ucap Lusi


sementara itu di kamar Malik tampak Malika berfoto lalu memposting foto tersebut di media sosial dengan nama Lika, sementara itu seorang pria tampak mengangumi foto tersebut astaga wanita ini sangat cantik "dia pantas menjadi wanita yang naik ke ranjang ku, aku harus secepatnya menemukanya agar aku bisa menikmati tubuhnya yang sangat indah." ucap pria tentang dengan senyuman Anek karena wajahnya yang sedikit cacat, lalu mengirimkan pesan ke lika


sementara itu Sofia tampak tersenyum di depan komputer miliknya saat melihat postingan Malik dan siapa saja yang melihatnya dan bahkan orang yang dia incar sudah memakan umpan miliknya, "ternyata Malik memang orang yang tepat untuk menjadi umpan untuk ikan besar." ucap Sofia


sementara itu Malik tampak tersenyum penuh arti membaca pesan yang dari seseorang Tampa nama, hanya gambar sebuah topeng yang terpotong, aku berada di markas milik si codet tadi dia menolong ku, tampak Malik membalas pesan tersebut


pria yang sedang berada di tempat peristirahatannya nampak sangat bersemangat saat mengetahui di mana wanita yang dia incar berada, tampak pria tersebut langsung memakai topeng dan menekan sebuah bel yang berada di dekat tempat tidur, tampak dua orang pria masuk "selamat malam tuan apakah tuan membutuhkan sesuatu ." tanya pria tersebut


"pergi ke markas si codet secara diam-diam dan culik wanita yang ada di foto ini, bawa dia ke kamar ku langsung." ucap pria bertopeng, "baik ketua akan aku laksanakan." ucap pria tersebut


sementara Malik yang berbeda di kamar tampak mempersiapkan diri untuk menjadi korban penculikan, "astaga rambut palsuku harus benar-benar kuat aku tak mau sampai jatuh saat mereka mengangkat tubuhku." ucap Malik lalu bersiap untuk berpura-pura tidur, kini malam semakin larut semua orang sedang terlelap Tampak dua orang pria mengendap-endap masuk ke dalam markas si codet setelah menemukan apa yang mereka cari mereka dengan cepat melakukan aksinya dengan membungkus tubuh seorang wanita.


Sofia tampak masih terus berada di depan komputer miliknya dengan tersenyum penuh arti, aku tau kau pasti akan tergoda dengan Malik dan sekarang kau benar-benar akan memasukan musuh ke dalam rumahmu sendiri ." ucap Sofia lalu mematikan komputer miliknya dan keluar dari ruangan tersebut, sementara itu tampak Malik yang sedikit mengintip ketika tubuhnya tampak di letakan di ranjang


"kalian keluar lah biar aku yang membuka bungkus ini." ucap pria bertopeng sambil tersenyum mesum sambil membuka bungkus tersebut .


jangan lupa like, komen, dan hadiahnya