My Wife My Hero

My Wife My Hero
250.catatan untuk Ruben



Tampak Arthur menatap tajam ke arah Kevin dasar bawahan tidak bergunanya dia selalu merendahkannya padahal kalau dipikir-pikir dialah yang sudah menolong Kevin sehingga membuat Kevin menjadi seperti saat ini dasar bawahan tidak punya akhlak menghinanya dengan terang-terangan seperti itu "Apa kau sudah bosan bekerja denganku sehingga kau ingin bertemu yang menciptakan mu." tanya Arthur sambil terus menatap tajam ke arah Kevin


Kevin yang menyadari bahwa dirinya telah salah berucap langsung menelan silvernya dengan kasar, "maaf tuan bukan itu maksud ku aku tidak bermaksud untuk mengatakan itu yang aku maksud adalah Tuan sangat beruntung mendapatkan nyonya mungkin karena Tuan adalah pria yang sangat tampan, Wangi, kaya ,baik hati dan tidak sombong rajin ibadah dan suka menolong sesama, rajin menabung itulah yang membuat nyonya menyukai tuan."ucap Kevin sambil cengengesan


"Kau sangat pintar berbicara tadi kau menghinaku sekarang kau menyanjung ku setinggi langit apa kau sekarang sudah beralih menjadi penjilat sindir Arthur , tuan sebaiknya kita jangan membahas masalah yang tadi sebaiknya kita pikirkan apa yang harus kita lakukan pada manusia tidak tau diri ini." ucap kevin sambil melihat ke arah James yang masih terlelap tak menyadari apa yang terjadi


Tampak Arthur berpikir jika James di serahkan pada pihak berwajib maka James tak akan di Tahan karena uang perusahaan sudah aman dan James akan Kemabli bekerja seperti biasanya dan pasti James akan membuat masalah lagi Arthur kemudian teringat kepada Robert yang sudah meminjamkan uang kepada James "Apa kau tahu di mana alamat Tuan Ruben yang datang kemari tadi." tanya Arthur


maksud Tuan pria yang ditendang Nyonya sampai pingsan aku tidak tahu di mana alamatnya tapi aku bisa mencarinya jika Tuhan menginginkannya ucap kevin, kalau begitu Carikan aku alamat dan nomor teleponnya aku ingin membicarakan sesuatu dengannya ucap Arthur setelah mendengar perintah Arthur Kevin bergegas mengambil ponselnya lalu menghubungi seseorang setelah mendapatkan apa yang dia mau Kevin langsung menutup panggilan telepon tersebut, "aku sudah mendapatkan nomor telepon dan alamatnya tuan bagaimana." tanya Kevin


tanpa arthur langsung kembali ke mejanya kemudian mengambil kertas entah apa yang dia tulis di kertas tersebut setelah beberapa menit menulis kertas tersebut Arthur langsung membungkus kertas tersebut dan memasukannya ke dalam amplop kemudian berjalan mendekati tubuh James kemudian meletakkan surat tersebut di atas tubuh James


"kau bungkus kembali dia seperti semula lalu bawa beberapa orang pengawal untuk mengangkutnya kemudian masukkan ke dalam mobil bawa ke alamat Tuan Ruben dan katakan pada Tuan Ruben ini paket dariku dan ada surat di dalamnya." ucap Arthur, tanpa Kevin mengangguk mengerti dengan cepat Kevin merapikan box yang sempat terbuka tadi setelah rapi terbungkus Kevin memanggil dua orang pengawal untuk membantunya mengangkat paket tersebut sementara atur tampak kembali duduk di kursi kebesarannya dengan senyuman di wajahnya


sementara itu Ruben tampak sedang memikirkan cara bagaimana bisa menjalin komunikasi yang baik dengan Sofia apalagi dia telah melakukan tindakan yang kurang tepat di ruangan Arthur dengan maksud begitu saja apalagi Arthur adalah rekan kerja dari Sofia, dan sang ayah sudah memperingati bagaimana keluarga huges paling tidak menyukai seseorang yang bersikap kasar atau bersikap seenaknya Dan Dia bersikap kasar dan seenaknya dengan masuk ke ruangan Arthur begitu saja Ruben sedang berpikir tiba-tiba salah seorang bawahannya memberikan kabar bahwa ada artis dan Arthur yang membawa sebuah paket membuat Ruben bingung tapi karena penasaran Ruben langsung menyuruh bawahannya untuk membiarkan mereka masuk


nampak pintu pagar dibuka oleh beberapa orang pengawal mobil yang ditumpangi oleh Kevin dan beberapa orang pengawal tampak masuk ke dalam bangunan yang merupakan markas dari Ruben tampak mobil yang ditumpangi oleh Kevin sudah terparkir sempurna di depan bangunan tersebut Kevin dan yang lain langsung keluar dari mobil dan mengambil box besar yang berisi tubuh James


"paket apa ini kenapa besar sekali aku akan menerimanya tapi aku ingin saat aku membukanya kau masih ada di tempat ini." ucap Ruben lalu menyuruh para bawahannya untuk membuka box tersebut alangkah terkejutnya Ruben saat melihat tubuh James yang berada di dalam box tersebut dan benar saja ada sebuah amplop di atas tubuh langsung mengambil amplop tersebut dan menyerahkan kepada James


"baiklah Tuan karena anda sudah membuka paket ini aku akan kembali kepada Tuan Arthur untuk melaporkan hal ini terima kasih telah menyambut ku dengan baik." ucap Kevin lalu pergi dari markas tersebut bersama beberapa orang pengawalnya, setelah dipersilakan pergi oleh Ruben setelah kepergian Kevin Ruben membuka isi amplop tersebut tampak sebuah catatan "untuk Tuan Ruben aku menyerahkan James kepadamu karena dialah yang meminjam uang kepada anda jadi aku dan perusahaanku tidak mempunyai hubungan apapun lagi dengan jin maupun dengan anda karena yang menandatangani surat perjanjian tersebut adalah jadi silahkan minta pertanggungjawaban dari James sekian dan terima kasih Arthur isi surat tersebut


tampak Ruben menatap James dengan kesal sampai dia bertingkat sangat tidak sopan kepada Arthur dia bahkan tidak mengetahui bahwa barusan Arthur dan perusahaan Samuel sedang melakukan kerjasama dan sekarang James ditemukan oleh Arthur itu berarti rencananya untuk mengambil alih perusahaan dan mendesak Arthur gagal total bawa dia ke penjara bawah tanah saat dia "bangun baru aku akan memberikan pelajaran yang berharga padanya berani-beraninya dia membuat kekacauan seharusnya dia menghilang begitu saja tanpa jejak dan tak bisa ditemukan." ucap Ruben


sementara itu kakek Arthur yang sudah kembali ke kediaman milik Arthur tampak baru saja duduk di sofa lama Ayah anna datang untuk menyambutnya, "selamat datang kembali Tuan maafkan aku tidak menyebut anda di bandara pasalnya akhir-akhir ini kesehatanku semakin menurun dan beberapa hari yang lalu aku memeriksakan diri ke rumah sakit." ucap ayah Anna


"kau ini kenapa masih memanggilku Tuan itu tidak masalah jika kau tak menjemputku kau sakit apa sehingga kau harus ke rumah sakit apakah kau memiliki penyakit yang berbahaya." tanya kakek Arthur


"maaf tuan aku tapi aku lebih nyaman memanggil Anda tuan aku tidak apa-apa tuan aku hanya berharap sebelum aku meninggal anna bisa menikah dan menjalani hidup sebagai seorang istri dengan menikahi pria yang tepat yang bisa membahagiakan dirinya dan tidak hidup terlunta-lunta jangan seperti aku yang menikah dengan ibunya dan membuat ibunya menderita sampai akhir hayat." ucap ayah anna dengan wajah penuh kesedihan.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya