My Wife My Hero

My Wife My Hero
135.kapal selama



Sementara itu di pesisir pantai tak jauh dari pulau Arthur tampak seorang pria sudah menunggu "silakan ketua." ucap pria tersebut tampak sebuah kapal selam Sofia langsung naik ke atas kapal setelah semua naik kapal tersebut kemudian masuk ke dalam laut meninggalkan pulau milik Arthur, di dalam kapal selam tampak Sofia langsung masuk ke dalam kamar khusus miliknya di dalam kamar Sofia tampak sedih meninggalkan Arthur tetap bertahan lama ketukan dari pintu, membuat Sofia langsung mengalihkan pandangannya lalu membuka pintu "maaf ketua ini waktunya untuk mengabarkan ayah anda dan Mr D bawah ketua sudah kembali." ucap pria yang menjemput Sofi tadi


"Lakukanlah tapi ingat jangan menceritakan apapun tentang pulau tadi bilang saja kau menemukanku di rumah penduduk di dekat pantai di ujung Utara." ucap Sofia, baik ketua aku mengerti


Di markas Mr D yang sedang tertidur pulas sambil memeluk foto Sofia dan boneka panda milik Sofia saat tertidur pulas tiba-tiba alarm tanda ditemukannya Sofia berbunyi membuat Mr D langsung membuka matanya lebar-lebar kemudian berlari ke pusat data untuk mengetahui tentang kebenaran berita tersebut tampak mr D yang tak menyadari bahwa dia hanya memakai boxer dengan memeluk boneka milik Sofia dengan tubuh kekar dan banyak bekas luka di tubuhnya membuatnya terlihat lucu dengan boneka imut tersebut, tampak Mr D yang sudah berada di ruang pusat data "bagaimana apakah benar Sofia sudah ditemukan di mana keberadaannya sekarang." tanya Mr D yang tak menyadari penampilannya, para bawahan Mr D tampak melotot melihat Mr D yang hanya memakai kolor dengan tubuh kekar penuh bekas luka yang memeluk boneka panda di tangannya sontak mereka menahan tawa mereka


"Maaf ketua sesuai dengan pesan yang dikirimkan oleh salah satu kapal selam milik kita nona Sofia sudah berada bersama mereka sedang menuju kemari ucap tenang jawab di ruangan tersebut sambil menahan tawanya melihat hal tersebut membuat Mr D sedikit bingung kenapa mereka semua sepertinya melihat ke arahnya dengan pandangan yang berbeda dari biasanya, langsung melihat pada tubuhnya sendiri alangkah terkejutnya Mr D saat melihat penampilannya sontak saja Mr D langsung berlari kembali ke kamarnya, semua orang yang berada di ruangan tersebut sontak saja tertawa terbahak-bahak setelah melihat Mr D meninggalkan ruangan


Sementara Stuart yang masih berada di ruang kerjanya tampak terkejut saat mendengar alarm tersebut sontak saja Stuart langsung menelepon seseorang tampak setelah menelepon Stuart langsung keluar dari ruang kerjanya, kini Stuart sudah berada dalam mobil miliknya "Tuan sesuai dengan kabar dari kapal selam tersebut satu jam lagi mereka akan tiba di dermaga milik kita." ucap sang sopir


"Baik kita langsung menuju ke sana sebentar lagi Mr D juga akan ke sana." ucap Stuart mobil tersebut melaju menuju dermaga milik Stuart yang tak jauh dari kediaman mereka, sebentar itu mister di setelah berpakaian dengan rapi langsung bergegas keluar dari markas miliknya menuju ke dermaga


Sementara itu di pulau milik Arthur tepatnya di rumah milik Roy tampak Roy tersenyum puas saat melihat Ratih yang sudah terlelap setelah bermain beberapa ronde dengannya tampak Ratih yang sudah tak menggunakan sehelai benang pun tertidur pulas dengan hanya ditutupi oleh selimut, akhirnya kau menjadi milikku seutuhnya dengan ini kau takkan bisa kemana-mana dan takkan bisa lagi berbuat seenakmu." ucap Roy


Tapi di salah satu bangunan di dekat kediaman Arthur di sebuah pondok tampak Rendra yang masih terjaga memikirkan tuannya yang pasti akan terkejut saat mengetahui bahwa sang istri sudah meninggalkannya membuat Rendra pusing tujuh keliling dan tak bisa melakukan apapun bahkan dia tak bisa tidur, "ya Tuhan apa yang harus aku lakukan semoga Tuan Arthur dalam keadaan baik-baik saja setelah kepergian Nyonya." ucap Rendra


Sementara itu di kamar Arthur tampak Arthur masih terlelap tak menyadari bahwa sang istri sudah lama pergi meninggalkan dirinya, kini kini jam sudah menunjukkan jam 08.00 pagi atur pun menggeliat terbangun karena matahari yang sudah menerobos masuk atur melihat sekelilingnya tapi kemudian matanya melihat sebuah cincin dan sebuah surat "maafkan aku harus meninggalkanmu aku melakukan semua ini hanya untuk melindungi dirimu aku mohon maafkan aku pakailah cincin pemberianku jangan mencariku untuk sementara waktu aku akan datang kepadamu jika waktunya tepat." isi pesan tersebut


Sementara di meja makan tampak dokter Robby dan Anita menunggu kedatangan Arthur dan Rendra tampak Rendra yang baru datang dengan muka yang kelelahan langsung duduk di meja makan, "maafkan Rendra ini sudah mau hampir jam 09.00 bagaimana dengan Tuan Arthur." ucap dokter Robby


"Oh maafkan aku taun Robby sebaiknya kita makan dulu." ucap Rendra lalu melahap makanannya setelah selesai makan Rendra pergi ke belakang menyuruh pelayan menyiapkan makanan untuk Arthur karena dia akan membawanya ke dalam kamar untuk Arthur tampak Rendra yang sudah berada di depan pintu kamar atuh dan telah mengetuk pintu kamar tersebut tapi tak ada balasan dari Arthur membuat Rendra sangat khawatir takutnya Arthur tak bisa mengendalikan dirinya, "Tuan apakah baik-baik saja bolehkah aku masuk ke dalam." ucap Rendra untuk kesekian kalinya


"Aku tak ingin diganggu hari ini pergilah dan jangan ada yang mengganggu ku ." ucap Arthur dari dalam kamar , "Tuan aku mohon makanlah dulu aku sudah membawakan makanan untuk tuan ingat Tuan akan melakukan pengobatan untuk kesehatan Tuan dan agar Tuan bisa berjalan kembali aku mohon tuan jangan keras kepala." ucap Rendra, Arthur yang di dalam kamar kemudian memikirkan sesuatu karena sepertinya Rendra sudah mengetahui bahwa istrinya sudah pergi padahal tak ada yang mengetahui kepergian istrinya selain dirinya Arthur langsung berjalan ke arah pintu lalu membukanya "kau masuklah." ucap Arthur


Rendra menelan silvernya dengan kasar lalu melangkah masuk ke dalam dengan nampan yang berada di tangannya kemudian menaruh nampan tersebut di atas meja "Tuan ini makanan anda." ucap Rendra berniat meninggalkan ruangan tersebut karena dari tadi Arthur terus melihatnya dengan pandangan yang sulit diartikan


"Katakan padaku sejak kapan kau mengetahui bahwa istriku berniat meninggalkanku dan apa yang sudah dia katakan padamu aku tahu kau tak mungkin datang kemari hanya untuk membawakan aku makanan." ucap Arthur


Rendra langsung berlutut "maafkan aku Tuan nyonya mengatakannya kemarin sore dan menyuruhku untuk menjaga tuan sampai dia kembali aku disuruh menghibur Tuan dan nyonya ingin melihat Tuan bisa kembali seperti dulu lagi." ucap Rendra.


Jangan lupa like,komen,vote dan hadiahnya