
Sofia tersenyum melihat suaminya "apa kau masih meragukan diriku menyembuhkan mu saj dalam waktu satu hari aku mampu apalagi hanya membawa James ke hadapan mu." ucap Sofia, Arthur hampir saja lupa kakinya yang lumpuh bisa kembali normal adalah karena istrinya yang mengobatinya pantas saja karena istrinya adalah dokter ahli bedah tapi bukanya dia hanya di beri pil saja dan kakinya bahkan tak di suntik hanya di urut saja tak berselang beberapa jam dia langsung bisa berdiri apa mungkin istrinya seorang dukun urut yang terkenal pikir Arthur
"Bolehkah sayang James di temukan dan berada di hadapan ku 1x24 jam aku sangat ingin melihat pria jahanam itu yang tega mengkhianati keluarganya sendiri bahkan ayahnya sampai sakit jantung dan masuk rumah sakit, jadi sayang kapan aku bisa bersama mu tak masalah kau tak mengumumkan pernikahan kita di publik asalkan aku tetap bersamamu." ucap Arthur
"Kau jangan berbicara seperti itu mana mungkin aku akan merahasiakan pernikahan ku selamanya aku akan memperkenalkan dirimu dulu ke ibuku, kakek dan nenek ku setelah itu kepada saudaraku dan yang lainya stelah itu pada Paman D dan ayahku kita melakukannya secara bertahap jika semuanya sudah aku perkenalkan makan kita bisa mengadakan pernikahan yang sesungguhnya tapi untuk sementara ini hubungan kita harus di rahasiakan dulu." ucap Sofia
"Ya aku mengerti yang penting kau tak meninggalkan ku aku tak masalah apapun yang kau inginkan." ucap Arthur tulus Arthur sangat lega karena istrinya ternyata mau menerima keadaannya, mana mungkin aku meninggalkan dirimu ." ucap sofia sambil tersenyum ceria
" oh iya aku dengar besok kau akan ke perusahaan untuk meninjau langsung keadaan perusahaan." tanya Arthur setelah tadi sempat mendapatkan pesan dari Kevin bahwa besok Abraham dan Sofia akan ke perusahaan
"benar itu karena Kakak ku ingin aku melihat situasi perusahaan mu apalagi dana investasi sudah di gandakan, tapi aku tak ingin ada yang mengetahui keberadaan ku di perusahaan mu jadi aku ingin menggunakan lift pribadi milik mu." ucap Sofia, "tentu saja sayang apapun yang kau inginkan tapi sayang omong punya omong si buas sudah satu bulan puasa pengen ketemu dua gundukan es krim dan kue coklat kesukaannya." ucap Arthur
sejak kapan kau punyamu jadi si buas dan punyaku jadi es krim dan kue coklat kau ini ada-ada saja, tanpa saat adegan selanjutnya akan terjadi tiba-tiba ketukan pintu kamar berbunyi membuat Arthur sangat kesal siapa sih yang menggangu pertemuan si buas dan kue coklat, tunggu sayang aku hanya sebentar." ucap Arthur lalu bangkit berjalan ke arah pintu sementara Sofia tampak tersenyum sambil geleng kepala melihat kelakuan suaminya
Sementara di luar pintu kamar tampak Kevin yang panik karena berpikir Arthur sedang patah hati dan ingin bunuh diri tampak pintu di buka olah Arthur dengan hanya kepala yang terlihat dari pintu, "ada apa kau kemari kau ini mengganggu saja pergi kau dari sini dan jangan berani menganggu ku saat ini sampai aku menghubungi mu." ucap Arthur
"astaga tuan aku sangat menghawatirkan ku karena kau pergi begitu saja apalagi setelah aku bertanya pada dukun mamaku katanya kau sedang bersedih dan butuh di temani, tapi kenapa tuan kesal saat melihat ku dan bahkan mengusir ku." ucap Kevin
Percuma aku khawatir padanya ternyata dia tak menghargai pengorbanan ku yang sudah berlari sampai ke mari, sebaiknya aku minum lalu kembali ke perusahaan mungkin dia hanya butuh sendiri." ucap Kevin lalu berjalan kebelakang untuk minum dan kemudian keluar dari apartemen
Sementara itu Kakek Arthur yang sudah menunggu panggilan tersebut dari Arthur tampak kebingungan karena Arthur sama sekali tak menghubunginya untuk meminta bantuan seperti biasanya ada apa dengan anak itu saya begitu tidak ingin dia menikah dengan anak sehingga dia rela perusahaannya hancur begitu saja apa dia tidak memikirkan orang-orang yang bekerja di perusahaan ucap kakek Arthur sambil terus memegang ponselnya
sementara itu di kediaman Arthur tampak ana sedang bersantai di taman dengan beberapa pelayan yang melayaninya bagaikan seorang putri raja sejak kakek Arthur dan Arthur tak berada di rumah ana dan ayahnya menjadi nyonya dan tuan rumah apalagi kakek Arthur pernah berpesan pada seluruh pelayan agar memperlakukan Anna dan ayahnya seperti memperlakukan dirinya dan menghormati mereka layaknya seperti dirinya sehingga para pelayan tak ada yang berani untuk membantah perintah mereka berdua, " cuaca sangat panas kapan ya Arthur akan kembali pulang kemari ini sudah dua minggu dia pergi meninggalkan kediaman ini sementara kaki juga belum kembali dari luar negeri ucap Anna
tampak Ayah anna yang baru pulang masuk melihat anna di taman ayah anda bergegas mendekati putrinya setelah dia duduk di bangku taman tepat di sebelah Anna ayah anna langsung menyuruh pelayan untuk pergi dari tempat tersebut tampak para pelayan langsung membubarkan diri ada apa ayah wajah Ayah terlihat sangat serius apakah ada sesuatu yang terjadi." tanya anna
"aku tadi bertemu dengan Bejo sepertinya dia menaruh dendam padaku dan dia juga mengincar mu jadi aku berpikir untuk segera menyingkirkannya sebelum dia menghancurkan rencana kita dan untuk menghancurkannya aku tak mungkin turun tangan sendiri karena dia memiliki beberapa orang preman di sekitarnya yang selalu menjaganya jadi aku meminta bantuan pada Tuhan Santos agar dia mau membantuku untuk menyingkirkan Bejo." ucap ayah anna
"Jangan katakan ayah sudah melakukan barter pada Tuan Santos untuk nyawa Bejo apa yang gila Ayah tahu bagaimana Tuhan Santos dia tidak menerima uang tapi hanya menerima manusia untuk dijadikan jaminan tapi bagaimana ayah bisa bertemu dengan Tuan Santos bukankah kata ayah terakhir Ayah bertemu dengan Tuan Santos saat Ayah memakamkan adik dan ibu yang kecelakaan saat aku di rumah sakit akibat aku demam tinggi, karena tuan Santos yang membatu ayah memakamkan ibu dan adik dan memberikan uang untuk operasi karena ayah dan tuan Santos adalah kawan lama dan tuan Santos sendiri yang memberikan bantuan tapi kali ini beda ayah yang meminta bantuan katakan apa yang dia inginkan." tanya Anna.
Jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya