
"Aku mengerti perasaanmu kau juga tahu bagaimana proses aku bersama kita dan saat anak-anakku lahir semua penuh dengan masalah." ucap stuart, Bima menghembuskan nafasnya kasar lalu melanjutkan permainan catur mereka tanpa kata
sementara itu di sebuah pulau wisata tampak Alisa dan Daren sedang bersenang-senang menikmati keindahan alam pulau tersebut
"sayang Apa kau sangat senang menikmati semua ini ?" aku sangat senang sayang di sini semuanya tampak indah aku pikir tempat ku liburan sudah yang terindah ternyata masih ada yang lebih indah." ucap Alisa, Daren tersenyum tipis melihat hal tersebut
"Aku penasaran siapa yang menggantikan aku saat aku tak ada Apakah ayahmu sudah sehat dan akan kembali bekerja." tanya Daren
"entahlah aku juga tidak tahu tapi aku dengar Kakak Aron akan kembali dan mungkin saja dia yang akan menggantikan ayah untuk memimpin perusahaan." ucap Alisa jujur
"sebenarnya siapa Aron itu aku jadi penasaran tapi mengapa kau tak mengenalnya aku pikir dia diambil untuk dijadikan anak angkat oleh ayahmu sejak kecil, apalagi umur kalian tidak terlalu jauh tidak mungkin dia dari kecil tinggal di luar negeri ." tanya aron, "aku juga tidak tahu sayang untuk apa kita membicarakan kak Aron mendingan kita menikmati saja bulan madu kita apalagi kita di sini hanya satu minggu." ucap Alisa
sementara asisten Daren terus berusaha untuk menghubungi Daren untuk membahas apa yang sedang terjadi di perusahaan apalagi ada pertemuan antara para pemegang saham bersama Tuan Baroto itu berarti pemimpin perusahaan baru sudah ditunjuk sepertinya bukan Daren yang akan menjadi pemimpin perusahaan tapi seorang pria yang baru dilihat orang sang asisten yang berjalan bersama Tuan Baroto
"aduh Tuan daren ini aku ingin memberitahukan kabar penting padanya tapi ponselnya tidak aktif apa yang harus aku lakukan Dia pasti akan sangat marah padaku jika aku tak memberitahu apa yang terjadi tadi pagi di perusahaan." ucap asisten Daren
sementara Carla yang sudah seperti orang gila di dalam apartemennya tampak tak punya gairah hidup dia menghancurkan setiap barang yang ada di apartemennya "dasar lelaki brengsek aku pikir dia membela sekretarisnya hanya karena kasihan padanya ternyata dia memiliki perasaan lebih bahkan perasaan itu sangat dalam membuatnya selalu membela sekretaris sialan itu." ucap Carla
di kediaman stuart tampak sepi sofia yang berada di dalam kamarnya menghubungi neneknya untuk memberitahu bahwa selama satu bulan lebih terhitung hari ini tak bekerja di rumah sakit untuk sementara waktu dan dia ingin neneknya menutupi hal tersebut dengan membuta surat perintah untuk Sofia yang akan bekerja di suatu tempat yang terpencil
"halo nenek ini aku Sofia Aku ingin meminta sesuatu pada nenek bisakah nenek menyuruh direktur rumah sakit untuk membuatkan aku surat bekerja di sebuah pulau terpencil selama 1 bulan lebih terhitung dari hari ini aku sedang ada urusan penting selama 1 bulan lebih jadi aku mohon pada nenek untuk berbicara dengan direktur rumah sakit." ucap sofia
"nenek jangan membahas itu dulu aku belum siap, nenek ingat hari membuat surat agar aku di tugaskan di desa terpencil jangan nenek langsung the de points mengatakan aku tak bisa masuk dan akan masuk dia bukan lagi." ucap Sofia karena kadang neneknya tanpa basa-basi langsung mengatakan hal tersebut membuat sofia tidak enak dengan para dokter senior dan rekan-rekannya, "Iya nenek mengerti Sudahlah kau jangan khawatir urusi saja apa yang ingin kau urusi jika kau membutuhkan bantuan nenek kau hanya perlu mengatakannya saja ucapkan lalu memutuskan sambungan telepon begitupun Sofia
Sementara itu di ruang direktur tampak yang baru saja masuk "ayah Bagaimana kabar Ayah Apakah ayah baik-baik saja?, "ayah baik-baik saja Bagaimana perkembangan hubungan mu dengan Sofia Apa kau sudah berusaha untuk dekat dengan Sofia dan mengajaknya keluar." tanya direktur rumah sakit yang merupakan ayah dokter Aris
"Aku sedang berusaha mendekatinya tapi sepertinya dia sangat sulit didekati apalagi saat aku mengajak keluar bersama dia kadang menolaknya." ucap dokter Aris,
" kau ini kau harus berusaha untuk mendekatinya Kau mempunyai sesuatu yang tak dimiliki oleh pria lain untuk mendekatinya Kau sering bertemu dengannya di rumah sakit dan kalian kadang bekerja sama untuk menyembuhkan pasien jadi pasti pertemuan kalian lebih banyak dari orang lain dan hal itu akan mempermudah kau mendekati Sofia, ingat Sofia adalah pewaris rumah sakit ini, ayah ingin kau bisa menikah dengan Sofia." ucap Ayah dokter Aris, Setelah selesai bicara tiba-tiba ponselnya berdering ayah dokter Aris langsung mengakat panggil tersebut, setelah berbicara beberapa menit Ayah dokter aris langsung mematikan ponselnya
"Ada apa ya siapa yang menghubungi ayah Sepertinya dia orang yang sangat penting tanya Dokter Aris, 'yang menghubungi ayah adalah nenek Sofia dia mengatakan padaku bahwa dia menugaskan Sofia ke daerah terpencil selama 1 bulan lebih jadi aku akan membuat surat dan mengirimkannya pada Sofia." ucap ayah dokter Aris
"itu akan membuat aku dan Sofia tak akan bertemu selama satu bulan lebih tapi di desa terpencil mana Sofia berencana untuk pergi." ucap Aron sambil melihat ayahnya yang sedang mengetik mengutak-atik laptop miliknya
"tadi nenek Sofia bilang di desa PG entah di desa mana itu aku hanya akan membuat suratnya saja masalah di mana letaknya aku pun kurang tahu." ucap Ayah dokter Aris, " tidak bisakah Ayah mengirim ku juga bersama dengan Sofia agar aku bisa leluasa untuk mendekatinya apalagi nanti di desa terpencil itu pasti kami akan tinggal di satu rumah yang sama itu akan sangat bagus." ucap dokter Aris penuh imajinasi tentang dia dan Sofia
"tidak bisa ini hanya untuk Sofia seorang itu perintah nenek Sofia lagi pula aku tidak tahu di mana letak pulau PG itu dan jika memang kau ingin ikuti dengannya Kenapa kau tidak menghubungi Sofia saja dan mengatakan kepada dai bahwa dirimu juga ingin pergi ke pulau tersebut." ucap ayah dokter Aris
jangan lupa like, komen, vote dan juga