
"Terima kasih atas hadiah pemberian ucap Smith tak berselang lama tampak sang istri datang dengan membawa Napan berisi minuman dan cemilan, sayang Kau baik sekali main bawa sendiri nampan itu kenapa tak menyuruh pelayan saja membawanya." ucap smit
"Sayang ini kan hanya Napan yang ringan untuk apa meributkannya." ucap istri Smit, Selamat atas pernikahan Kakak Ipar semoga langgeng, Maaf Kakak aku tidak bisa berlama-lama di sini karena aku sedang ada pekerjaan." ucap artur dengan senyuman tulus
"Oh baiklah terima kasih." ucap Smit, Arthur lalu memberi hormat kepada kakaknya dan kakak iparnya kalau pergi begitu saja dari kediaman tersebut
Setelah melihat kepergian adiknya langsung melihat ke arah istrinya tampak istrinya tak bergeming dan menatap jauh keluar di mana Arthur tadi keluar "sayang..... sayang panggil Smit tapi sang istri tidak merespon, "Sila Ada Apa denganmu Kenapa kau menghayal seperti itu pangil smit,
Sila sangat terkejut mendengar suara sang suami yang memanggilnya sontak saja Sila kaget tapi dia berusaha untuk tetap tenang "oh maaf sayang aku sedang memikirkan sesuatu tentang kakak aku ucap Sila
"aku pikir kau sedang memikirkan sesuatu tentang masa lalu tapi kenapa kau masih berdiri ayo duduk sayang." ucap Smit
Waktu berlalu dengan cepat malam pun tiba kini Jam menunjukkan tengah malam tampak stuart yang sedang berada di ruang kerjanya tak berselang lama tampak sebuah bayangan menyelinap masuk ke ruangannya dan saat ini berdiri tepat di hadapannya, "bagaimana persiapanmu Apakah kau baik-baik saja tanya stuart , "aku baik-baik saja ayah aku datang kemari untuk meminta izin aku akan melakukan ujian kedua aku akan berangkat saat menjelang subuh." ucap Sofia
Tampak stuart terdiam mendengar perkataan putrinya tercinta Tapi semua itu telah melakukan demi keamanan dan kebaikan Sofia Apa kau yakin akan melakukan ujian kedua, jika memang kau tak yakin dan ingin mundur kau bisa melakukannya sekarang Ayah pasti akan mengabulkannya." ucap stuart, "aku takkan pernah mundur Ayah aku sudah yakin apa yang akan aku lakukan dan apa yang aku akan aku kerjakan Ayah tidak perlu khawatir aku akan menjaga diriku dengan baik saat berada di dunia bawah ." ucap Sofia karena Sofia yakin pasti ayahnya sangat khawatir padanya tapi ayahnya selalu menyembunyikan kekhawatirannya agar Sofia tidak menjadi seseorang yang manja
Stuart bangkit dari kursi kebesarannya lalu melihat ke luar jendela besar yang ada di belakang kursinya, stuart tak bisa menatap putrinya saat ini dia pasti akan sangat sedih jika sampai melihat wajah putrinya jadi dia sengaja terbalik "pergilah semoga kau berhasil Ayah menantikan kepulanganmu." ucap Stuart, Sofia yang mengerti perasaan ayahnya hanya tersenyum Baiklah ayah aku menyayangimu." ucap Sofia lalu pergi begitu saja
Begitu mengetahui sofia sudah pergi stuart menghapus air mata dari wajahnya mendengar perkataan putrinya sungguh demi apapun dia sangat mencintai Sofia lebih dari nyawanya sendiri tapi hanya Sofia yang memiliki sifat dan karakternya yang tak mudah percaya pada orang lain dan selalu bisa menilai seseorang serta mempunyai karakter pemimpin yang tegas
Kini waktunya Sofia pergi Sofia bergegas pergi dari markas tersebut dengan kendaraan yang sudah dia siapkan, tanpa setia sadari Mr D memandang dari jauh
Sementara itu Stuart masih tak bisa memejamkan matanya apalagi mengingat putrinya akan pergi ke dunia bawah yang sangat berbahaya apalagi dia mengembang tugas untuk menjadi seorang pemimpin agar bisa lulus ujian kedua, buat melihat ke arah Kikan yang tampak terlelap dengan tenang Aku bersyukur kau tidak mengetahui tentang apa yang terjadi jika sampai kau mengetahui apa yang sudah aku lakukan sehingga membuat putrimu menempuh jalan yang penuh dengan bahaya aku yakin kau pasti akan menyuruh ayahmu untuk meracuniku ucap stuart
Kini Sofia sudah sampai di dunia bawah tanpa pemandangan dari pintu masuk sudah sangat mengerikan di mana ada beberapa mayat yang tergeletak dan banyak orang-orang yang tidur di jalan, orang tiba-tiba menghadang jalan Sofia siapa kau Apa kau memiliki tanda pengenal untuk masuk ke wilayah ini tanya pria tersebut Sepertinya dia adalah penjaga gerbang wilayah tersebut
Sofia melihat pria tersebut, kemudian tersenyum sini sepertinya pria tersebut adalah preman yang sengaja menyamar menjadi penjaga gerbang sedangkan penjaga gerbang yang sebenarnya sedang beristirahat di salah satu rumah hiburan yang biasa dilakukan oleh para penjaga di saat tengah malam
"Sebaiknya kau pergi dari sini sebelum kau menjadi korban pertama yang aku lenyapkan di sini." ucap Sofia, pria tersebut menelan silvanya dengan kasar mendengar ucapan wanita yang ada di hadapannya apalagi suaranya sangat tegas tak ada aura ketakutan tapi yang ada aura pembunuh yang terpancar jelas dari suara Sofia sontak pria tersebut ketakutan saat Sofia berbicara, langsung lari dari tempat tersebut sementara Sofia langsung melanjutkan perjalanannya dia akan bertemu dengan seseorang yang selama ini membantunya di dunia bawah, sudah berada di sebuah rumah kecil tapi yang menyatu beberapa kali dengan metode tertentu sang penghuni rumah langsung membuka pintu Sofia langsung masuk begitu pintu terbuka dan setelah Sofia masuk pintu ditutup kembali oleh pemilik rumah
"Bagaimana keadaanmu Apakah semua baik-baik saja." tanya Sofia begitu duduk di sebuah kursi, aku baik-baik saja Nona berkat bantuan anda." ucap pria tersebut, "Baiklah kau sudah tahu kenapa aku datang kemari jadi apa kau sudah mempersiapkan apa yang aku butuhkan selama satu bulan di sini." tanya Sofia
"Semua sudah aku siapkan informasi yang Nona inginkan Sudah aku dapatkan." ucap pria tersebut, "aku akan masuk ke kamar untuk mempersiapkan sesuatu kau beristirahatlah aku yakin kau tidak tidur karena menunggu kedatanganku " ucap Sofia lalu bangkit dari kursi dan berjalan menuju sebuah ruangan, terima kasih nona ucap pria tersebut sambil hormat kepada Sofia kemudian berbalik ke sebuah ruangan yang jauh dari tempat Sofia ternyata rumah mungil tersebut hanya terlihat mungil di luar ternyata di dalam cukup luas
Sofia yang sudah sampai di kamarnya menyimpan batangnya di tempat tidur dan langsung membuka sebuah lemari dan berjalan masuk ternyata di dalam lemari tersebut ada ruangan bawah tanah lengkap di mana Banyak persediaan senjata dan beberapa alat untuk membuat obat dan beberapa alat-alat canggih seperti komputer dan lain-lain yang terhubung langsung dengan CCTV di area dunia bawah .
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya