My Wife My Hero

My Wife My Hero
130.pengobatan Arthur



Tampak Arthur yang sudah selesai sarapan begitupun yang lain "jadi dokter bagaimana kapan dokter akan memulai pengobatan." tanya Arthur


"Bagaimana kalau besok aku akan melakukan pemeriksaan setelah aku memeriksa alat-alat yang berada di ruang kesehatan." ucap dokter Robby, baiklah itu terdengar bagus karena alat yang bagus menentukan kegunaannya kepada pasien." ucap Arthur


Di dalam kamar tampak Sofia mengambil tas yang diberikan oleh bawahan yang semalam kemudian mengambil sebuah pil lalu meracik sesuatu setelah selesai meracik Sofia langsung memasukkan obat tersebut ke dalam sebuah wadah, tampak Arthur yang masuk ke dalam kamar Sofia cepat-cepat membereskan tas tersebut Untung saja Arthur tak sempat melihat tas tersebut "apakah kau sedang kurang enak badan tiba-tiba kau tadi langsung masuk ke kamar." tanya Arthur


"Apa kau percaya padaku." tanya Sofia, "tentu saja aku sangat mempercayaimu itulah mengapa aku menikahi mu karena aku yakin kau pasti wanita yang baik walaupun kau kehilangan ingatan dan aku menemukanmu terdampar di pantai." ucap Arthur


"Kalau begitu berbaringlah di tempat tidur dan buka celana tutupi bagian pusat mau sampai ke paha dengan selimut." ucap Sofia , otak mesum Arthur tampak mulai merajalela wajahnya sudah memerah entah apa yang dipikirkannya melihat hal tersebut Sofia menjadi bingung melihat reaksi sang suami "ada apa denganmu kenapa wajahmu merah seperti itu jangan berpikiran kotor Aku melakukan ini hanya ingin memeriksa kakimu." ucap Sofia


Arthur yang tadinya tersenyum langsung cemberut lalu naik ke atas tempat tidur dan melakukan seperti apa yang diperintahkan oleh Sofia Sofia mendekati ranjang di mana Arthur berbaring dengan kaki yang sudah lurus lalu Sofia mengoleskan sesuatu di kedua kaki Arthur membuat Arthur langsung berteriak kesakitan "aduh kenapa pedis dan panas." ucap Arthur


"Minum ini kau harus menahan rasa sakit itu sampai satu jam ke depan." ucap Sofia lalu membantu Arthur meminum obat yang dia berikan , tanpa Arthur mengangguk menahan rasa panas dan pedih di kakinya entah apa yang dioleskan oleh istrinya tapi dia tak akan bertanya apa yang dilakukan oleh istrinya dia akan mempercayai apapun yang dilakukan istrinya kepadanya entah itu berhasil atau tidak Arthur tak peduli baginya yang penting saat ini dia tahu istrinya sangat peduli padanya, waktu berlalu rasa pedih dan panas di kaki Arthur berlangsung langsung hilang bahkan ujung kakinya tampak bisa digerakkan oleh Arthur membuat Arthur sangat terkejut karena dia bisa merasakan kakinya sementara Sofia yang menunggu langsung melihat ke arah Arthur "bagaimana apa kau sudah merasakan kakimu." tanya Sofia


"Aku sudah dapat merasakan kakiku, bolehkah aku mencoba berjalan aku sangat penasaran." ucap Arthur, tidak kau harus direndam dengan air hangat setelah pengobatan ini setelah itu kau bisa belajar berjalan sekarang kembalilah ke kursi rodamu lalu pergilah ke kamar mandi untuk berendam selama 1 jam aku akan menunggu di sini." ucap Sofia, tanpa kartu mengganggu lalu kembali ke kursi rodanya kemudian masuk ke dalam kamar mandi


Sementara itu Robby ganteng asisten tampak berada di ruang perawatan melihat barang-barang yang akan digunakan untuk proses pengobatan, setelah melihat dan mencoba semua benda yang akan digunakan Bobby pun kembali ke kamarnya bersama sang asistennya yang merupakan kekasihnya sayang apa yang akan kau lakukan apakah kau akan membunuhnya saat melakukan operasi bedah pada kakinya atau setelah kau melakukan operasi dengan mencampurkan beberapa racun yang berbahaya ke obat yang dia konsumsi." tanya Nita


"Entahlah mungkin saja aku akan membunuhnya saat melakukan operasi dengan membubuhkan racun di setiap alat yang akan aku gunakan untuk membedah kakinya atau aku akan memberinya obat pasca operasi yang bisa membuatnya gagal jantung seketika." ucap dokter Robby


Sementara itu Arthur yang sudah keluar dari kamar mandi tampak masih menggunakan kursi rodanya sesuai dengan pesan sang istri dia tidak boleh melepas kursi rodanya melihat sang suami sudah keluar dari kamar mandi Sofia lalu mendekatinya makanlah ini aku tadi menyuruh pelayan tembakan makan siang untukmu." ucap Sofia,


Arthur langsung mengambil makanan tersebut yang diberikan oleh Sofia melahapnya seperti orang yang belum pernah makan selama 3 hari entah pengaruh tenaganya terkuras atau dia terlalu lama berendam tampak Arthur yang sudah menghabiskan makanannya "baik sekarang minumlah ini." ucap Sofia sambil memberikan sebuah pil pada Arthur, Arthur kembali meminum sebuah pil yang entah dari mana Dia pun tak tahu, "kenapa ya aku merasa mengantuk setelah meminum pil yang kau berikan." ucap Arthur, itu pil khusus untuk mengembalikan tenaga seseorang serta sangat baik untuk proses pemulihan mu sekarang beristirahatlah aku akan keluar ke taman." ucap Sofia, atur mengangguk lalu menuju tempat tidur kemudian merebahkan tubuhnya tak berselang beberapa detik langsung tertidur


Sofia seperti biasa berjalan ke taman sambil melihat hamparan bunga sambil menikmati teh tampak Sofia yang sudah duduk di taman sementara Roy juga tampak berada di sekitar taman, "selamat sore nyonya." siapa Roy tapi dengan keadaan kepala tertunduk


Sofia tersenyum kecil Sofia mengingat doa yang dilontarkan oleh Roy apalagi wajah Roy saat berdoa benar-benar ingin tertawa lepas "kau mengingat janji yang aku berikan semalam." tanya Sofia ingin melihat reaksi Roy


"Tentu saja nyonya mana mungkin aku berani mengabaikan nyonya." ucap Roy, ambillah ini Ratih akan tidur tekan tombol yang berada di kepala tub ini maka kau akan melihat keajaiban yang terjadi, ingat kau jangan sembarangan menekannya apalagi di depan sembarang orang kau harus menekan benda tersebut di hadapan Ratih seorang dan ingat hanya kalian berdua.", ucap Sofia memberikan sebuah benda bundar yang terbuat dari perak yang pernah di berikan pada lisa


"Baik nyonya terima kasih atas pemberian anda." ucap Roy lalu berlalu pergi kembali ke kediamannya apalagi hari sudah hampir sore, sementara itu dokter Robby yang sudah selesai memeriksa alat-alat di ruang kesehatan, tempat berjalan-jalan di sekitar kediaman Arthur saat melewati taman belakang tanpa sengaja Robi melihat Sofia yang tampak sedang duduk santai menikmati teh dan cemilan Robby pun tersenyum berpikir bahwa Tuhan sudah membukakan jalan untuknya untuk mendekati Sofia, Robby langsung berjalan ke arah Sofia


"Selamat sore nyonya sepertinya Anda sangat menikmati keindahan taman bunga ini yang keindahannya dapat dikalahkan oleh kecantikan nyonya." ucap dokter Robby.


jangan lupa like, komen, vote Dan hadiahnya