
"Tidak apa-apa nona aku akan membantumu untuk membersihkan pakaianmu aku merasa bersalah jika tidak melakukannya jadi biarkan aku membantumu." ucap wanita tersebut, Karena wanita itu terus memaksa apalagi ini di ruang publik membuat email tak bisa menolak keinginan wanita tersebut untuk membantunya tanpa wanita tersebut dan Emeli masuk ke dalam kamar mandi sudah masuk ke dalam kamar mandi
Tampak Emeli berusaha membersihkan noda di bajunya tapi sepertinya noda itu susah untuk hilang walaupun sedikit memudar tapi tetap saja terlihat jelas bahwa baju itu bernoda bagaimana jika nona memakai baju yang baru saja aku beli tadi ini adalah tanda permintaan maaf aku kepada nona ucap wanita tersebut setelah berpikir akhirnya Emily setuju kemudian email masuk ke dalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya saat Emily sudah melepas pakaiannya lalu menyimpan di ayas pintu toilet tampak wanita tersebut mengambil gaun yang di simpan Emeli sementara Emeli tidak menyadari bahwa gaunnya sudah lenyap dari atas pintu kamar mandi, Emeli yang sudah selesai berpakaian berniat mengambil pakaiannya lalu keluar dari ruangan tersebut tapi saat hendak mengambil pakaian tersebut pakaian itu sudah lenyap entah ke mana
"Maaf nona apakah anda yang mengambil gaunku." tanya Emeli, tapi tak ada sahutan dari luar, dari wanita yang tadi membantu Emeli mengganti pakaian yang sekarang memakai gaun Emeli dan pergi mengikuti rombongan raja Arjun dan hal tersebut tak disadari oleh raja Arjun dan pengawal lainnya hanya kakek dan bibi Emeli yang mengetahui bahwa wanita yang ikut dengan mereka bukanlah Emeli tapi wanita lain mereka sengaja menutupinya
Sementara itu Samuel yang mengetahui bahwa Emeli sudah ke bandara tampak keluar dari ruangannya lalu masuk ke mobilnya entah ke mana tujuan Samuel tapi sepertinya dia ingin pergi ke suatu tempat
Tampak Emeli sedikit ketakutan saat menyadari bahwa wanita tersebut sudah pergi Emeli kemudian membuka pintu toilet bandara lalu hendak keluar mencari rombongan raja Arjun tapi sayang sekali Emeli tak melihat sang ayah ataupun orang yang dikenal, pusat informasi beberapa pria tampak berjalan mendekat arah Emeli membuat Emeli mempunyai firasat tidak baik spontan saja Emeli berlari menuju luar bandara tepat disaat dia berada di luar bandara ada sebuah mobil yang baru saja berhenti membuat langsung saja masuk dengan spontan ke dalam mobil tersebut tanpa menyadari siapa pemilik mobil tersebut
"Aku mohon tolong aku aku tidak tahu apa yang terjadi tiba-tiba saja ayahku pergi bersama seluruh rombongannya dan tadi ada beberapa orang pria yang tiba-tiba berjalan cepat ke arahku sehingga membuat aku lari." ucap Emeli, mobil itu langsung melaju keluar dari bandara sedangkan beberapa orang yang ingin menculik Emeli tampak bingung mencari keberadaan Emeli karena tiba-tiba menghilang begitu saja dari pandangan mereka
Sementara itu pria yang melajukan kendaraannya tampak tersenyum licik "memang kalau jodoh tak akan kemana aku yang tadinya berpikir harus mengejarnya sampai ke sana eh ternyata Tuhan langsung membawanya ke sisiku begitu saja tanpa aku harus mencarinya, benar juga pepatah mengatakan jodoh takkan ke mana." ucap pria tersebut
Sementara Emeli tampak bingung harus melakukan apa bahkan dia tak menyadari siapa pria yang membawa kendaraan saat ini setelah menenangkan diri Emeli langsung mengarahkan mengarahkan pandangannya ke arah orang yang membawa mobil tampak Emeli menatap bingung pada seorang pria tampan yang sedang melajukan kendaraannya "maaf Tuan bisakah Tuan penolongku aku tak punya apapun dan tempat tinggal ku sangat jauh bukan di kota ini, Tuan bisakah aku meminjam ponsel Anda untuk menghubungi ayahku." ucap Emeli
Tak ada suara yang keluar dari mulut pria tersebut membuat Emeli langsung terdiam tampak Emeli sedikit tegang karena pria tersebut tak mengatakan apapun, "aku memiliki ponsel tapi itu berada di saku celanaku dan saat ini aku sedang mengemudi bagaimana jika kau saja yang mengambilnya untukku dan kau bisa menggunakannya." ucap Samuel beralasan
"Kalau sampai aku berhenti penjahat itu pasti akan menemukan kita apakah kau ingin tertangkap dan dibawa pergi oleh mereka jadi sebaiknya kau ambil saja ponsel itu dan aku akan terus melajukan kendaraan ini hingga sampai di tempat tujuan di mana mereka tak bisa menemukan kita." ucap Samuel beralasan, Emeli yang lugu tampak setuju dengan perkataan Samuel
Tampak Emily memasukkan tangannya ke saku celana milik Samuel setelah berapa beberapa saat tampak Emeli tak menemukan apapun bisa aku celana tersebut maaf tuan tapi sepertinya tidak ada oh aku baru ingat ternyata itu sagu di sebelah kanan bukan di bagian situ Emeli tampak bingung tapi mau tidak mau dia harus tetap mencari ponsel tersebut tampak Emeli yang berusaha mencapai saku celana sebelah kanan Samuel membuat tubuh Emeli dan tubuh Samuel sangat dekat bahkan wangi tubuh Emeli dapat di cium oleh Samuel begitupun wangi Samuel, akhirnya ponsel milik Samuel berhasil diambil oleh Emeli membuat Emeli langsung tersenyum bahagia lalu kembali ke posisi duduknya semula
Tapi saat menemukan hp tersebut senyum Emeli tiba-tiba surut karena sepertinya dia tak mengingat berapa nomor telepon sang ayah bahkan nomor telepon kerajaan pun dia tidak ingat, "ada apa kenapa kau tidak menghubungi ayahmu apakah kau tak bisa melakukannya atau ada sesuatu." tanya Samuel
"Maaf tuan aku tidak ingat nomor telepon ayahku, bisakah kau menolongku aku ingin kembali ke kotaku bisakah anda membentukku untuk membeli tiket pesawat aku benar-benar tak memiliki uang." ucap Emeli
"Aduh bagaimana ya aku bisa memberikanmu tiket tapi jika ingin beli tiket kau harus mempunyai tanda pengenal dan beberapa surat-surat serta paspor, tapi katamu kau tak membawa apapun jadi jika memang kau ingin aku membantumu kau harus menunggu beberapa bulan agar aku bisa mempersiapkan semuanya untukmu." ucap Samuel bohong padahal dia bisa memulangkan Emeli kapan saja dia mau
Sementara itu mobil yang di kemudian oleh Samuel tampak memasuki sebuah parkiran apartemen mewah, kini mobil tersebut sudah berhenti di parkiran dan Emeli baru tersadar bahwa mereka sudah berhenti Emeli langsung melihat ke sekelilingnya "Tuan kita di mana." tanya Emeli
Kita berada di apartemen milikku ayo keluar sebelum parah penjahat tersebut melihat kita ucap Samuel beralasan langsung bergegas keluar dari mobil kini mereka berjalan menuju khusus di area parkiran tersebut setelah menekan tombol lantai paling atas, tanpa klip terbuka Samuel langsung melangkah keluar dari lift diikuti oleh Emily yang sedikit takut tapi juga pasrah tampak Samuel langsung membuka pintu apartemen kementerian masuk Emeli pun ikut masuk tampak Emeli melihat sekeliling apartemen tersebut yang terlihat sangat mewah dengan barang-barang mahal.
Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya