My Wife My Hero

My Wife My Hero
390.si lato-lato



Tampak mobil yang tadi dimasuki oleh perawat seorang wanita dan seorang anak serta seorang pria langsung meninggalkan rumah sakit tersebut setelah kepergian mobil tersebut mobil box yang terdapat rekan-rekan mereka juga ikut meninggalkan tempat tersebut setelah menghapus semua rekaman CCTV dari setiap sudut Di mana mereka beraksi, ini kedua mobil tersebut sudah sampai di sebuah markas mobil tersebut langsung masuk ke dalam pekarangan markas kemudian mereka semua keluar dari mobil dan masuk ke dalam tampak malaikat langsung pergi ke sebuah kamar untuk membersihkan tubuhnya yang penuh dengan darah begitupun anak tersebut yang langsung masuk ke kamar berbeda sementara yang lain tampak masuk ke sebuah ruangan


Di sebuah ruangan tampak beberapa orang ilmuwan termasuk Sofia sudah menunggu kedatangan serum tersebut tampak ketua kelompok langsung menyerahkan koper di mana serum itu berada selamat siang ketua ini adalah koper yang berisi serum tersebut tadi aku sempat membukanya dan memeriksa apakah itu serum yang memang kita inginkan atau bukan dan ternyata benar serum itu berada di tas yang berwarna coklat sesuai dengan perkiraan ketua." ucap pria tersebut sambil meletakkan koper tersebut di hadapan Sofia dan beberapa orang ilmuwan tampak Sofia berhati-hati membuka koper tersebut Lalu melihat isi koper yang terdapat sebuah serum dan jarum suntik yang cukup besar sepertinya sepertinya suntikan tersebut untuk menyuntik seekor binatang yang besar dan Sofia yakin pasti jarum suntik utuh digunakan untuk menyuntik pria yang terlihat seperti monster itu


"Bagus sekali aku sangat senang karena kalian berhasil mengerjakan pekerjaan ini kalian boleh beristirahat aku sudah mengirimkan hadiah di rekening kalian masing-masing sebagai bayaran tugas ini." ucap Sofia, tampak semua orang yang ikut terjun dalam tugas yang diberikan oleh Sofia tersenyum penuh arti karena mendapatkan hadiah bukannya apa Sofia bukan seseorang yang pelit dengan hal seperti itu hadiah yang diberikan adalah sesuatu yang bisa membuat mereka makmur sampai beberapa tahun ke depan, setelah kepergian orang-orang tersebut tampak anak kecil yang tadi berperan sebagai anak-anak masuk ke dalam ruangan tersebut dengan berpakaian putih seperti ilmuwan lalu memberi hormat pada Sofia "seperti ketua yang ketua katakan sepertinya mereka sangat menjaga serum tersebut untung saja ketua sudah memberi kami petunjuk Dengan mengatakan bahwa mereka akan memegang tas yang berbeda untuk menyimpan serum tersebut membuatku mengerti yang mana yang berisikan serum tersebut." ucap pria yang bertubuh anak kecil itu


"profesor kau memang sesuatu yang luar biasa itulah mengapa saat aku mengetahui bahwa kau mengikut dalam tugas ini membuat aku sedikit tenang bagaimana apakah kamu merasa tugas lapangan mengartikan karena selama ini kau terus berada di dalam lab untuk melakukan penelitian jarang keluar jadi aku berpikir saat ada tugas ini kau pasti menikmati semua yang terjadi di lapangan." ucap Sofia


Tampak pria tersebut menghembuskan nafasnya kasar "sebenarnya aku akan menikmati saat bekerja di lapangan jika saja aku tidak menjadi anak kecil dan ibuku bukan si lato-lato itu yang membuat aku sangat jengkel seharian dalam melakukan tugas ini." ucap pria tersebut


Tampak semua orang yang berada di ruangan tersebut menahan tawanya saat mendengar perkataan dari pria yang berwajah seperti anak-anak itu bukannya apa mereka mengetahui siapa yang dimaksud pasti adalah Malika yang sebenarnya adalah Malik, "aku pikir kalian adalah kombinasi yang tepat apalagi sepertinya Malika sangat gembira saat kau juga akan melakukan tugas lapangan." ucap Sofia


"Oh astaga ketua tolong lain kali jika kau menyuruhku melakukan tugas lapangan jangan sampai si lato-lato itu ada bersamaku dalam tugas lapangan tersebut aku tak sanggup melakukan tugas lapangan jika bersamanya mulutnya selalu berbicara pedas dan tidak pernah berhenti aku bingung sebenarnya dia sehari-hari makan apa apakah mungkin dia makan paku sehingga mulutnya seperti itu." ucap pria tersebut


Tampak Malika langsung menunduk hormat kepada Sofia "selamat siang ketua misi ini sangat sukses dan aku harap misi selanjutnya pun akan sukses baiklah ketua aku memiliki urusan penting di luar jadi aku akan pergi terlebih dahulu, tapi ketua bolehkah aku bertanya mengapa tadi kalian tertawa terbahak-bahak seperti itu apakah ada sesuatu yang lucu bolehkah aku mengetahuinya, karena saat aku masuk tadi semua orang menatapku lalu tertawa." ucap malika


"Selamat siang Malika baiklah kerjakan apa yang menjadi urusanmu aku sudah mengirimkan hadiah untukmu di rekeningmu agar kau bisa menikmatinya, tadi profesor delis membuat lelucon membuat kami tertawa terbahak-bahak, kami melihatmu karena terkejut kau masuk tiba-tiba." ucap Sofia, mendengar perkataan Sofia tampak Malika menggangguku mengerti, baiklah ketua kalau begitu aku berdiri ucap." Malika lalu keluar dari ruangan tersebut kemudian masuk ke dalam mobilnya yang sudah terparkir di depan markas, setelah kepergian Malika semua orang tampak saling melirik lalu tertawa sambil menggelengkan kepala


"Ketua sebaiknya seram ini segera kita bawa di lab untuk diteliti agar secepatnya kita bisa mendapatkan obat penawar dari serum ini karena serum ini tampaknya sangat berbahaya apalagi jika jatuh ke tangan orang yang salah saat ini dia baru menciptakan satu monster tapi pasti dia berencana untuk menciptakan monster lainnya satu saja sudah bisa membunuh beberapa puluh orang apalagi jika dia membuat lebih banyak monster." ucap salah seorang ilmuwan


"Kau benar tapi sebaiknya kita menunggu kakekku karena sebentar lagi dia akan digemari untuk memberikan serum ini karena aku yakin kakiku mengetahui apa saja campuran serum ini setelah dia melihatnya." ucap sofia , "wah itu hal yang bagus ketua profesor Abdullah adalah salah seorang profesor yang memiliki kemampuan di bidang racun dan pengobatan dan dia merubah ahli yang sangat terkenal di dunia dengan adanya profesor Abdullah akan mempermudah pekerjaan kita untuk mengetahui zat apa yang terkandung di dalam serum itu." ucap profesor lainnya .


Sementara itu di dalam mobil yang berbeda Di mana para ilmuwan itu berada tampak para ilmuwan tersebut bernafas lega setelah mengantar ibu dan anak ke rumah sakit "aku harap ibu dan anak itu baik-baik saja Untung saja semua ini tidak menghambat kegiatan apa yang kita lakukan dan saat ini tas ini aman bersama kita." ucap salah seorang ilmuwan.


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya