My Wife My Hero

My Wife My Hero
146.putri Emeli



"Bagaimana bisa dia sekejam ini padaku dia sudah membawa kebahagiaan dan kesembuhan untukku tapi dia pergi begitu saja dengan membawa semua kenangan yang pernah dia berikan kepadaku apa dia berharap aku melupakannya, aku bahkan tak bisa menyimpan hanya sebuah foto ." ucap Arthur


"Sabar tuan mungkin saja maksud nyonya baik dengan mengambil semua foto miliknya agar Tuan tak terlalu merindukan nyonya." ucap Rendra berusaha memberikan motivasi positif pada Arthur


"Aku perhatikan dari awal kau selalu membela istri ku apa kau menyimpan perasaan pada istri ku sehingga kau berkata seperti itu, atau jangan-jangan kau yang sudah menghasut istri ku agar meninggalkan ku dan kau juga yang mengambil semua foto yang berada d dalam kamarku bahkan yang ada di ponselku karena hanya kau satu-satunya yang bebas masuk ke kamar ku dan tau kode ponselku atau kau sudah menjadi kaki tangan istriku." tuduh Arthur


"Astaga Tuan mana mungkin aku yang melakukan semua itu apakah Tuan, apa tuan aku bisa menghianati Tuan yang telah memberikan aku kehidupan yang tadinya hanya seorang pecundang menjadi seorang asisten pribadi yang memiliki semua yang aku butuhkan untuk hidup aku bahkan hampir kehilangan keluargaku tapi karena Tuan aku dan keluargaku baik-baik saja." ucap Rendra


"Sudahlah percuma aku curhat padamu kau bukannya mencari solusi tapi menambah masalah di hatiku dan jiwa ragaku yang kesabarannya setipis rambut kakekku." ucap Arthur


"Tapi Tuan aku sungguh sangat bahagia hari ini walaupun Tuan sedih tapi aku sangat bahagia karena Tuan sudah sembuh seperti sedia kala bahkan bisa berlari seperti orang normal yang tak pernah mengalami kecelakaan sungguh ini berita yang sangat luar biasa dan sangat mengejutkan bagiku aku sungguh sangat bahagia Tuan." ucap Rendra


Arthur kemudian tersadar bahwa dia sudah berjanji kepada istrinya untuk merahasiakan bahwa dia sudah bisa berjalan normal kembali sampai 1 bulan kemudian Arthur langsung melihat ke arah Rendra "kau cepat hapus cctv hari ini dan beritahukan kepada semua orang yang berada di Pulau ini yang sempat melihatku berlari agar tetap merahasiakan hal ini jika sampai ada membocorkan rasa ini kepada siapapun jika sampai ada yang membocorkan tentang hal ini maka aku akan menghukumnya." ucap Arthur


Rendra sedikit bingung dengan perintah Arthur "tapi Tuan untuk apa Tuan rahasiakan semua itu bukankah ini jadi jauh lebih baik Tuan bisa kembali untuk mengurus perusahaan yang sudah kita tinggalkan beberapa bulan dan Tuan bebas untuk mencari tahu tentang keluarga dari nenek tuan." ucap Rendra


"Kau tak usah banyak bertanya cepat lakukan saja perintahku aku tak ingin masalah ini sampai bocor keluar setelah itu aku akan memberitahukanmu apa yang harus kau lakukan." ucap Arthur mendengar perintah Arthur yang terkesan tak ingin dibantah membuat Rendra langsung mengangguk setuju lalu keluar dari ruangan Arthur untuk melaksanakan perintah Arthur


Sementara itu di sebuah kerajaan tampak seorang wanita yang sedang duduk di kaca yang lumayan besar di dalam kamarnya wah "ternyata aku wanita yang sangat cantik manis, lembut dan sangat baik pria mana pun pasti akan menyukai ku jika melihatku tapi aku belum menemukan pria yang tepat untuk membuat aku jatuh cinta." ucap wanita tersebut sambil terus melihat wajah cantiknya yang sangat imut membuat membuat pengasuhnya langsung tersenyum geli


"Entahlah di sekitar kerajaan ini tak ada pria seperti itu yang ada hanya pria yang suka memamerkan otot mereka bertarung seandainya aku bisa ke tempat lain untuk menikmati suasana baru tapi sayang ayah dan kakek tak mengizinkanku untuk pergi aku bingung harus melakukan apa agar ayah dan kakek mau mengijinkan aku berlibur tanpa mereka aku juga ingin melihat dunia luar, sejak kepergian nenek dan ibu kakek dan ayah seolah-olah sangat takut jika aku keluar dari istana tanpa mereka ." ucap putri Emeli


"Tuan Putri harus sabar itu karena kakek dan ayah Tuan Putri sangat mencintai dan menyayangi Tuan Putri sehingga mereka takut jika ada seseorang yang memanfaatkan tuan putri bakat sampai hendak mencelakai tuan putri apalagi tuan putri adalah satu-satunya pewaris dari kerajaan ini." ucap seorang pelayan


"Entahlah bibi kau adalah orang yang paling dekat denganku sejak aku lahir sampai aku dewasa seperti ini kau yang selalu ada di sisiku menggantikan sosok seorang ibu yang tak pernah aku rasakan saat aku menjelang dewasa, kau tahu bagaimana aku terkurung di istana ini tanpa tahu bagaimana kehidupan di luar sana." ucap putri Emeli


"Tuan Putri kan sebentar lagi akan ulang tahun bagaimana jika Tuan Putri meminta pada kakek dan ayah Tuan Putri agar bisa berlibur ke kota A selama satu minggu untuk melihat situasi kota tersebut siapa tahu saja Tuan Putri bisa melanjutkan sekolah di sana, seperti yang pernah dibicarakan oleh kakek dan ayah tuan putri untuk melanjutkan sekolah di sana." ucap pengasuh


"Memang ayah dan kakek sempat membicarakan hal itu denganku tapi mereka sepertinya berpikir ulang tentang persoalan tersebut karena jika aku sampai berkuliah keluar kota aku harus menutupi semua identitasku dan hidup seperti rakyat biasa aku sudah setuju mengenai hal tersebut untuk hidup seperti masyarakat biasa tapi kakek tidak ingin aku hidup susah dia ingin aku tetap mempertahankan gelarku dan sekolah di sekolah bangsawan khusus yang memiliki asrama dan dijaga ketat dan sekolah tersebut adalah sekolah yang hanya menerima para pangeran dan Putri untuk bersekolah tapi sekolah tersebut terletak di sebuah pulau terpencil yang memang sangat tertutup untuk orang luar tapi aku tak menyukai sekolah tersebut karena sepertinya di sana tak ada kebebasan sepertinya baik sekolah di sana maupun di dalam kerajaan ini sama saja daripada aku harus bersekolah di tempat seperti itu lebih baik aku bersekolah di dalam kerajaan saja." ucap putri Emeli


"Aku pikir yang mulia akan membebaskan Tuan Putri untuk memilih bersekolah di mana saja dan kota A adalah pilihan terbaik di mana universitas terbesar ada di sana dan di sana memiliki sarana dan prasarana yang baik untuk pendidikan tuan putri lagi pula di kota A adalah tempat kelahiran dari ibu tuan putri." ucap pengasuh


Tuan Putri Emily yang tadinya melihat ke arah kaca langsung mengalihkan pandangannya ke arah sang pengasuh maksud "bibi ibuku berasal dari kota A mengapa aku tak pernah mengetahui hal tersebut aku pikir ibu adalah orang yang berasal dari kerajaan ini yang memang dijodohkan dengan ayah." ucap putri Emeli .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya