
"Terserah dirimu Dinda apa yang kau inginkan aku pusing melihatmu entah kau mau menyelamatkan diri sendiri atau Abraham yang datang menyelamatkan asalkan kau jangan sampai membunuh mereka semua terutama pemimpinya, kau tau bagaimana Abraham dia 11 12 dengan ayahnya karena aku ingin menanyakan sesuatu." ucap Sofia
Dinda langsung mengeluarkan ponselnya lalu menekan nomor ponsel milik Abraham "Kakak tolong kami ada beberapa buah mobil yang membuntuti mobil milik KK Sofia dan sepertinya mereka sangat banyak saat ini aku dan kak Sofia berada di tengah jalan menuju kediaman ayah Stuart tapi beberapa mobil yang mengikuti kami sepertinya dia ingin menculik ku jika KK tak segara datang aku dan sofia pasti akan di culik kalau hanya beberapa mobil mungkin aku dan sofia bisa melawan tapi ini mereka sangat banyak." ucap Dinda bohong padahal hanya satu mobil yang mengikuti mereka
Sementara Abraham yang mendengar perkataan Dinda cukup terkejut apalagi kata Dinda banyak mobil itu berarti penculikan itu cukup terencana dan memang bertujuan untuk menjatuhkan Sofia dan Dinda yang notabennya penculik tersebut tahu bahwa kedua wanita yang berada di dalam mobil memiliki ilmu bela diri yang cukup bagus, tanpa pikir panjang Abraham langsung berlari keluar dari ruang kerjanya menuju ke dalam mobilnya kemudian menekan nomor beberapa bawahannya untuk mengikuti mobilnya sementara itu mobil Sofia nampak santai melaju di jalan yang sedikit lebih membuat pengendara mobil di belakang sangat senang karena jalan yang ditempuh oleh Sofia adalah jalan yang sepi dan gelap jauh dari keramaian
"Astaga kedua wanita itu tidak takut apa malam-malam begini lewat di jalan yang sepi seperti ini tapi bagus juga sepertinya mereka sudah di takdirkan untuk diculik oleh kita." ucap seorang pria yang duduk di belakang bersama ketiga orang pria lainnya
Sementara itu Dinda tampak melihat ponsel miliknya yang sudah tak tersambung lagi dengan Abraham "ada apa dengannya kenapa dia tak mengucapkan sepatah kata pun tapi langsung mematikan panggilnya." ucap Dinda
"Kau ini aku yakin Abraham pasti sangat terkejut dan spontan dia akan langsung datang kemari tanpa mengatakan apapun kau terlalu berlebihan." ucap Sofia, biarlah kak Sofia ini juga sebagai bukti cintanya padaku agar aku tahu seberapa besar dia mencintaiku." ucap Dinda
"Kau ini seperti anak kecil saja tapi terserah kau saja yang penting kau bahagia sudah melakukan hal tersebut jarang-jarang juga kan kau menjadi incaran penculik." ucap Sofia, "kak Sofia biarkan mobil mereka mendahului kita agar mereka cepat melakukan penculikan yang akan mereka lakukan aku sudah mengantuk tak sabar lagi untuk melihat aksi mereka dan siapa yang menyuruh mereka melakukan ini semua." ucap Dinda, benar saja tampak mobil tersebut langsung menyalip mobil milik Sofia begitu diberikan jalan dan langsung menghadang mobil Sofia tepat di depannya setelah mobil Sofia berhenti lalu beberapa orang keluar dari mobil dan kemudian langsung mengarahkan senjata ke arah mobil milik Sofia tampak dua orang pria mengetuk kedua jendela yang di mana ada Sofia dan Dinda untuk segera membuka jendela tersebut, setelah jendela sedikit terbuka tampak penjahat tersebut memaksa Sofia dan Dinda keluar dari mobil tapi saat Dinda dan Sofia keluar dari mobil tiba-tiba beberapa mobil datang membuat para penjahat tersebut sangat terkejut
Abraham yang melihat seseorang memegang tangan Dinda langsung marah dengan bergegas langsung memukul pria tersebut dan menyuruh bawahannya mengamankan para penculik tersebut tanpa perlawanan membuat Dinda sedikit kesal karena dia menginginkan adanya adegan perkelahian antara Abraham dan pria tersebut tapi sepertinya pria tersebut memiliki kemampuan bela diri yang cukup sehingga begitu dipukul oleh Abraham langsung jatuh tersungkur dan pingsan, ada apa dengan penjahat jaman sekarang kenapa kalian sangat lemah, kenapa kalian tidak melawan mana kalian sudah memegang tanganku lagi." ucap Dinda yang terlihat kesal
"Sementara itu Sofia tampak melihat seorang pria yang berada di dalam mobil dan hendak melarikan diri dengan gerakan cepat Sofia langsung masuk ke dalam mobil membuat pria yang sedang menyetir tersebut sangat terkejut karena tiba-tiba seorang wanita sudah berada di jok depan sampingnya sepertinya kau adalah ketuanya apakah kau ingin menculikku sepertinya kau harus belajar terlebih dahulu untuk menculik seseorang sekarang katakan padaku siapa yang menyuruh mu." ucap Sofia dengan sebuah belati kecil yang menggores leher pria tersebut tampak pria tersebut sedikit ketakutan saat melihat ke arah Sofia
"Oh si banci itu aku membiarkannya selama ini karena mengingat jasa ayahnya tapi sepertinya dia tidak mengetahui apa yang baik dan apa yang benar aku ikut prihatin untukmu dan untuknya." ucap Sofia lalu keluar dengan santai dari mobil tersebut dan masuk ke dalam mobil miliknya lalu memberi kode kepada para bawahan Abraham untuk menyingkirkan mobil yang menghalangi mobilnya, Sofi langsung melajukan mobilnya entah ke mana meninggalkan Dinda dan Abraham menyelesaikan masalah tersebut
"Astaga sayang kenapa kau mesti membohongiku dan mengatakan bahwa ada beberapa mobil aku kan tadi panik ternyata hanya satu mobil dan hanya 5 orang lagi." ucap Abraham walaupun dibohongi oleh Dinda tapi Abraham tidak marah karena dia tahu Dinda pasti sedang mencari perhatian padanya mengingat akhir-akhir ini dia sangat sibuk masalah hotel
"Kalau aku tidak melakukan ini Mana ada kakak segera datang kemari sudah dua hari ini aku tidak melihat Kakak apakah kakak sangat sibuk." tanya Dinda
"Maafkan aku sayang memang beberapa hari ini ada pertemuan penting di hotel dan aku membahas beberapa kerjasama antara perusahaan dan beberapa kerajaan sehingga aku sedikit sibuk mari sayang masuk ke dalam mobil aku akan mengantarmu pulang." ucap Abraham lalu masuk ke dalam mobil setelah membukakan pintu untuk Dinda sementara itu para bawahannya langsung mengamankan para penculik tersebut untuk dibawa ke markas
Sementara itu dokter Aris tampak terus mengecek ponselnya menunggu kabar dari para penculik yang menculik Sofia tapi setelah menunggu beberapa menit tak ada kabar apapun dari para pencuri tersebut ada apa kenapa mereka tak memberi kabar padaku jangan katakan Mereka menginginkan Sofia setelah melihatnya, apa sebaiknya aku menghubungi mereka atau aku langsung datang mencari ke tempat di mana kami berjanji." ucap dokter Aris dunia pergi ke gedung kosong di mana dia dan para pencuri tersebut berjanji untuk bertemu kembali setelah melakukan aksi penculikan.
Sementara mobil Sofia tampak melaju berbalik arah bukan menuju kediamannya tapi menuju rumah sakit di mana dokter Aris berada.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya