
Sementara itu Sofia yang tengah berada di mobilnya setelah mengantar Emeli tampak tersenyum lebar sungguh wanita yang polos dan sangat manis aku tak menyangka Samuel bisa mendapatkan wanita sesuai dengan keinginannya apalagi emeli adalah seorang putri kerajaan tapi dia memiliki pengetahuan dasar untuk seorang wanita membuat Samuel pasti akan tergila-gila padanya karena walaupun seorang putri dia jarang terekspos di luar dan hampir tak pernah keluar dari istana dan masaknya enak pikir Sofia
Kini Sofia sudah berada di kediaman orang tuanya Sofia langsung masuk dengan ceria kemudian memeluk sang ibu yang tampak bingung melihat sang Putri yang senyum-senyum tidak jelas, "sepertinya kau sangat bahagia sayang setelah keluar ." tanya kikan
"Ih iya ibu ini aku tadi membelikan ibu tas yang sangat cantik dengan menggunakan uang Kak Samuel." ucap Sofia sambil cengengesan, "oh rupanya kau senang karena tadi kakakmu memberikannya kartunya untukmu berbelanja dan perawatan pantas saja kau senang baiklah terima kasih sayang sudah membelikan ibu tas katakan itu juga pada kakak mu, tapi alangkah baiknya jika dia juga memberikan ibu menantu seperti kakakmu Steven ." ucap kikan
"Ibu jangan khawatir kakak Samuel pasti akan segera memberikan menantu yang ibu inginkan sesuai dengan kriteria ibu untuk seorang wanita." ucap Sofia lalu berlalu pergi ke kamarnya membuat kikan hanya bisa menggeleng kepala mendengar ucapan Sofia
Kikan langsung masuk ke dalam kamarnya sambil memegang tas pemberian Sofia sementara Stuart yang sedang bersantai dalam kamar sambil menonton TV tampak melihat ke arah istrinya yang sedang memegang tas di tangannya "kapan kau keluar berbelanja apakah kau memesan secara online." tanya Stuart
"Tentu saja tidak ini adalah hadiah dari putri cantik ku yang tadi pergi berbelanja dan dia tak lupa membelikan tas untuk ibunya." ucap Kikan sambil memperlihatkan tasnya kepada Stuart
"Terus untuk ku mana." tanya Stuart , Kikan memutar bola matanya malas dia tak memberikan hadiah ini hanya untukku ibunya tersayang kau pergilah sendiri membeli hadiah ucap Kikan
"Kenapa putriku jadi pilih kasih begitu kemarin-kemarin dia masih membelikan kita berdua sekarang dia hanya membelikanmu aku menjadi iri padamu aku harus menemuinya dan bertanya di mana hadiah untukku." ucap Stuart lalu bangkit keluar dari kamar sementara kita hanya bisa melihat lalu pergi ke tempat penyimpanan tasnya untuk menyimpan tas barunya kini Stuart sudah berada di depan pintu kamar Sofia
"Sofia sayang ini ayah apakah aku bisa berbicara denganmu." tanya Stuart bari luar kamar, Sofia yang rebahan langsung terbelalak mengingat bahwa tadi dia membelikan hadiah untuk sang ibu dan pasti ibunya memperlihatkan pada sang ayah dan itu akan membuat sang ayah menjadi iri pada ibunya karena dia telah memberikan hadiah apalagi tadi dia lupa membelikan ayahnya sesuatu membuat Sofia berpikir kera, Sofia langsung membuka pintu dan tersenyum manis lalu memicu pipi ayahnya "hadiah untuk ayah adalah kita akan pergi makan malam berdua sebentar malam di restoran baru karena aku yakin ayah pasti akan senang jika malam makan malam berdua denganku." ucap Sofia sambil tersenyum manis
Stuart berbinar mendengar perkataan Sofia karena memang selama ini Stuart selalu mengajak Sofia untuk makan malam bersama tapi Sofi kadang sibuk atau ada tugas sehingga mereka belum sempat makan malam bersama berdua apalagi sejak Sofia mengajak dewasa dan bekerja mereka jarang sekali makan bersama di luar "benarkah sayang aku tak menyangka hadiah yang kau berikan sangat istimewa untuk ayah baiklah ayah akan kembali ke kamar ingat makan malam kita akan makan di luar." ucap Stuart lalu kembali ke kamarnya
"Sepertinya kau sangat bahagia memangnya hadiah apa yang diberikan oleh Sofia sehingga kau senyum-senyum tak jelas seperti itu." tanya Kikan
"Tentu saja aku senang karena akhirnya putriku mengajak aku berkencan setelah sekian purnama akhirnya kami punya waktu untuk makan malam bersama berdua itu adalah hadiah yang diberikan putriku untuk dan itu hadiah yang sangat berarti untukku karena kami jarang sekali mempunyai waktu bersama." ucap Stuart lalu keluar lagi dari kamarnya menuju ruang kerjanya begitu sampai di ruang kerjanya Stuart tapak menelepon Mr D untuk memberitahu hadiah yang diberikan putrinya dia sengaja memberitahukan hal tersebut kepada Mr D agar dia iri padanya
Tampak Stuart mengambil ponselnya lalu menghubungi Mr D sementara Mr D yang sedang berada di markasnya tanpa mengangkat panggilan telepon tersebut "halo apa yang kau lakukan." tanya Stuart
"Biasa Tuan aku sedang membaca beberapa yang berhubungan dengan kerjasama kita dengan beberapa mafia." ucap Mr D
"Oh kau sedang sibuk padahal aku ingin mengajakmu untuk makan siang bersama tapi baiklah kalau kau sibuk aku hanya ingin memberitahumu bahwa sebentar malam aku dan Sofia akan makan malam berdua kau tahu putriku memberikan aku hadiah makan malam berdua dengannya ucap Stuart dengan senyuman lebar di wajahnya
Terlihat jelas wajah kesal Mr D setelah mendengarkan perkataan Stuart,"baiklah tadi sudah dulu ya aku harus beristirahat agar sebentar malam bisa segar kembali." ucap Stuart memanas-manasi Mr D
"Dasar tuan Stuart dia selalu bisa membuat mood ku jadi hancur bisa-bisanya dia mengatakannya padaku apakah dia tidak bisa diam-diam saja pergi makan malam bersama Sofia agar aku tak mengetahuinya dan kenapa Sofia hanya mengajak Tuan Stuart tapi tidak mengajakku untuk makan malam bersama aku jadi iri baiklah aku akan menggunakan hari ulang tahunku untuk pergi makan malam dengan Sofia putri cantik ku." ucap Mr D semangat
Sementara itu Samuel telah menelepon Mr D langsung tertawa terbahak-bahak seolah-olah Dia sudah melakukan hal yang paling dia senangi, sementara itu Samuel yang sudah berada di perusahaannya tampak duduk dan melihat profil milik Arthur serta perusahaannya apa ini pria yang bernama Arthur dia tidak setampan aku dan apa dia lumpuh apa sebenarnya hubungan Arthur dan Sofia kenapa dia mau menolong pria ini apakah kecelakaan yang menimpa karena kecelakaan itu sudah terjadi beberapa bulan yang lalu dan Sofia tidak pernah pergi ke kota itu apakah ada hal lain yang tidak aku ketahui tapi apa aku harus bertemu dengan pria ini untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi aku yakin Sofia menyembunyikan sesuatu sampai memintaku untuk bekerjasama dengan pria ini." ucap samuel
Jangan lupa like,, komen, vote dan hadiahnya