My Wife My Hero

My Wife My Hero
72.perselisihan lani dan dori



"Bagaimana harimu sayang pasti kau sangat lelah ayo mari aku sudah menyediakan air panas untukmu ucap Sila sambil Mereka berdua berjalan menuju kamar


Sementara itu Edi yang melihat hal tersebut hanya tersenyum tipis, setelah kepergian kilat dan kembali masuk ke kamarnya


Sementara itu di sebuah pulau tampak seorang pria yang sedang duduk di kursi roda menatap keluar jendela dengan wajah yang tampak sangat kesal beberapa barang berserakan di lantai "apa yang kalian lakukan aku sudah bilang tak ingin makan apa kalian tidak mendengar apa yang aku katakan." ucap Arthur


Pengasuh Arthur yang tadinya sedang keluar langsung berjalan dengan tergesa-gesa masuk dan membuka pintu kamar milik Arthur "Ada apa tuan kenapa marah-marah, Apakah Tuan tidak suka masakan ini biar bisa aja yang masak makanan kesukaan Tuan." ucap pengasuh Arthur , Tak ada kata yang keluar dari mulut Arthur tampak sang pengasuh yang sudah paruh baya itu membersihkan kamar tersebut lalu keluar dari kamar tampak nelayan langsung membantu mengambil barang-barang yang di bawah oleh pengasuh Arthur


Ada apa dengan kalian ini kenapa kalian masih juga membawakan makanan untuk Tuan Arthur tanpa sepengetahuanku aku kan sudah bilang berkali-kali Tuan atur tak suka makanan yang terdapat wortel ucap pengasuh Arthur, "Maaf bibi tadi bibi tidak ada dan sekarang waktunya Tuan Arthur sarapan karena takut Tuan besar marah karena Tuan atur terlambat makan akhirnya kami pun sepakat untuk memberikan makanan kepada Tuan Arthur." ucap salah satu pelayan


"Di mana Larry Kenapa Dia tak berada di sisi Tuan Arthur bukannya dia tadi bersama Tuan Arthur di dalam kamar." tanya pengasuh Arthur


"Tuan Larry setelah berbicara dengan tuan muda langsung keluar begitu saja entah apa yang terjadi, jadi aku masuk dan membawakan sarapan untuk tuan muda." ucap seorang pelayan, pengasuh Arthur mengalihkan pandangannya pada seorang wanita yang muda yang tampak berani, "siapa kau Apakah kau pelayan baru yang bekerja di bagian dapur atas rekomendasi kepala pelayan." tanya pengasuh Arthur


Sang pengasuh langsung menarik tangan wanita tersebut "katakan apa yang kau lakukan di dalam sehingga membuat Tuan Arthur menjadi marah." ucap sang pengasuh karena ada guratan marah yang sangat jelas di wajah Arthur kalau hanya perkara makanan tak mungkin wajah Arthur sampai seperti itu


Tidak ada bibi aku hanya membawakannya makanan saja lalu keluar ucap pelayan mudah tersebut bohong sang pengasuh yang sudah sangat hafal sifat terlihat sedikit kesal dengan wanita yang ada di hadapannya baiklah jika kau tak mengakui Apa yang kau lakukan di dalam aku akan melihat CCTV jika kau melakukan sesuatu yang buruk Aku pastikan kau akan mendapatkan akibatnya ucap sang pengasuh, lalu berjalan masuk ke kamar miliknya untuk melihat CCTV karena selama ini hanya pengasuh Arthur dan sang kakek yang bisa melihat kegiatan Arthur di dalam kamar walaupun CCTV


"Aku mohon bibi maafkan aku aku takkan mengulangi perbuatanku lagi Aku mohon." ucap selain tersebut sambil berusaha melepaskan diri dari dua orang pengawal yang kini sudah menarik paksa dirinya keluar dari rumah tersebut, Sementara itu di kediaman kakek Arthur tampak sedang berhadapan dengan kepala pelayan yang menunduk "Tuan aku minta maaf atas apa yang terjadi aku sungguh tak mengetahui bahwa keponakanku bisa melakukan hal serendah itu ." ucap kepala pelayang sangat menyesal dan malu


Kakek Arthur menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah kepala pelayan yang sudah di kediamannya sejak Ayah Arthur masih kecil "Sudahlah kau tak perlu merasa berkata aku mengerti kau menyayangi keponakanmu biarkan dia menanggung akibatnya kau sudah lama mengabdi di keluarga ini sekarang kembali lagi bekerja." ucap kakek Arthur


"terimakasih Tuan Aku pastikan keponakanku akan menyadari bahwa yang dia lakukan adalah salah dan aku akan menjamin hal tersebut sebagai orang yang bertanggung jawab merekomendasikannya kepada Tuan untuk menjadi pelayan di tempat Tuan Arthur." ucap kepala pelayan setelah itu penduduk hormat dan keluar dari ruang kerja milik kakek Arthur


Sementara itu di belahan bumi lain tampak Aron palsu yang sedang berada di kediaman milik tuan Baroto tampak tertawa bahagia setelah acara penguburan tuan baroto dan yang lain, "dengan semua harta yang aku miliki saat ini aku bisa melakukan rencana balas dendamku untuk keluarga huges aku akan menyerang orang yang dia sayangi terlebih dahulu." ucap Aron palsu


Sementara itu di dunia bawah tanah tampak Sofia yang baru saja kembali ke kediaman miliknya Sofia langsung masuk ke dalam kamarnya entah apa yang dia lakukan Sepertinya dia membuat sesuatu untuk persiapan perang yang mungkin saja akan terjadi antara dirinya dengan ketua klan dragon yang tak ada yang pernah melihat wajahnya karena pria tersebut selalu memakai topeng semenjak masih muda dan yang mengetahui wajah asli pria tersebut hanya mantan ketua klan dragon


Sementara itu di tempat latihan Dori dan lani tampak sedang bersitegang entah apa yang terjadi sehingga mereka berselisih paham tapi sepertinya hal tersebut terjadi karena Dori salah paham pada Lusi tentang kejadian tadi saat dori tidak sengaja bertemu dengan harimau milik Lusi Dori yang sangat terkejut Langsung melompat dan memanjat pohon membuat dori sangat malu apalagi harimau tersebut tak mau pergi dan selalu melihat ke arah dori membuat Dori sangat kesal dibuatnya sekian banyaknya orang Kenapa hanya dirinya selalu menjadi target harimau tersebut sejak pertemuan pertama sampai saat ini harimau tersebut terus mengejar dirinya dan terus menatap tajam ke arahnya Jika bertemu padahal dia tak pernah melakukan hal buruk pada harimau tersebut Tapi harimau tersebut merasa dori adalah lawannya karena berpikir mungkin saja itu suruhan lanu akhirnya dori menyuruh lani untuk mengurung harimau tersebut untuk sementara waktu tapi Lani merasa dori benci pada hewan peliharaannya Leni merasa tersinggung apalagi setau Lani harimaunya sangat baik tak jinak.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya