
Sementara itu Steven yang sudah berada di perusahaannya tampak sangat penasaran dengan apa yang terjadi antara Samuel dan Sofia apalagi tadi percakapan antara Arthur dan Sofia sangat tidak biasa Karena Sofia bukan tipe seseorang yang akan langsung mengatakan iya pada seseorang yang baru dia kenal apalagi jika dia sudah mengatakan tidak tapi Sofia sepertinya mendengarkan apa yang dikatakan oleh Arthur tampak Steven mengambil ponselnya lalu menghubungi Samuel
Sementara itu Samuel yang masih berada dalam mobil tampak melihat ponselnya berdering terlihat jelas panggilan dari sang adik Steven sama langsung mengangkat panggilan telepon itu "ada apa Jangan katakan kau juga penasaran tentang hubungan Arthur dan Sofia itulah kenapa kau menghubungiku." ucap Samuel
"Astaga kau memang kakak kembarku tebakanmu cepat sekali aku sangat penasaran kenapa hubungan Arthur dan adik kita Sofia terlihat jelas bahwa Sofia mendengarkan ucapan pria tersebut dan aku sedikit kaget saat mengetahui bahwa Sofia membakar villa milikmu sepertinya dia sedang marah memangnya Apa yang kau lakukan sehingga membuat dia marah aku jadi sangat penasaran itulah mengapa aku cepat-cepat ke balik ke perusahaan untuk menghubungimu." ucap Steven
"Aku juga tidak tahu apa yang terjadi aku tak mengenal Arthur sebelumnya Sofia yang menyuruhku untuk bekerja sama dengan perusahaannya sehingga aku pergi ke kota untuk bertemu dengannya tapi saat aku bertemu dengannya dan bertanya masalah pribadinya Sofia tiba-tiba membakar mobil milik ku entah apa sebenarnya yang terjadi tapi saat aku bertanya tentang masalah pribadi Arthur, Sofia akan sangat marah kemarin dia sudah membakar mobilku sampai tak tersisa dan saat dia tahu aku mengundang Arthur dia membakar villa milikku membuat aku semakin curiga dia memiliki hubungan spesial dengan Arthur tapi hubungan Apa karena setahuku Arthur sudah menikah." ucap Samuel
"Apa arthur sudah menikah apakah istrinya baik-baik saja jika memang mereka memiliki hubungan asmara aku yakin istri atur pasti sudah lama mati di tangan tapi jika sampai saat ini istrinya masih hidup berarti itu bukan hubungan romantis atau mungkin saja atur pernah menolong Sofia." ucap Steven
"kau ini ada-ada saja tidak mungkin Sofia membunuh seorang wanita hanya karena menginginkan seorang pria begini saja bagaimana jika kita bekerja sama untuk mencari tahu tentang hubungan sosial dan Arthur sehingga kita berdua tidak penasaran." ucap Samuel
"aku tak ingin mencari gara-gara dengan Sofia apalagi saat ini aku membutuhkan Sofia untuk selalu berada bersama istriku bukankah para wanita selalu menceritakan rahasia mereka pada teman mereka sesama wanita mengapa kau tidak mencari tahu lewat istrimu saja tentang siapa sebenarnya Arthur." ucap Steven
"itu tak mungkin aku tak yakin Sofia akan berceritakan hal tersebut pada Emily yang biasanya menemani Sofia bercerita adalah Dinda dan Sheila aku yakin kedua wanita tersebut tahu mengenai siapa sebenarnya Arthur." ucap Samuel
"kau benar sekali tapi bukannya kekasih Dinda adalah asisten mu sendiri kenapa kau tidak menggunakannya." ucap Steven
"kau tahu dia adalah penghianat licik aku yakin dia sudah tahu siapa Arthur dan ada hubungan apa dengan Sofia tapi dia telah membohongiku itulah kenapa sampai saat ini dia baik-baik saja tak ada apapun yang dapat mempengaruhi keselamatannya." ucap Samuel
"baiklah nanti kita bertemu lagi untuk membicarakan hal ini karena aku sudah memasuki pintu gerbang villa milik Sofia." ucap Samuel lalu memutuskan panggilan telepon tersebut, tampak penjaga villa milik Sofia, para penjaga langsung membukakan pintu setelah melihat siapa yang berada di dalam mobil tampak mobil milik sambil masuk ke peperangan villa disusul oleh mobil yang ditumpangi oleh Arthur
sementara itu seorang wanita yang sudah berada dalam kamarnya tanpa mengambil ponselnya lalu melihat beberapa foto setelah melihatnya wanita tersebut tampak langsung menyimpan kembali ponsel tersebut ada seseorang yang masuk ke dalam kamar "sayang apa hari ini kau akan keluar juga kau bilang kau akan berjalan-jalan di mall." tanya pria tersebut
"iya sayang aku hanya ingin melihat tas dan gaun siapa tahu saja aku menyukainya karena setelah aku datang kemari aku belum pernah berbelanja." ucap wanita tersebut, "baiklah maafkan aku sayang aku tak bisa menemanimu pasalnya ada urusan perusahaan yang harus aku selesaikan nanti sopir yang akan mengantar kemanapun kau ingin pergi." ucap pria tersebut
"itu tidak jadi masalah sayang kau harus menyelesaikan pekerjaan terlebih dahulu aku akan segera pulang setelah selesai berbelanja kau jangan khawatir." ucap wanita tersebut sambil tersenyum manis ke arah pria tersebut, nampak pria tersebut langsung pergi keluar dari kamar setelah wajah wanita tersebut sementara wanita itu tampak bersiap-siap akan keluar setelah berpakaian rapi wanita itu langsung keluar dari kamar menuju ke mobil yang sudah disiapkan untuknya tampak wanita tersebut duduk di jok belakang sebentar langsung masuk dan duduk di jok depan
"kita akan ke mall tapi kau singgah dulu membeli kartu yang sudah diregistrasi sebanyak 5 buah." ucap wanita tersebut pada sang sopir, "baik nyonya." ucap sopir tersebut langsung melajukan kendaraannya keluar dari kediaman tersebut, setelah berjalan beberapa meter tampak sopir tersebut menghentikan laju kendaraannya di sebuah counter pulsa tampak sang sopir keluar setelah diberi uang lalu membeli sesuatu di konter tersebut kemudian kembali masuk ke mobil lalu melajukan kendaraan tersebut menuju Mall
wanita tersebut tampak mengeluarkan sebuah ponsel kemudian memasukkan salah satu kartu yang sudah dibeli tadi, tampak wanita tersebut mengirimkan pesan kepada seseorang sepertinya kau sangat bahagia sehingga kau tak memperdulikan perasaan orang lain Kenapa kau tidak khawatir mendapatkan karma dari perbuatanmu apalagi saat ini kau sedang mengandung isi pesan tersebut
sementara itu seorang wanita hamil yang sedang bersantai di ruang keluarga sambil menikmati film romantis tampak melihat ponselnya yang menerima sebuah pesan "astaga wanita ini gigih sekali dia apa sih maunya, kalau memang kau tak merasa bahagia dengan kehidupan mu mungkin karena kau tak menghargai apa yang kau miliki dan iri pada milik dan kehidupan orang lain, sebaiknya kau pergi ke psikolog atau carilah guru agama yang baik agar kau bisa diberi pencerahan sehingga kau bisa mendapatkan kebahagiaan tanpa merusak kebahagiaan orang lain, dia yang tak bahagia akan kehidupannya mengapa dia menyalahkan ku dasar orang gila." ucap wanita hamil tersebut
"wanita sialan dia bahkan tak bergeming saat aku mengirimkan dia pesan seharusnya dia merespon ku tapi ini dia memberikan aku pencerahan dasar wanita sialan." ucap wanita tersebut .
Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya