My Wife My Hero

My Wife My Hero
306.operasi



Tampak Neni dengan wajah ketakutan hanya bisa mengangkut pasrah mengikuti semua yang dikatakan oleh Ruben Kalau tidak dia akan disiksa dan keluarganya akan dibunuh


Di rumah sakit tampak Billy melihat ruang operasi yang lampunya masih menyala itu berarti istrinya masih dioperasi keluarga mereka akhirnya datang tampak ibu Billy sangat khawatir pada menantunya beliau menceritakan semua yang terjadi dan tentang janin yang ada di kandungan istrinya yang mungkin tak bisa diselamatkan tampak membuat kedua orang tua Billy menangis tersedu-sedu mereka sangat menyayangkan apa yang sudah terjadi kepada menantu mereka


Sementara anna yang mendapatkan rekaman kecelakaan istri Billy dari tuan Tian sangat bahagia akhirnya dia bisa menyingkirkan istri Billy, "beberapa hari lagi aku akan datang untuk menemui Billy tapi sebagai Maya Dengan begini lihat akan mengenaliku dan akan kembali jatuh ke dalam perangkap ku sementara untuk Arthur aku akan melakukan semua cara yang aku bisa untuk menghancurkan perusahaannya." ucap anna


Di kediaman Arthur tepatnya di dalam kamar tampak Sofia dan Arthur sedang melakukan panggilan video kepada kedua orang tua Sofia tapi ada pemandangan yang berbeda dalam video tersebut tampak kikan yang tersenyum sumringah melihat putrinya sementara tua wajahnya datar-datar saja saat melihat Arthur sementara itu saat melihat Sofia Stuart tampak tersenyum tampak mereka berbincang-bincang dengan hangat setelah menelpon kedua orang tua Sofia Mereka pun menelepon kakek dan nenek Sofia kemudian menelepon kedua orang tua Arthur dan juga kakeknya setelah menghubungi semua keluarga kini keduanya beristirahat


Di tempat lain tepatnya di markas mister di tampak mister di yang sedang duduk di ruangannya sambil melihat sesuatu tak berselang lama salah seorang bawahannya masuk ke dalam ruangan "Tuan semua sudah kami bereskan orang yang mengawasi Anda saat berada di kediaman profesor Abdullah sudah kami selesaikan sesuai dengan perintah anda." ucap pria tersebut


Apa kalian yakin sudah menghabisinya sampai ke akar-akarnya, ketua sudah mengeluarkan perintahnya bahwa harus ditumpas sampai ke akar-akarnya, bagaimana dengan orang suruhannya yang selama ini bekerja pada kita." tanya Mr D, sesuai dengan perintah anda kami sudah menghabisi semuanya tak ada lagi yang tersisa satu orang pun bawahannya." ucap pria tersebut


"Baiklah pergilah beristirahat aku akan melakukan semua ini kepada ketua." ucap Mr D, tampak pria melapor langsung keluar dari ruangan Mr D, sementara itu Stuart yang berada di ruang kerjanya tampak baru saja menerima telepon dari Mr Bean senyuman langsung terlihat jelas di wajahnya "sekarang kau takkan bisa lagi berbuat apapun." ucap Stuart


di kota D tepatnya di rumah sakit di mana Billy berada tampak ruang operasi sudah mematikan lampu dokter pun keluar dari ruangan tersebut tampak Billy dan kedua orang tuanya langsung menyambut dokter tersebut dengan berbagai macam pertanyaan "harap semuanya tenang operasinya berjalan lancar seperti yang kita harapkan tapi sekali lagi aku minta maaf karena janinnya tak bisa diselamatkan, sebentar lagi istri anda akan dibawa ke i see you untuk dilihat perkembangannya dan mungkin kalau keadaannya stabil besok dia bisa pindah ke ruang perawatan." ucap dokter tersebut


terima kasih dokter telah menyelamatkan istriku ucap Billy merasa sangat berdosa kepada sang istri jika saja dia mengantar istrinya sampai ke mobil tentu saja tak akan terjadi hal seperti ini


"Besok akan di adakan rapat pemegang saham hari ini aku buka perusahaan hanya untuk bertemu Ruben untuk berbicara sekalian membahas tentang rapat pemegang saham." ucap Arthur, "baiklah berhati-hatilah aku sudah menyuruh seseorang untuk menemanimu selama kau berada di luar dia akan menjadi pengawalmu biarkan dia terus bersamamu dia tidak akan melakukan apapun Hanya akan melindungi mu kau tenang saja aku hanya menyediakan satu orang saja agar kau tidak merasa risih." ucap Sofia


"Tapi sayang selama ini aku tak pernah memakai pengawal jika berada di kota D paling pengawal yang aku bayar hanya untuk menjaga keamananku itupun mereka hanya melihat dari jauh saja lagi pula siapa juga yang mau melakukan hal jahat kepadaku, sebenarnya aku kurang setuju dengan adanya pengawal karena nanti orang akan berpikiran apa tapi karena kau yang memberikannya khusus padaku maka aku akan menerimanya." ucap Arthur


"Terus kenapa saat di Pulau kau memiliki pengawal yang cukup apakah ada sesuatu di sana sehingga harus memiliki pengawal." tanya Sofia, "saat itu aku sedang terluka dan cacat Kakek sangat mengkhawatirkan ku sehingga dia menyewa beberapa orang pengawal untuk menjagaku di pulau tersebut takutnya ada orang yang akan mencelakai ku lagi." ucap Arthur


"Baiklah sayang aku mengerti tapi aku harap kau mengerti mengapa aku menyediakan pengawal pribadi untuk memulai saat ini karena aku tidak tahu orang-orang di sekitarmu bagaimana apalagi kau sekarang bukan lagi Arthur yang dulu walaupun tak ada yang mengetahui bahwa kau adalah menantu dari keluarga huges tetap saja kau harus memiliki pengawal apalagi perusahaanmu saat ini sedang berkembang cukup pesat pasti banyak pesaing bisnis yang nantinya akan bermunculan dan banyak orang yang tidak kita ketahui apa niatnya muncul lebih baik kita menggunakan pengawal pribadi untuk saat ini." ucap Sofia


"Baiklah sayang aku mengerti terima kasih sudah sangat memperhatikan apa aku akan mencari uang yang banyak untuk kau dan anak kita." ucap Arthur, "sayang aku sudah memiliki uang yang cukup banyak aku hanya membutuhkan seorang suami yang selalu ada untukku dan selalu mengerti apa yang aku inginkan serta seorang suami yang bisa bertanggung jawab kepada diriku dan bisa setia bersamaku." ucap sofia


"Oh astaga aku hampir saja lupa ternyata istriku adalah wanita kaya raya walaupun aku menjadi pengangguran aku masih bisa hidup 7 keturunan bersamamu tanpa kekurangan apapun." ucap Arthur menggoda Sofia, "tapi sayang walaupun aku wanita kaya raya aku juga mencari suami yang pekerja keras dan menghasilkan uang karena harta istri adalah milik istri harta suami adalah milik istri ingatlah pepatah itu dan kau sebagai suamiku berkewajiban menafkahiku walaupun itu hanyalah gajimu per bulan tidak masalah bagiku yang penting kau bisa memberikan hasil keringatmu untukku." ucap Sofia


"Tenang saja sayang bukankah kau sudah tahu mahar ku adalah semua harta yang aku miliki jadi sekarang aku tidak punya apapun selain gaji saat aku bekerja menjadi CEO di perusahaan kembali dan gaji itu pun akan ku berikan padamu sebagai bentuk tanggung jawabku." ucap Arthur .


jangan lupa like komen vote dan hadiahnya