
Mendengar perkataan Kikan membuat Stuart sangat terkejut karena hingga saat ini ada yang mengirimkan pesan pada Sofia dan dengan ponsel Edi tapi siapa dan mengapa dia terus mengirim pesan tersebut, "sayang di mana ponselmu." tanya Stuart, "ada di atas meja dekat lampu tidur." ucap kikan, "baiklah sayang aku pinjam dulu ponselmu ya di ruang kerja nanti aku akan mengembalikannya padamu ucap tuan bergegas mengambil ponsel Kikan lalu berjalan keluar menuju ruang kerjanya sementara kikan hanya menautkan alisnya bingung dengan sang suami "ada apa dengannya kenapa dari tadi yang dia tanya hadiah Kak Edi pesan ke Edi apa dulu Sudah gila jangan katakan dia kembali cemburu lagi pada Kak Edi." ucap Kikan geleng-geleng kepala kemudian melanjutkan nonton drama koreanya dengan tisu yang sudah disiapkan jika ada adegan dramatis
Sementara itu Stuart yang sudah berada di dalam ruang kerjanya tampak langsung memeriksa ponsel sang istri benar saja kemarin ada sebuah pesan dari nomor Kak Edi yang mengatakan bahwa dia baik-baik saja dan kemudian Edi balik bertanya keadaan Kikan dan Kikan juga menjawab bahwa dia baik-baik saja setelah itu tak ada lagi pesan yang masuk dengan cepat Stuart mencari lokasi ponsel tersebut tapi ponsel itu berada di dalam lab milik Edi membuat Stuart bingung bagaimana bisa ponsel itu berada dalam lab sedangkan tak ada siapapun di dalam lalu keluar teringat ruang rahasia di mana hingga saat ini belum ada yang mampu membukanya dan tidak di tahu apa yang ada di dalamnya bergegas keluar dari ruang kerjanya hendak pergi ke pulau tersebut tapi dia ingat bahwa sang istri akan curiga padanya jika dia pergi ke pulau Kak Edi malam-malam begini dengan terburu-buru kalau sampai Kikan tahu Edi menghilang entah apa yang akan dia lakukan oleh ikan pasti dia akan ikut ke pulau tersebut dengan keadaan hamil seperti itu jalan saja Stuart tak akan mengizinkan, yang tadinya terburu-buru keluar dari ruangannya Langsung kembali duduk di ruang kerjanya dia akan pergi besok pagi saja lagi pulang Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam
Sementara itu profesor Abdullah tampak keluar dari ruang kerjanya untuk beristirahat setelah memeriksa berkas-berkas yang dapat di jadikan petunjuk, di tempat lain Sofia yang berada di ruang kerja Arthur tampak semakin penasaran dengan pria yang memakai penutup wajah Karena pria ini bisa melakukan hal tersebut dengan sangat rapi, tapi bagaimana bisa dia mengenal paman Edi bukanya paman Edi hanya menfokuskan dirinya pada penelitian pengobatan pada manusia terkecuali pria itu juga seorang ilmuwan yang meneliti hal yang sama tapi bagaimana dengan serumah yang telah di musnahkan oleh kakek buyut ku bagaimana bisa mereka mengembangkan serum yang berbahaya bagi tubuh manusia itu berati mata Sofia terbelalak
Sementara itu di pulau di mana Mr D berada tampak seorang pria berlari menghampiri Mr D dengan tergesa-gesa, "tuan kami menemukan sebuah lubang dan di dalamnya ada tumpukan mayat manusia dan hewan." ucap pria tersebut, benarkah di bagian mana sisi pulau lubang tersebut." tanya Mr D sambil bangkit dari kursi yang dia dudukki
Di sisi kanan pulau tuan Mari saya antar ke tempat tersebut." ucap pria tersebut pria itu tampak berjalan duluan menuju tempat tersebut tak jauh darinya Mr D dan beberapa orang bawahannya ikut menyusul untuk melihat lubang yang dikatakan oleh pria tersebut, Mr D dan bawahannya tampak berhati-hati melangkah menuju tempat tersebut apalagi suasana sangat gelap mereka hanya menggunakan senter untuk menerangi jalan mereka karena tempatnya tak terlalu jauh dari lab sehingga mereka berjalan kaki ke sana, tampak pria yang tadi melaporkan di sudah berhenti di sebuah gundukan dan tak jauh dari gundukan itu ada sebuah lubang yang seukuran dengan sebuah sumur tapi anehnya tak ada bau apapun dari sumur tersebut membuat Mr D bingung, karena mana mungkin begitu banyak bangkai manusia dan hewan di dalam lubang tersebut tapi tak ada baunya sama sekali, Mr D kemudian mendekat ke arah lubang tersebut untuk melihat ke dalam lubang itu tampak seorang bawahan yang terdiri mengarahkan senter yang biasa digunakan untuk berburu ke arah lubang tersebut tampak dengan jelas mayat-mayat bertumpuk ada yang sudah jadi tengkorak dan ada yang sisa bajunya dan ada yang mati menempel dagingnya sementara hewan-hewan yang mati di situ nampak sudah tinggal tulang dan beberapa juga masih tampak utuh walaupun sudah bengkak
Nampak pagi telah menyapa Stuart langsung buru-buru pergi ke pulau di mana Mr D di berada, dia beralasan pada kikan Dia harus berangkat ke luar negeri untuk pertemuan bisnis, sementara itu di kota D tampak tua yang akan berangkat ke perusahaan Sofia langsung mengantar atur ke depan pintu setelah kepergian Arthur tampak Sofia bersiap-siap hendak ke markas miliknya dia ingin membicarakan hal yang mengganggu pikirannya semalam tentang pria bertopeng dan serum yang mereka gunakan tampak Sofia sudah berpakaian dengan sangat rapi setelah menelepon Malika Sofia menunggu kedatangan Malika setelah misi Ruben selesai sepertinya Malika mendapatkan misi baru lagi tampak Malika yang sudah berada di kediaman Arthur untuk menjemput Sofia tak lama Sofia masuk ke dalam mobil mereka berdua pun bergegas meninggalkan kediaman Arthur
Sementara itu di kediaman neni tampak Neni dan kedua orang tuanya sedang sarapan, tapi yang membuat kedua orang tua ini bingung adalah pakaian ini yang selalu tertutup beda sekali saat sebelum dia menikah dia selalu memakai pakaian yang terlihat seksi walaupun kadang tidak seksi hanya berpakaian baju kaos lengan pendek dan celana pendek karena Neni tidak terlalu suka memakai baju lengan panjang dan celana panjang tapi kali ini Neni memakai baju lengan panjang di rumah dan itu sejak semalam dan pagi ini Neni memakai pakaian lengan panjang dan juga celana panjang.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya