My Wife My Hero

My Wife My Hero
53.foto



Daren tersenyum melihat reaksi Alisa Ternyata wanita memang sangat mudah dibodohi jika sudah mencintai seseorang, setelah makan siang Alisa pulang ke kediamannya dengan penuh kebahagiaan sementara daren langsung kembali ke perusahaan miliknya


Di sebuah perusahaan tanpa karung yang sedang bekerja saat-saat mengeluarkan sesuatu dari laci tiba-tiba sebuah foto jatuh dari sebuah buku yang tersimpan di laci tersebut dengan rapi tampak foto seorang pria foto siapa ini apa ini adik Daren." ucap Aron lalu merapikan kembali buku tersebut


Daren yang sudah berada di perusahaannya tampak membuka lacinya lalu mengambil sesuatu tapi saat memeriksa racun tersebut dia mengingat sesuatu "astaga buku dan foto itu ucap daren menghubungi asistennya


Sementara itu orang yang berada di ruangannya yang sedang bekerja tampak dikejutkan dengan kedatangan asisten Daren," Selamat siang tuan Maaf tuan Daren menyuruhku untuk mengambil sesuatu di laci meja kerja sebuah buku yang dia lupakan ucap asisten Daren


"oh iya mungkin buku ini yang dicari oleh Daren ini ambillah." ucap Aron mengeluarkan buku yang tadi sempat terjatuh


terimakasih tuan Aron aku permisi." ucap asisten Daren lalu keluar dari ruangan Aron


sementara itu Sofia yang sudah sehat lalu keluar dari ruangan menuju ke sebuah ruangan yang merupakan kamar miliknya di markas Tersebut tampak Sofia langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya , Setelah membersihkan tubuhnya Sofia kemudian keluar lalu ke ruangan kerja milik Mr D


Mr D yang sedang berada di ruang kerjanya sedang memeriksa beberapa berkas langsung mengalihkan pandangannya saat sebuah ketukan di pintunya terdengar kemudian Sofia masuk, melihat Sofia yang masuk di ruangannya Mr D menghentikan pekerjaannya lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar


"Jangan katakan kau sudah siap untuk pergi tidak bisakah kau menunggu beberapa hari lagi setelah kondisi tubuhmu benar-benar pulih ucap Mr D karena dia tahu pasti Sofia akan ke dunia bawah tanah


Sofia yang sudah berada di depan Mr D tampak tersenyum, paman tahu saja apa yang aku ingin katakan,"jelaslah Paman sudah tahu dari raut wajahmu saat masuk ke ruangan paman." ucap Mr D


sebenarnya Aku Ingin secepatnya turun ke dunia bawah tanah mengingat waktuku tidak banyak sebenarnya aku ingin pergi saat ini juga tapi mengingat aku baru saja keluar dari jurang kematian dan kekhawatiran ayah dan Paman sehingga aku memutuskan untuk pergi besok subuh, itu adalah waktu yang tepat untuk masuk ke dunia bawah tanah di mana orang-orang sedang melakukan beberapa transaksi yang sangat besar." ucap Sofia


Mr Bean menatap dalam ke arah Sofia "Kenapa harus subuh Kenapa tidak saat terbit matahari saja itu akan sangat aman untukmu," tapi paman aku ingin subuh Karena aku mendengar ada transaksi besar antara ketua dunia bawah tanah dengan organisasi kepolisian." ucap Sofia


Mr D tampak merauk wajahnya dengan kasar menggunakan tangannya dia bingung harus berbicara Apalagi apalagi Sofia adalah wanita yang sangat keras kepala dia akan melakukan apa yang menurut dia benar," Baiklah terserah kau saja Paman ingin kau mempersiapkan dirimu dan ingat kau harus bisa menjaga dirimu sendiri paman dan ayahmu tak ada di sana saat kau membutuhkan pertolongan dan aku harap kau menggunakan ilmu yang sudah Kau pelajari dengan baik." ucap Mr D


Sofia tersenyum ke arah Mr D "terima kasih pamanku Sayang aku menyayangimu." ucap Sofia,"keluar dari ruangan paman sambil berbalik untuk menghapus setetes air matanya karena Sofyan mengatakan dia menyayanginya


setelah berbicara dengan mister di Sofia keluar lalu ke kamar miliknya yang berada di markas tersebut Sofia hanya membawa sebuah tas kecil yang berisi beberapa pakaian dan senjata serta obat yang dia butuhkan di dunia bawah tanah karena dia akan pergi saat subuh sehingga waktunya tak banyak untuk bersiap


sementara Stuart yang baru saja selesai berolahraga bersama istrinya tampak tersenyum melihat ke arah kikan "aku mencintaimu sayang." ucap Stuart , kau ini masih saja seperti itu ucap Kikan sambil memukul dada bidang stuart


Sementara itu di perusahaan Daren tampak sang asisten yang baru saja kembali lalu menyerahkan buku tersebut ke pada Daren "Apakah menurutmu Aron sempat melihat buku ini." tanya Daren, aku rasa tidak tuan dia karena Tuan datang langsung menyerahkan buku itu padaku" ucap sang asisten


"Baiklah kau boleh keluar ucap Daren, setelah kepergian asistennya Darren langsung membuka buku tersebut Lalu mengeluarkan foto yang tadi sempat dijatuhkan oleh orang mengelus foto tersebut Lalu memegang wajahnya sendiri


sementara di belahan bumi lain tampak Arthur yang sedang bekerja, tampak ibu artur menelepon, "halo sayang Kakak mu Smit dan istrinya sudah kembali bisakah kau membantu ibu untuk memberikan hadiah Selamat datang kepada mereka ibu sudah mengirimkan hadiah tersebut ke kantor mu, agar kau bisa bertemu dengan kakakmu karena ibu sedang sibuk saat ini ibu akan menemui mereka sekitar tiga hari lagi." ucap Ibu Arthur ,"baiklah ibu aku mengerti aku akan pergi ke rumah kakak." ucap Arthur


sementara itu di sebuah kediaman mewah tepatnya di kamar tampak Smit dan istrinya sedang berada di atas tempat tidur "sayang aku harap kakakku bisa bekerja di perusahaan Arthur." ucap istri Smit


itu masalah gampang aku akan mengatakan hal tersebut kepada Arthur agar dia mencarikan posisi yang bagus untuk kakakmu." ucap Smit, "terimakasih sayang apa boleh kakak ku juga tinggal di sini pasalnya orang tuaku di kota lain kau tau kan aku dulu tinggal di apartemen sendiri." ucap istri Smit


"tentu saja kakakmu bisa tinggal di sini lagi pula rumah ini miliki ku dan sekarang sudah jadi milik mu jadi kau bebas mengajak siapapun kemari." ucap Smit, istri Smit tersenyum lebar, terimakasih sayang aku sangat mencintaimu." ucap istri Smit


berlalu dengan cepat tampak Arthur yang sudah berada di pekarangan rumah sang kakak dengan beberapa kantong hadiah yang dibawa oleh pelayan Smit langsung menyambut kedatangan Arthur, "Apa kabarmu wah banyak sekali hadiahnya." ucap Smit sambil berpelukan dengan artur


"aku baik-baik saja kak ini hadiah dari Mama karena dia belum bisa bertemu kakak dan kakak ipar, beberapa hadiah dariku ucapan selamat atas pernikahan kakak." ucap Arthur.


jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya