My Wife My Hero

My Wife My Hero
294.obat penyubur kandungan



"Ayah jangan bercanda mengatakan ibu sedang hamil Ayah tahu berapa umur ibu saat ini dan mana mungkin ibu hamil di usia seperti ini padahal dulu saat kami masih kanak-kanak Ayah sempat memeriksakan ibu ke dokter kandungan dan hasilnya ibu tidak bisa hamil karena memiliki kandungan yang lemah Apa yang ayah katakan tiba-tiba ayah bilang ibu hamil jangan bercanda ayah." ucap Samuel


"siapa yang bercanda Ayah serius ibu benar-benar hamil Adik kalian itulah mengapa Ayah setuju dengan pernikahan Arthur dan Sofia itu semua atas permintaan ibumu yang sedang mengandung jika dia tidak mengandung Mana mungkin aku setuju dengan pernikahan ini jadi ingat kalian tidak boleh memeluk ibu kalian erat-erat dan hindari tangan kalian dari perut ibu kalian nanti Adik kalian terluka." ucap Stuart


Steven dan Samuel tampak menatap ke arah ibunya, lalu ke arah sang ayah "apa ayah yakin ibu sedang hamil bisa saja kan ibu berpura-pura sedang hamil agar Ayah menyetujui pernikahan Sofia dengan Arthur." ucap Steven, "tentu saja Ayah yakin karena selama ini ayah yang selalu memberikan obat penyubur kandungan di setiap makanan yang ibu ma)u makan dan pil yang selama ini dia pikir adalah vitamin adalah pil penyubur kandungan yang selama ini selalu ayah berikan rutin kepada ibumu." ucap Stuart dan langsung tertawa terbahak-bahak merasa bahwa semua usahanya selama ini telah berhasil dengan sempurna


Sementara kedua putranya menatap tak suka kepada ayah mereka padahal ibunya tak mungkin hamil di usianya yang sudah tua itu keduanya tampak mendekati ibunya dengan menghembuskan nafasnya kasar "halo anak-anak ibu sayang." ucap Kikan saat melihat Steven dan Samuel yang mendekatinya lalu mengecupnya kemudian memeluknya tapi tidak seperti biasanya "Kenapa kalian tidak memeluk erat ibu seperti biasanya." tanya Kikan


"Ayah takut adik bayi kami akan terluka." ucap Steven dengan nada yang sedikit tak terima kalau saat ini ibunya sedang mengandung, "oh astaga sayang itu tidak jadi masalah lagi pulang dia masih dalam kandungan." ucap Kikan


"Tapi ibu benarkah ibu sedang mengandung apa ibu yakin apa ibu tidak berbohong hanya karena ibu ingin Ayah menyetujui pernikahan Sofia dan Arthur apa ibu yakin ibu sedang mengandung saat ini." tanya Samuel, "iya sayang ibu yakin ibu sedang mengandung ibu sudah melakukan tespek dan memeriksa kandungan ibu dan hasilnya ibu benar-benar mengandung." ucap Kikan


Sementara di ruang kerja tuan Leo tampak profesor Abdullah dan tuan Leo sedang bermain catur, "hebat sekali kau membuat obat penyubur kandungan untuk Kikan atas keinginan Arthur pantas saja saat Kikan hamil kau terlihat santai." ucap tuan Leo, "aku hanya ingin mencoba resep rahasia istriku apalagi Stuart juga ingin memiliki anak lagi, sebenarnya dia sempat ragu Karen Kikan hampir saja mati saat melahirkan si kembar tapi aku mengatakan padanya bahwa semua itu akibat ulah seseorang yang memang sengaja ingin membunuh Kikan, dan aku berkata aku yakin tubuh Kikan saat ini sangat baik sehingga dia pun mulai memberikan pil itu kepada Kikan beberapa bulan ini." ucap profesor Abdullah


Apakah Kikan tau apa yang di lakukan oleh Stuart, tentu saja tidak dia pikir kehamilannya karena tuhan dan Karen dia rajin minum vitamin padahal vitamin itu adalah obat penyubur kandungan." ucap profesor Abdullah lalu tertawa


Sementara itu di kediaman Ruben tampak Nene yang sedang berada dalam kamar saat ini dia sedang menghubungi orang tuanya karena takut khawatir karena beberapa hari ini dia tak bisa menghubungi orang tuanya akibat Ruben yang memukulnya telah mengetahui bahwa neni tempat mencoba melarikan diri dari kediaman tersebut tapi untungnya para penjaga berhasil menangkapnya dan membawanya kembali sangat marah padahal selama ini dia berpikir dia cukup baik kepada nenek Dengan memberikannya makan yang enak walaupun dia tidak bisa keluar dari kamar karena beberapa bagian tubuhnya dan ada beberapa goresan, Baru tadi pagi Ruben memberikannya ponselnya kembali setelah Neni memohon padanya dan berjanji dia tidak akan kabur lagi neni khawatir orang tuanya akan datang ke rumah Ruben untuk mencarinya jika sampai orang tuanya datang dan melihat keadaannya pasti orang tuanya akan sangat terluka karena melihat anaknya seperti itu dia tak ingin tidur orang tuanya sampai sedih dan bisa saja Ruben membunuh kedua orang tuanya


"Halo ibu apa kabar apakah ibu baik-baik saja." tanya neni melalui panggilan telepon, "halo astaga Neni ibu sangat khawatir padamu bahkan ibu berencana ke kediamanmu untuk melihat keadaanmu karena sudah beberapa hari ini ibu tak bisa menghubungi ponselmu dan kau juga tak pernah menghubungi ibu tapi mengapa kau tidak pernah melakukan panggilan video tapi selalu melakukan panggilan biasa ibu juga ingin melihat wajahmu Untung saja yang sedang pergi ke luar negeri kita sampai Ayah tadi ada ibu akan ke sana bersama ayahmu." ucap ibu Neni


"Aku tidak apa-apa ibu aku baik-baik saja aku hanya sedikit kurang enak badan beberapa hari ini sehingga aku tak mengabari ibu tapi sekarang aku baik-baik saja nanti aku akan datang ke kediaman ibu untuk bertemu ibu." ucap Neni, "kapan kau akan datang sejak kau menikah sampai saat ini kau hanya berjanji akan datang di kediaman ibu tapi sudah hampir 2 minggu kau menikah kau belum pernah datang ke kediaman ibu jika nanti bulan depan kau masih tak datang ke kediaman ini ibu akan ke tempat Ruben ibu yakin pasti ada sesuatu yang terjadi padamu kau terlihat sangat berubah suaramu pun terlihat berbeda dari biasanya." ucap ibu neni


"Benar ibu aku janji akan kediaman ibu secepatnya ibu jangan khawatirkan aku baiklah ibu aku harus membersihkan tubuhku karena sebentar lagi Ruben akan pulang." ucap Neni, baiklah sayang ingat kau jangan menyimpan rasa apapun pada ibu jika memang ada sesuatu cepat beritahu ibu." ucap ibu Neni lau panggilan pun terputus


Tampak Neni menyimpan ponselnya dengan air mata yang berderai kemudian masuk ke dalam kamar mandi membuka bajunya melihat tubuhnya yang penuh dengan beberapa bekas pukulan dan cambukan bahkan saat air shower jatuh di tubuhnya Neni masih merasakan sakit tapi dia berusaha menahan semua rasa sakit tersebut dan membersihkan tubuhnya karena jika dia tidak membersihkan tubuhnya Ruben akan marah dan menyeretnya ke kamar mandi dan menggosok tubuhnya ini membuat neni lebih kesakitan lagi.


Makasih vote dan bunganya .....ini aku up


Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya