
Kedua orang pria tersebut tampak sudah masuk ke sebuah restoran untuk memantau apartemen yang merupakan tempat di mana pacar ridho tinggal, tanpa keduanya mengobrol sambil terus ke kantor apartemen tersebut sementara itu ana yang melihat isi tas ridho tampak melihat sebuah ponsel milik ridho tampak jelas di wallpaper ponsel tersebut ada gambar Maya tapi sayang ponsel tersebut memiliki kode sehingga anak tak bisa membukanya dan sebuah flash disk serta beberapa uang tunai yang berjumlah cukup banyak serta sebuah dompet, banyak sekali dia membawa uang tunai tapi lumayanlah uang ini bisa aku gunakan untuk berfoya-foya sebaiknya aku menyuruh seseorang untuk membuka kode ponsel ini sambil memasukkan ponsel ke tasnya dan juga uang tunai milik ridho sementara flash disk tersebut tampak anna simpan saja di tas milik ridho beserta dompet yang sudah dia ambil uangnya
Sementara itu kediaman Ruben tampak Ruben yang baru saja masuk ke dalam kamarnya kemudian melihat ke arah Neni yang tampak meringkuk di atas ranjang karena tubuhnya sakit setelah Ruben melampiaskan kekesalannya, melihat nenek yang berada di ranjang sambil menutup Mata membuat Ruben sedikit kesal "hei bangun aku ingin kau menelepon Malika dan mengajaknya untuk pergi berbelanja." ucap Ruben
Tampak Neni masih terus menutup Mata seolah-olah dia tak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Ruben membuat Ruben menautkan kedua alisnya kemudian mendekat ke arah Neni yang tampak menutup Mata "woi kenapa kau masih menutup matamu bangun kau ini kayak orang sedang sakit saja tidak usah berpura-pura aku juga biasa memukulmu lebih parah dari itu tapi kau baik-baik saja mengapa kau hari ini seperti perempuan lemah saja bangun ucap Ruben menarik Neni tapi sepertinya neni tak bereaksi sama sekali bahkan suhu tubuhnya sepertinya naik hingga beberapa derajat astaga mengapa kau sangat merepotkan pakai acara sakit lagi." ucap Ruben lalu keluar memanggil pelayan agar menghubungi dokter dan juga menjaga Neni tampak Ruben keluar dari kamar setelah seorang pelayan datang untuk menjaga Neni
Malam mulai datang menyapa seseorang mengirim pesan kepada Sofia yang sedang duduk bersama Arthur Sofia tampak melihat sang suami yang sedang aktif menikmati film yang mereka tonton sayang aku akan mengambilkan air minum dan mengambil air untuk Arthur setelah mengambil air Sofia langsung menyerahkan kepada Arthur Arthur hanya tersenyum lalu meminum air tersebut setelah beberapa menit tampak Arthur tertidur setelah melihat dan memeriksa sang suami yang sudah tertidur pulas Sofia lantas mengganti pakaiannya, setelah berpakaian Sofia tampak keluar dari rumah secara diam-diam hanya penjaga miliknya yang mengetahui tentang Sofia yang keluar sedangkan para pelayan yang biasa melayani apapun kini Sofia sudah masuk ke sebuah mobil mobil itu melaju menuju ke sebuah gedung dengan penjagaan yang cukup ketat tampak pintu gerbang gedung itu terbuka mobil Sofia langsung masuk ke dalam kemudian pintu gedung itu tertutup lagi tampak Sofia keluar dari mobil dan masuk ke gedung setelah mobil berhenti tepat di depan pintu gedung
Kini Sofia sudah berada di sebuah ruangan dengan beberapa orang yang sudah menunggunya "maaf ketua aku ingin menyampaikan informasi yang sangat penting tentang para bawahan Ruben sepertinya beberapa bisnis yang Ruben ketahui adalah bisnis biasa seperti senjata dan obat-obatan serta gadis yang dijual oleh mereka tapi mereka ternyata memiliki bisnis lain setelah aku mengikuti para bawahan Ruben aku mengetahui bahwa bawahannya yang memakai penutup wajah ternyata memiliki laboratorium yang di mana ada beberapa ilmuwan sedang menciptakan sebuah obat yang bisa meningkatkan kekuatan seseorang berpuluh-puluh kali lipat dari manusia normal." ucap pria tersebut
Tampak Sofia menatap ke arah pria yang memberikan informasi tersebut kepadanya pria yang memakai penutup wajah itu , bukan seseorang yang bisa dianggap remeh sepertinya Dia memiliki sesuatu yang lebih berbahaya dari mafia manapun apakah laporan ini sudah sampai kepada ayahku dan Mr D." tanya Sofia
"Baiklah aku mengerti sekarang yang aku inginkan kau mendapatkan beberapa data tentang obat yang akan mereka buat dan apakah mereka mempunyai seseorang yang dijadikan bahan percobaan untuk obat-obat tersebut jika ada salah sedikit informasi tentang orang tersebut dan di mana keberadaannya kita harus menemukannya dan ingat kau harus berhati-hati karena sepertinya pria tersebut bukan pria yang mudah untuk kita atasi sebaiknya kau selalu memberi informasi kepada mister di dan jika memang ada sesuatu yang penting kau boleh bertanya kepada Mr D." ucap Sofia
"Baik ketua aku akan berhati-hati dan aku akan meminta saran mister D jika memang aku menemukan kesulitan." ucap pria tersebut, setelah berbicara dengan Sofia tampak pria tersebut kemudian kembali ke posisinya sementara seorang pria yang lain maju "maaf ketua aku sudah beberapa hari ini terus mengawasi penjara bawah tanah milik Ruben rupanya di sana banyak sekali orang-orang yang ditahan dan bahkan ternyata Ruben menggunakan orang-orang tersebut untuk dijadikan hewan buruannya jadi mereka menggunakan manusia yang mereka tangkap sebagai hewan yang mereka buruk di hutan di belakang rumah Ruben dan saat orang-orang itu sudah menjadi target buruan dan terluka maka mereka akan membawa orang yang terluka tersebut di sebuah sumur kosong di tengah hutan dan dilempar ke bawah begitu saja dalam keadaan hidup sementara untuk tahanan lainnya kadang Ruben membawanya ke sebuah kamar dan membedahnya di saat dia masih hidup dan mengeluarkan semua organ tubuhnya." ucap pria lain yang berada di ruangan tersebut
Tampak Sofia menghembuskan nafasnya kasar mendengar semua laporan tentang Ruben entah apa yang terjadi pada James "aku tak menyangka Ruben bisa melakukan hal brutal itu aku pikir setelah dia di penjara dan menjalani rehabilitasi dia akan sedikit membaik ternyata jiwa psikopatnya lebih parah dari apa yang kita pikirkan entah apa yang akan dilakukan oleh kedua orang tuanya jika mengetahui semua perbuatan putranya, bagaimana dengan James apakah dia baik-baik saja." tanya Sofia
"Untuk Tuan James sepertinya dia hanya disiksa secara fisik dan mental oleh Tuan Ruben tapi untuk membunuhnya sepertinya dia belum ingin melakukannya apalagi Tuan Ruben menyuruh seseorang untuk selalu memantau keadaan Tuan James yang berada di penjara bawah tanah walaupun dia menyiksanya secara brutal tapi tidak sampai membuatnya mati walaupun sebenarnya James berharap dia lebih baik mati daripada harus terus disiksa seperti itu karena seperti kelakuan setan menyiksa para tahanannya seperti mencambuk mereka lalu menjemur mereka kemudian menyeramkan air panas ke tubuh mereka." ucap pria tersebut
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya