My Wife My Hero

My Wife My Hero
202. makan malam dengan paman D



"ya anak buahku sudah melaporkan tentang kegiatan Arthur dia sepertinya seorang pengusaha yang baik dan pengawalnya biasa saja kegiatannya seputar bisnis dan dia akan berangkat kantor pada pukul 08.00 pagi kemudian pulang sore atau kadang malam dan sudah beberapa hari ini dia hanya ke kantor dan pulang ke kediamannya, dan tak pernah pergi ke tempat lain bahkan dia tak pernah menemui siapapun akhir-akhir ini." ucap Baskoro


"jadi bagaimana rencana kita untuk menculiknya apakah rencana itu bisa segera kita laksanakan secepatnya." tanya Edi


"aku pikir kita akan segera melaksanakan rencana itu melihat dia memang hanya orang biasa tanpa seseorang di belakangnya." ucap Baskoro


"apa ku bilang Arthur hanya orang biasa yang tak mempunyai kekuatan apapun kita bisa dengan mudah menekannya dan mengambil semua aset yang dia miliki." ucap Edi semangat


"ya kau benar kita akan segera melakukannya tunggulah beberapa hari lagi karena kita harus memantau lebih detail apa yang dilakukan oleh Arthur agar kita mengetahui waktu apa yang tepat untuk melakukan rencana kita." ucap Baskoro


"Baiklah paman aku akan menunggu kabar baik dari paman aku harap itu secepatnya." ucap Edi


"Kau tenang saja aku akan secepatnya melaksanakan rencana kita oh iya bagaimana dengan kakek Arthur apa kau sudah menemukannya." tanya Baskoro


"Inilah yang aku pikirkan akhir-akhir ini kemana keberadaan kakek tua itu padahal aku dan mengawasi semua tempat yang selalu dia datangi dan aku juga sudah mencari di tempat pra bawahan ku mengikuti mobil tersebut tapi hasilnya nihil." ucap Edi


"Benarkah aku yakin pasti ada seseorang orang yang membantunya bersembunyi apakah kau sudah mencari di dalam hutan di dekat kecelakaan itu terjadi." tanya Baskoro


"sudah paman tapi tidak ada sama sekali petunjuk apapun yang aku temukan bahkan aku sendiri yang memeriksa tempat itu bersama beberapa bawahan ku." ucap edi


"Atau jangan-jangan kakek tua itu sudah meninggal dan tanpa sengaja tubuhnya terbuang ke jurang bukannya di sana ada beberapa jurang di dekat tempat kecelakaan." ucap Baskoro "itu tidak mungkin paman karena kecelakaan itu lumayan jauh dari jurang tersebut." ucap Edi


"Terus apa rencana mau untuk menemukan pria tuan itu." tanya Baskoro "inilah yang sedang aku pikirkan aku berencana saat Arthur sudah di tangan kita dan sudah menyerahkan semua asetnya aku akan memancing kakek Tuan itu keluar dengan cara membuat Arthur jadi umpannya." ucap Edi


"Wah kau sangat cerdas dengan begitu kau bisa mendapatkan Untung ganda dan persoalan mu terpecahkan, satu kali mendayung dua tiga pulau terlewati." ucap Baskoro


"Itulah kenapa aku tak sabar menunggu hari dimana paman menculik Arthur." ucap Edi, baiklah kau harus sabar kita butuh waktu yang tepat untuk melaksanakan aksi kita." ucap Baskoro


"sudah ayah paman D sudah mengatakan semuanya tadi pagi." ucap Sofia berusaha menahan kegembiraannya di hadapan ayahnya


"Benarkah bagaimana pendapat mengenai hal tersebut apa kau merasa puas dan pantas dengan hasil yang sudah kau dapatkan." tanya Stuart


"Aku tak bisa mengukur sebuah kepuasan aku yakin kepuasan ku dan kepuasan ayah berbeda , sebuah kepuasan tergantung sudut pandang orang tersebut apa dia puas dengan apa yang dia capai atau tidak puas dengan hanya sekadar puas karena hanya itu yang ada


"Wah kau semakin dewasa saja belakang ini baiklah aku ingin bertanya apakah siap untuk menjadi seorang wakil ketu." tanya Stuart


"Tak ada kata siap atau tidak siap dalam sebuah pekerjaan karena semua hasilnya tergantung bagaimana kita melaksanakannya." ucap Sofia


"Baiklah ini plakat wakil ketua mulai hari ini kau Sofia huges dengan ini resmi menjadi wakil ketu mafia H dan acara peresmian akan di lakukan Minggu depan di marki besar." ucap Stuart


tampak Sofia kegirangan wajah penuh kebahagiaan terpancar jelas di wajahnya tampak Stuart tersenyum melihat putrinya yang sepertinya berusaha menyembunyikan kebahagiaannya, "apa kau tak ingin memeluk ayah ." tanya Stuart


Sontak Sofia langsung berjalan memeluk sang ayah dengan kuat dia sangat bahagia ayahnya mengakui kehebatannya


"Terimakasih ayan sudah percaya padaku aku akan menjadi seorang yang akan membuat ayah bangga." ucap Sofia


"Ayah tau ayah selalu percaya padamu, sekarang pergilah bersenang-senang karma tugas dan ujian untuk mu sudah berakhir." ucap Stuart


"Sayang ayo kita makan malam sesuai janjimu jika sudah menerima plakat wakil ketu Akita akan makan malam bersama." ucap Mr D


"Tunggu sebentar jadi kalian akan merayakan berdua." tanya Stuart berharap dia juga di ajak oleh Sofia," benar kami akan makan malam di luar bersama." Mr D


"benar ayah aku dan paman D akan makan malam Karena malam karena hari ini ulang tahun paman D." ucap Sofia