My Wife My Hero

My Wife My Hero
55. ajakan Daren



Sofia tampak memeriksa semua yang berada di ruangan tersebut setelah memeriksa semuanya Sofia langsung melihat rekaman CCTV apa yang terjadi beberapa minggu ini setelah melihat semua yang terjadi beberapa minggu ini Sofia langsung bangkit dan keluar dari lemari tersebut menuju ranjangnya dia ingin beristirahat sejenak sebelum memastikan sesuatu


pagi hari waktunya sarapan tampak di kediaman keluarga baroto semua sudah berada di meja makan termasuk Aaron, Daren dan Alisa Tuan baroto tampak tersenyum melihat Alyssa sudah seperti biasanya begitu pun Daren, Mereka pun makan bersama tanpa mengatakan apapun Hanya suara dengan sendok, sudah selesai lebih dulu makan setelah berpamitan lalu berjalan keluar masuk ke mobil menuju ke perusahaannya, Daren kemudian mengkode alisa untuk memberitahu tentang keinginan Daren


"ayah aku ingin mengatakan sesuatu pada Ayah, Ayah Daren berkeinginan untuk mengundang kita ke sebuah villa yang baru dia beli sebagai ucapan terima kasih dan sebagai acara penyambutan untuk Aron yang baru saja datang ucap Alisa


Tuan baruto melihat ke arah pasangan suami istri tersebut kemudian menatap dari apakah benar dari yang dikatakan Alisa tanpa curiga sedikitpun, " benar ayah aku merasa kurang berterima kasih pada ayah dan sepertinya aku kurang dekat dengan Aron jadi aku ingin melakukan semua itu agar aku bisa dekat dengan Aron dan kita bisa menjadi keluarga yang lebih baik lagi." ucap daren beralasan


tuan baroto tampak tersenyum "ternyata aku tak salah memilih menantu kau yang sangat baik aku akan membicarakan ini pada Aron memangnya kapan kau berencana mengajak kami ke villa milikmu." Bagaimana Ayah kalau kita pergi lusa mumpung hari itu adalah hari libur." ucap Daren


Tuan Baroto berpikir sejenak "Sepertinya itu ide yang bagus lagi Aron Baru saja datang kemari dan aku langsung menyuruhnya untuk mengambil alih semua pekerjaan dia pasti merasa agak lelah sepertinya dengan liburan beberapa hari dia bisa beristirahat, Baiklah aku akan membicarakan hal ini pada Aron sebentar Jika dia setuju besok kita bisa pergi ke villa milikmu untuk berlibur." ucap tuan Baroto


"Ayah benar apalagi suasana di villa tersebut sangat sejuk dan baik untuk ketenangan pikiran itulah mengapa aku mengajak Ayah dan yang lainnya ke sana." ucap dari, "memangnya villa mu di mana." tanya tuan baruto


"di bawah kaki gunung desa G, di sana Aku dan Alyssa sempat melihat sebuah villa yang jauh dari pemukiman warga dan tempatnya sangat strategis kebetulan pemiliknya menjualnya jadi Aku membelinya." ucap Daren


"tempatnya lumayan jauh tapi memang suasana di sana sangat bagus Apalagi udaranya yang masih sejuk itu lokasi yang sangat bagus untuk villa." ucap tuan Baroto


"Ayah benar Baiklah Ayah aku akan ke perusahaan dulu sayang Aku pergi dulu." ucap Daren setelah berpamitan kepada ayah mertua dan istrinya dan langsung masuk ke mobilnya, dalam mobil tampak dari tersenyum penuh arti lalu mengambil ponselnya untuk menelepon asistennya setelah berbicara beberapa menit darah langsung menutup telepon


Sementara itu di kediaman tahun baruto tampak Alisa sumringah "Ayah pikir terjadi sesuatu padamu dan Daren Ternyata kalian baik-baik saja apalagi Ayah melihat wajahmu saat kemarin sarapan." ucap tuan Baroto


"tidak ada sesuatu yang terjadi pada kami ayah semua itu hanya karena darah yang sedang pusing memikirkan masalah perusahaannya tapi semua itu sudah baik-baik saja." ucap Alisa


Tak ada kata yang keluar dari mulut Sofia dia hanya memulai sarapannya sementara pria yang berbicara tadi tampak siap berdiri di samping meja menunggu


sementara itu di markas misteri tampak misteri menghubungi bawahannya yang mengawasi keberadaan Sofia, para bawahan Mr D tampak melaporkan bahwa Sofia dalam keadaan baik-baik saja


sementara itu di belahan bumi lain tampak Arthur yang sedang mengendarai mobilnya menuju ke villa kakeknya karena dia ingin membicarakan sesuatu kepada kakeknya Tapi saat di tengah jalan atur tak sengaja melihat orang pria yang terluka sangat parah atur bergegas keluar dari mobil dan menolong pria tersebut apalagi tak ada satu orang pun di tempat tersebut atur nampak kemasukan pria tersebut ke dalam mobil sebaiknya aku membawanya ke kediaman kakek di sana alat cukup lengkap kalau aku membawanya ke rumah sakit itu akan membawa memakan waktu yang lama bisa-bisa dia kehabisan darah ucap Arthur lalu melajukan mobilnya menuju ke rumah kakeknya


kini Arthur sudah tiba di rumah sang kakek tanpa kakeknya terkejut saat melihat Arthur membawa seorang pria yang berlumur darah "siapa dia Kenapa bisa terluka separah itu tanya kakek Arthur "aku juga tidak tahu kakek aku menemukannya di jalan Aku harus segera membawanya ke ruang perawatan agar dokter bisa memeriksa keadaannya." ucap Arthur lalu membawa pria tersebut ke ruang kesehatan dimana ruangan tersebut khusus untuk pasir karena pilot tersebut sangat jauh dari pemukiman sehingga kakeknya membuat sebuah ruangan kesehatan dengan seorang dokter dan perawat yang selalu siap dan tinggal di villa tersebut


setelah membawa pria tersebut di ruang kesehatan dan ditangani oleh dokter dan perawat yang berada di sana atur langsung masuk ke kamar untuk membersihkan tubuhnya yang tampak kotor oleh noda darah Setelah membersihkan tubuhnya Arthur pun keluar untuk bertemu sang kakek yang sedang duduk di ruang keluarga


"Ada apa kau tiba-tiba menjenguk kakek." tanya kakek Arthur, semalam Kakak Smit menelepon, dia ingin bekerja di perusahaan milikku tapi dia ingin menjadi wakil direktur dan juga memasukkan adik istrinya ke perusahaanku tapi setelah aku membaca data pria tersebut sepertinya aku tak bisa memasukkannya ke perusahaan tapi aku tidak enak pada Kakak Smit Apalagi aku berencana bukan menjadikan sebagai wakil direktur tapi sebagai manajer, bisa belajar bagaimana manajemen sebuah perusahaan." ucap Arthur


tampak terdiam mendengar perkataan cucunya entah kenapa Smit dan Arthur sangat berbeda, Arthur seorang pekerja keras ,sederhana dan sangat menyayangi keluarga sementara Smit sangat malas, suka berfoya-foya dan tidak peduli akan keluarga


"begini saja sebaiknya kau panggil ke kamu untuk berbicara berdua biarkan dia menjadi wakil direktur untuk beberapa minggu jangan langsung menolaknya kau tahu kan Bagaimana sifat kakakmu, untuk adik iparnya kau bisa membicarakan masalah tersebut kepada kakakmu beri dia pengertian apalagi jika pria tersebut tidak memenuhi standar sebaiknya tempatkan dulu dia sebagai karyawan biasa, kau tau bagaimana sifat Kakak mu jika keinginannya tidak diikuti dia akan marah seperti anak kecil itulah yang membuat aku dan kedua orang tuamu sangat khawatir padanya walaupun kami tak begitu mengetahui latar belakang wanita yang dia nikahi tapi kami berharap dia bisa merubah perilaku kakakmu." kakek Arthur


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Semoga Allah menerima amal dan ibadah kita. Selamat Hari Raya Idul Fitri 2023. Minal Aidin Wal Faizin, Semoga kita menjadi orang-orang yang kembali ke fitrah dan meraih kemenangan. Mohon maaf lahir dan batin jika pernah ada salah dalam berkata dan tulisan . Liana Aksa 😊🥰


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


maaf bila sering tidak up dan kadang terlambat